Nasib Tahanan Guantanamo Yang Akan Dipindah Ke Yaman Terkatung-Katung
Oleh Althaf pada Rabu 06 Januari 2010, 05:03 AM
WASHINGTON (Arrahmah.com) - Amerika Serikat mengatakan bahwa mereka menangguhkan untuk sementara waktu pemindahan tahanan ke negara Yaman dari pusat penahanan AS di Teluk Guantanamo, Kuba.
Langkah ini dilakukan setelah itu kemunculan pemuda Nigeria yang mencoba melakukan pemboman di pesawat AS pada 25 Desember lalu dan ia terkait dengan al-Qaidah di Yaman.
Lebih dari 80 warga keturunan Yaman hampir dipindahkan dari penjara Guantanamo, seiring dengan pengumuman Amerika Serikat untuk menutup kamp penyiksaan tak manusiawi ini.
Banyak pejabat yang takut dengan pemindahan tersebut, akan banyak dari mereka yang kembali bergabung dengan kelompok-kelompok 'militan'.
"Meskipun kami tetap berkomitmen untuk menutup fasilitas (Guantanamo), penentuan itu telah dibuat sekarang, pemindahan tahanan lainnya ke Yaman bukan ide bagus," kata juru bicara Gedung Putih, Robert Gibbs.
Presiden AS, Barack Obama, terus mendapat tekanan untuk membatalkan pengiriman tahanan Guantanamo, ke Yaman sejak penyelidik mengatakan bahwa Umar Farouk Abdulmutallab, pemuda Nigeria usia 23 tahun, itu telah dilatih di Yaman untuk meledakkan penerbangan transatlantik ke Detroit pada Hari Natal.
Dugaan lainnya datang pekan lalu bahwa rencana pengeboman itu dilakukan oleh dua orang yang dibebaskan oleh AS dari Teluk Guantanamo pada bulan November 2007.
Muhamad Atiq al-Harbi, juga dikenal sebagai Mohammed al-Awfi, dan Said Ali al-Shihri dikirim pulang ke Arab Saudi, di mana mereka mengakui ikut program terapi dan rehabilitasi dan kemudian dibebaskan, kata para pejabat AS dan Saudi.
Warga negara Yaman yang ditahan AS saat ini di Guantanamo hampir setengahnya dari kurang lebih 200 tahanan.
Presiden Obama berjanji untuk menutup pusat penahanan kontroversial pada 22 Januari, namun kemudian pada mengubah tenggat waktu penutupannya November lalu telah menjadi waktu lainnya pada tahun ini.
Obama pun bulan lalu mengumumkan rencana pemindahan banyak tahanannya ke sebuah penjara di negara bagian Illinois.
Beberapa akan menghadapi persidangan di mahkamah pidana dan militer AS, sementara yang lain akan ditransfer ke luar negeri. (althaf/bbc/arrahmah.com)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Lakukan Sesukamu Yaa Kafiriin. Allah SWT sebaik2 Pelindung bagi Hamba2 yg diberi petunjuk @ Mujahidiina. Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar.
Bismillah. Negara GEMBEL aje pengen sok…sok an. SEkarang…kaga ade tempat buat lu diluar rume…..Dimane aje kaga nyaman buat lu…Die kirim 30 rebu, kayak nye sihh tinggal separoh, separo lagi ude kaga mau brangkat. Ngeri..!!
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Lima Mujahid Amerika Tertangkap di Pakistan Sebelum Berhasil Memasuki Afghanistan
- Zionis Israel Kembali Tangkap Muslim Palestina di Tepi Barat, Anak-anak Ikut Menjadi Sasaran
- Tiga Polisi Boneka Tewas di Utara Irak
- Ledakan Bunuh 4 Tentara Kafir AS dan seorang Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Tiga Tentara Musyrik Thailand Terluka dalam Serangan Bom
- Lagi, Tentara Zionis Tangkap Muslim Palestina di hebron
- Google Chrome Depak Apple Safari
- Ustad Abu: Mr. Dur itu Murtad
- Polisi Jerat Pengusaha Cafe Mesum dengan UU Pornografi
- Jenderal AS Mendesak Pemerintah Memberlakukan Penggeledahan Terhadap Muslim di Bandara
Berita Terbaru
- Israel Berencana Memperluas Pencaplokan Wilayah
- Grup ‘Teroris’ Tumbuh 20% di Jejaring Sosial?
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Perusahaan Australia Siap Investasi Rp 9 Triliun
- F-16 Disiagakan Selama Kunjungan Obama
- Pakistan Tetapkan Lima Mujahid Asal Amerika Dengan Tuduhan Terorisme
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Lagi, Tujuh Tentara Rusia Tewas dan Terluka di Chechnya
Berita Terkait
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Wawancara Dengan Komandan Imarah Islam Afghanistan, Tasal dan Mullah Haji Mohammad di Marjah
- Jaksa AS: Usamah bin Laden Tidak Akan Hadir Di Pengadilan AS Dalam Keadaan Hidup
- Zardari Fokuskan Kerjanya Dalam Strategi Menumpas ‘Teror’
- Lagi, Serangan Rudal AS Di Waziristan Utara, 20 Tewas
- Tentara AS Akhiri Hidup Dalam Kecelekaan Mobil Di Irak
- Pemerintah Afghan Akan Kirim Polisi Tambahan Ke Kandahar
- Bentrokan Yerusalem Berkelanjutan, Pejabat AS Batal Ke Israel
- AS Ingatkan Eropa Soal Diskriminasi Muslim
. on 06/01/10 07:22 AM said:
ni’mal maula wa ni’man nasir