Bantuan Gempa Sumbar Rp 24,5 Miliar Belum Disalurkan
Oleh Althaf pada Selasa 12 Januari 2010, 08:22 AM
TANAH DATAR (Arrahmah.com) - Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Marlis Rahman menyebutkan dana bantuan bagi korban gempa 30 September 2009 dari berbagai pihak yang belum disalurkan sebesar Rp 24,5 miliar lebih, dari total yang diterima sebesar Rp133,34 miliar.
"Data itu tercatat hingga 11 Januari 2010," kata gubernur di hadapan seluruh bupati dan wali kota se-Sumbar pada rapat koordinasi (rakor) antara pemprov dan pemkab/pemkot di Batusangkar, Senin (11/1).
Marlis menjelaskan bantuan gempa dari berbagai pihak yang telah disalurkan kepada kabupaten/kota yang terkena dampak bencana sebesar Rp108,83 miliar lebih.
Sementara itu, berbagai jenis bantuan logistik yang masuk melalui Pemprov Sumbar telah terdistribusi ke daerah-daerah, bahkan telah diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
"Kita perlu mengedepankan aspek transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan bantuan yang masuk melalui pemerintahan daerah," katanya.
Selain itu, kata dia, pihaknya minta agar data penyaluran bantuan diaudit oleh akuntan publik, sehingga masyarakat dapat mengetahui secara jelas.
Gubernur dalam kesempatan tersebut berharap agar pemerintah kabupaten dan pemerintah kota melaporkan penyaluran bantuan bagi para korban bencana gempa, sehingga dapat disinergikan dengan data yang ada di Pemprov Sumbar.
Dengan kerja sama dan sinergisitas itu, kata dia diharapkan dapat memberikan pelayanan publik yang dapat mensejahterakan masyarakat.
"Mari kita bangun kembali Ranah Minang dengan semangat gotong royong," kata Marlis Rahman. (ant/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
yakin deh..dana itu udah dikorup..
hahahaha,,, asyik ada dana tuh buat dikorupsi lagi…..
belum bukan berarti dikorup, mungkin masalah teknis aja! su’u Dhon kok dibudidayakan! tanpa bukti lg!
Kepada orang kafir itu harus su’udhon bahkan waspada dan hati-hati.
@ifnufein: yg suddah2 seperti apa…??? ente br tinggal di indonesia kah…???
@ifinufein….jangan “mbodho solo” gitu ah…
tukang mbecak pun udah tau wataknya petinggi negri ini..
jadi uteke ifinfin di bawah standar tukang beca ya kang…...weleeh weleeh
lah, sesama muslim kan hrus saling nasehatin,,pa lg kalo lum kebukti, lah kalo salah ntar kan jd fitnah, salahkah aku jika mencegah fitnah? kan amar ma’ruf nahi mungkar toh?,,,
kalo udah tau tasawuf or akhlaq, liat deh bab ttg Wara’, astaghfirullah
@ifnu: syukron atas nasihatnya…
ya kita lihat saja…..
WE WILL SEE….
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Ringkasan Operasi Militer Mujahidin Afghanistan 11 Januari 2010
- Israel Akan Bangun Tembok Di Sepanjang Perbatasan Israel-Mesir
- Pembicaraan Pakistan-Afghanistan Hari Ini Dilakukan Di Uni Emirat Arab
- NATO: Enam Tentara Internasional Kembali Tewas Di Afghanistan
- Tentara India Tewas Dalam Baku Tembak Di Perbatasan Kashmir
- Obama : Tidak Ada Tentara AS Untuk Yaman
- Ringkasan Operasi Militer Mujahidin Afghanistan 10 Januari 2010
- Mujahidin Kaukakus Mendanai Jihad Dengan Uang Hasil Memancing Ikan
- Dengan Rev B, Unduh 1 Giga Cuma 11 Menit
- Mantan Pemimpin ISI Membenarkan Bahwa Blackwater Beroperasi di Pakistan
Berita Terbaru
- Dua Penduduk Palestina Terluka Akibat Bombardir Israel di Jalur Gaza
- SBY Diminta Amalkan Surat Al Mumtahanah:9
- NATO Berencana Gelar Operasi Besar di Utara Afghanistan
- Serangan Bom Ranjau di Afghanistan Semakin Mematikan
- Tentara Kafir AS Tewas dalam Operasi di Irak
- Israel Berencana Memperluas Pencaplokan Wilayah
- Grup ‘Teroris’ Tumbuh 20% di Jejaring Sosial?
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
TOKAR3V on 12/01/10 10:03 AM said:
Bagaimana mau disalurkan….Lha wong duitnya saja sudah habis buat beli mobil mewah
oleh para mentri yang belum jelas hasil kerjanya itu….
Royal Saloon choi…..