Australia Bantu 506 Madrasah di Indonesia
Oleh Althaf pada Jum'at 25 Desember 2009, 08:19 AM
SUKABUMI (Arrahmah.com) - Pemerintah Australia membantu sebanyak 506 Madrasah Tsanawiyah (MTs) di sembilan provinsi di Indonesia senilai total Rp500 Miliar untuk pembangunan fisik dan peningkatakan kualifikasi tenaga pengajar.
Pernyataan itu diungkap oleh Direktur Pendidikan Madrasah Departemen Agama RI, Firdaus Basyuni, usai melakukan serah terima dan peresmian Madrasah Tsanawiyah (MTs) Satu Atap di Pondok Pesantren Sunanul Huda, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (24/12).
Sembilan provinsi yang mendapatkan bantuan tersebut, yakni Jawa Barat (Jabar), Jawa tengah (Jateng), Jawa Timur (Jatim), Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Kalimantan Selatan, NTB dan Sulawesi Selatan.
Adanya bantuan itu nantinya diikuti dengan kegiatan pelatihan guru dalam meningkatkan mutu pendidikan di madrasah serta kegiatan pembangunan ruang sekolah.
Dari 506 madrasah yang mendapatkan bantuan dari Australia, 90 madrasah diantaranya berada di Jabar dan 20 madrasah diantaranya berada di Kabupaten Sukabumi.
Menurut dia, sembilan provinsi yang terpilih mendapatkan bantuan dari Australia itu karena tingkat partisipasi masyarakat di daerah tersebut rendah dan masih banyak daerah pedesaan yang belum memiliki sekolah atau madrasah.
"Bantuan ini hanya untuk madrasah swasta saja," ucapnya.
Firdaus menjelaskan, pemberian bantuan terhadap madrasah tsanawiyah itu tidak ada maksud untuk intervensi dalam menentukan kurikulum.
"Pemerintah Australia hanya membantu meningkatkan mutu pendidikan Islam di Indonesia dan pembangunan madrasah. Australia tidak masuk dalam kurikulum," tegasnya.
Ia menyebutkan, dari 506 madrasah yang tengah dibangun, 400 madrasah diantaranya selesai pembangunan fisiknya pada akhir Desember 2009, sementara sisanya selesai pada pertengahan 2010 nanti.
Firdaus berharap adanya pembangunan fisik madrasah tersebut pemberdayaan masyarakat dapat meningkat dalam memberikan dukungan terhadap pendidikan di Indonesia, khususnya pendidikan Islam.
Ia menambahkan, saat ini terdapat 41 ribu madrasah, mulai dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) hingga Madrasah Aliyah (MA) yang tersebar di Indonesia.
"Dengan adanya jumlah madrasah tersebut berarti kontribusi pendidikan Islam terhadap peningkatan mutu pendidikan cukup besar, sehingga perlu dibantu oleh pemerintah pusat dan Pemda setempat," demikian Firdaus. (ant/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Tolak! Nanti utang budi sama musuh Allah!
Bantuan dr musuh Alloh kok diterima?! Untuk bangun madrasah lagi! Lalu Islam seperti apa yg akan diajarkan di madrasah2 tsb? GAK MUNGKIN MRK NYUMBANG JK TDK ADA “LELE DI BALIK BATU”
Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. (QS Al Baqarah:120}
Lama-lama Program cuci otak deh..Beasiswa…pulang-pulang jadi kuffarun jiddan
kita tak da malu langsung….......
mnerima bantuan dari orang yang dengan jelas2nya, tlah membantai saudara kita di afghan, irak, pakistan dan yang lainnya,,,,,,,,,,,,,,,,,,
pimpinanan pompesnya yang madut…
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Hacker Rusia Jebol Jutaan Dolar Bank AS
- Air Mata Menetes untuk Gus Dur di Misa Natal?
- Gilani: "Pakistan Tidak Biarkan Taliban Kembali Mengorganisir Diri"
- Empat Tewas Dalam Ledakan Bom Di Peshawar
- Pemukim Israel Tamatkan Riwayat Di Tepi Barat
- Ledakan Mematikan Kembali Guncang Irak
- Mensesneg: RSUP Unair Gratis Untuk Masyarakat Miskin
- IMF Kucurkan $ 1,2 miliar Dolar Untuk Pakistan
- 2017, Rusia Produksi Pesawat Pembom Strategis Tu Generasi Baru
- Perancis Sahkan UU Larangan Penggunaan Niqab Di Tempat Publik
Berita Terbaru
- Serangan Roket Tewaskan Seorang Tentara di Basis NATO
- Pemerintah Transisi Somalia dan Kelompok Ahlu Sunnah Berbagi Kekuasaan
- Nama FBI Malah Bikin Kejahatan Internet Naik
- Jadwal Baru Obama ke Indonesia 23-25 Maret
- Mesir Tangkap Pelajar Yang Melakukan Protes Anti-Israel
- Pakistan Bombardir “Posisi Taliban”?
- Israel Perintahkan Tuk Hancurkan Masjid di Nablus
- AS Ingatkan Eropa Soal Diskriminasi Muslim
- Hugo Chavez Mulai Geram dengan Internet
- PKS Dukung Kunjungan Obama???
Berita Terkait
- Australia Bantu Program Rekonstruksi Sumbar Pascagempa
- Australia Puji Daya Tahan RI Dalam Krisis (?)
- Australia Ingin Cepat Hengkang Dari Afghanistan
- Australia Menyatakan Komitmennya Terhadap Perang di Afghanistan
- Australia Akan Hengkang Dari Irak Juli Tahun Ini
- Australia Kirim Tentara Tambahan ke Afghanistan
- PM Australia Jadi Sasaran Mata-mata Cyber
- Tentara Kafir Australia Bunuh 5 Bocah Afghan
- Seorang Tentara Australia Tewas di Afghanistan
- Australia Melakukan Kesalahan Terhadap Dr. Mohammed Haneef
. on 25/12/09 08:39 AM said:
Ada maunya.