Taliban Pakistan Mengklaim Bertanggung Jawab Atas Insiden Karachi
Oleh Althaf pada Kamis 31 Desember 2009, 09:22 AM
ISLAMABAD (Arrahmah.com) - Taliban Pakistan pada hari Rabu (30/12) mengaku bertanggung jawab atas aksi pengeboman yang menewaskan 43 orang di Karachi, dan mengancam akan melakukan lebih banyak serangan terhadap sekutu Amerika Serikat tersebut.
"Kelompok saya menyatakan bertanggung jawab atas serangan Karachi dan kami akan melakukan lebih banyak serangan semacam itu, dalam waktu 10 hari," kata Asmatullah Shaheen, salah satu dari komandan Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP), yang berbicara melalui telepon ke wartawan Reuters di Peshawar.
Prospek mengenai datangnya lebih banyak kekerasan ini semakin disinyalir mempersulit Presiden Pakistan Asif Ali Zardari, yang telah menghadapi gejolak politik karena dakwaan korupsi terhadap beberapa ajudannya.
Dan Zardari belum merumuskan strategi yang lebih efektif melawan Taliban Pakistan, meskipun Washington terus-menerus memberikan tekanan agar Islamabad membasmi 'militan' yang melintasi perbatasan untuk menyerang pasukan AS dan NATO di Afghanistan dan kemudian kembali ke benteng-bentang pertahanan mereka di Pakistan.
Masalah semakin jelas saat hari Senin, ketika seorang pelaku istisyhad menantang keamanan saat dilakukannya upacara kaum Syi'ah di Karachi, menewaskan 43 orang dan memicu kerusuhan.
Akibatnya, para pemimpin agama dan politik di Karachi menyerukan serangan pada hari Jumat mengecam serangan itu, salah satu serangan yang terburuk di kota sejak tahun 2007.
Pertumpahan darah digambarkan beberapa media mainstream bahwa Taliban yang bersembunyi di benteng-bentengnya di wilayah pedalaman di barat laut, telah memperluas jangkauan mereka ke kota-kota besar dalam rangka menggulingkan pemerintah.
Media juga mengklaim bahwa Taliban telah meningkatkan kemarahan di tengah-tengah publik Pakistan dan juga telah menyebabkan banyak masyarakat Pakistan memiliki citra buruk terhadap Islam. (althaf/ansr/arrahmah.com)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Allah Akbar! Mampuslah Kafir baik asli atau Murtad kecuali taubat atau ada jaminan keamanan.
Sejarah sudah membuktikan bahwa salah satu cara menghancurkan Islam/negeri kaum muslimin adalah lewat syiah yg pro penjajah lihat itu Iraq,Pakistan,Bani Umayah ...etc
ALLAHU AKBAR maju terus thaliban, al qaeda habisi kuffar AS NATO maupun nasionalis murtad. Atur terus strategi doa kami bersamamu.AMIN YA ALLAH
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Pemerintah AS Tolak Seruan Untuk Pertimbangkan Kembali Penutupan Guantanamo
- 8 Salibis Amerika Tewas Dalam Ledakan Istisyhad Di Afghanistan
- Pengadilan Putuskan Buka Kembali Akses Jalan Raya Di Tepi Barat
- CIA Mengaku Telah Mengendus Pelaku Serangan Detroit
- Obama: 'Terorisme' Tersembunyi Dan Berkembang Di Empat Negara
- Militer Klaim Tembak Mati Panglima Taliban Di Swat
- Perang Yang Dikumandangkan AS Kembali Renggut Nyawa Sipil Afghan
- Proyek e-KTP Habiskan Rp 60 Triliun
- Pakar Fikih: Gaji Berita Ghibah Haram Dimakan
- Mubarak-Netanyahu Bicarakan 'Perundingan Damai Palestina' Dan Berencana Bekukan Blokade?
Berita Terbaru
- Warnet Bisa Tangkal Teroris Lewat Daftar Pengunjung?
- Kongres AS Mendesak AS Segera ‘Rangkul’ Muslim?
- Pesawat Tempur Mengebom Gaza Selatan
- Putin: ‘Kelompok-Kelompok Teror’ Di Pakistan Dan Afghanistan Mengkhawatir Dunia
- Tentara AS Membunuh Pasangan Sipil Irak Di Baghdad
- Israel Akan Bangun 50.000 Unit Perumahan Baru Di al Quds
- Ba’asyir: Mengapa Jasad Dulmatin Wangi?
- Tentara Israel Hanya Dihukum 3 Tahun Dalam Aksi Kejinya di Gaza
- Mujahidin Imarah Islam Afghanistan Klaim Tewaskan 5 Tentara Kafir AS
- Bedah Buku Islam Standar : Islam Akan Bangkit Dari Indonesia
Berita Terkait
- Putin: ‘Kelompok-Kelompok Teror’ Di Pakistan Dan Afghanistan Mengkhawatir Dunia
- Serangan Mematikan Misil AS Kembali Memakan Korban Jiwa Dari Kalangan Sipil
- Pemerintah AS Tidak Mengenal Anggota Al Qaeda yang Ditangkap di Pakistan
- Pejabat Pakistan : Yang Tertangkap di Pakistan Bukan Gadahn
- Predator AS Kembali Memakan Korban Sipil Pakistan, Lima Tewas
- Ledakan Bom Bunuh 15 dan Hancurkan Kantor Intelijen di Lahore
- Holbrook Ragukan Komitmen Pakistan
- AS Akan Pasok 1000 Peti Bom Ke Pakistan
- Drone AS Telah Bunuh 1.200 Orang Dalam Enam Tahun di Pakistan
- Tangki Oli NATO Kembali Diserang di Pakistan
. on 31/12/09 10:00 AM said:
maju terus taliban & alqaeda,,,,hancurkan amerika laknatulla