13 ‘Ulama’ Keluarkan Fatwa Niqab Adalah Bentuk Ekstrimisme, Tidak Punya Akar Substansial Dalam Islam
Oleh Althaf pada Rabu 23 Desember 2009, 06:01 AM
KAIRO (Arrahmah.com) - Beberapa orang yang mengklaim dirinya sebagai 'ulama' dan 'rujukan' agama terkemuka di dunia mengatakan bahwa kebiasaan mengenakan niqab tidak memiliki landasan sama sekali dalam hukum Islam.
"Setiap gadis adalah bebas untuk memakai niqab selama dia mengerti bahwa ketika ia diminta untuk memperlihatkan wajahnya, ia harus melakukannya," kata salah seorang 'Syaikh'.
Tiga pemuka agama asal Mesir yang paling terkemuka telah mendukung larangan pemerintah terhadap penggunaan niqab, di asrama maupun di tempat ujian, dan mengatakan bahwa hal tersebut tidak memiliki dasar dalam Islam.
Pada bulan Oktober lalu, Syekh Mohamed Sayed Tantawi, pimpinan Al-Azhar, mengeluarkan fatwa yang melarang niqab bagi semua peserta didiknya yang perempuan di Azhar, baik saat sedang berada di lingkungan sekolah maupun asrama.
Menteri pendidikan Mesir pun kemudian melarang hal yang sama dalam ujian universitas.
"Al Azhar tidak melarang niqab, tetapi melawan penyalahgunaannya," kata Tantawi, sebagaimana yang dikutip oleh harian pemerintah, al-Akhbar pada hari Selasa (22/12).
Awal pekan ini, Tantawi bergabung dengan Mufti Ali Gomaa, otoritas tertinggi hukum hukum agama di Mesir, dan Hamdy Zakzouk, menteri wakaf keagamaan, dalam sebuah forum tentang niqab. Selain mereka, banyak juga para pemuka yang hadir.
Pemerintah Mesir mengaku telah lama waspada terhadap pemikiran Islam dan pada 1990-an, menurut mereka, muncul sekelompok gerakan Islam menyimpang yang ingin mendirikan negara Islam.
Forum tersebut diselenggarakan setelah pengadilan Kairo memutuskan bulan ini bahwa tidak ada badan administratif atau badan lain yang dapat melarang niqab, kata laporan media.
Menteri Pendidikan Tinggi, Hani Hilal, mengatakan awal pekan ini ia khawatir beberapa orang menggunakan niqab untuk menutup-nutupi ketidaksopanan dan kejahatan, termasuk para siswi dan mahasiswi yang mengikuti ujian sekolah.
Meskipun demikian, banyak yang tetap tidak yakin pada putusan semena-mena para 'ulama' dan pemerintah tersebut. Al-Said Abdel Maksoud Askar, seorang anggota parlemen Muslim Brotherhood, menggambarkan keprihatinan Hilal sebagai alasan yang sangat tidak sah.
"Memeriksa identitas adalah tugas yang sangat mudah," katanya kepada Reuters.
"Gadis mana pun bebas untuk memakai niqab selama dia memahami bahwa ketika diminta untuk memperlihatkan wajahnya ... dia harus melakukannya," kata Syeikh Mahmoud Ashour, seorang anggota terkemuka Pusat Riset Islam Al Azhar.
Di Mesir sendiri, jumlah perempuan yang mengenakan niqab, meskipun masih bukan norma, telah meningkat. Banyak yang memprotes bahwa para pemakai niqab itu seringkali mendapatkan diskriminasi di kampus-kampus dan telah mengajukan petisi untuk menolak larangan penggunaan niqab.
Tantawi tetap mengklaim bahwa niqab tidak memiliki landasan mendasar dalam Islam.
"Ada lebih dari 13 ulama yang telah menggali kedudukan penggunaan niqab. Mereka smeua berpendapat niqab tidak memiliki akar substansial dalam Islam, kecuali hanya sebagai bentuk 'ekstremisme'", ungkap Tantawi yang dikutip kantor berita MENA. (althaf/ansr/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
sudah jelas dalam Al Qur’an Surat Al Ahzab Ayat 59 bahwa kaum wanita harus memakai “jalabibihina” yang menutup kepala, muka dan seluruh anggota tubuh.
Inilah type ulama yang rusak, sesuai keinginan para kaum kafirin.
Kenapa tidak kau urusi saja mereka yang belum menutup aurat wahai ulama! Mengapa tidak kau buat fatwa wajib membantu palestina, padahal kamu adalah tetangganya! Mengapa tidak kau buat fatwa yang mewajibkan penegakan syariah dan khilafah!
negara sekuler yang lain akan mengekor terhadap Ulama “S” dalam pelarangan niqob. jelas fatwa ini akan disenangi dan dijadikan pedoman oleh negara sekuler dalam pelarangannya. Ini juga akan menyukai negara kafir perancis dll untuk melarang Niqob
semua munfiq, takut, hasad (hasadan min anfusihim), iri dengan negara Islam dan syariat Islam tegak. wahai Ulama’ jangan kau gadaikan akhiratmu hanya antuk mencari sesuap nasi.
Berilah penghormatan kepada muslimah yang pakai niqob.ucapkan ‘JAZAKILLAH KHOIRON’ Anda telah memelihara kehormatan sebagai seorang muslimah.
Wahai Ulama’ laranglah wanita yang mengumbar aurat didepan laki-laki. seperti dikampus,pacaran, mesum, berpakaian tapi telanjang. itu semua tidak dikatakan munkar, harusnya diseret keneraka. syetan semua
bahkan bbrp ulama arab spt al Munajjid dkk fatwakan wanita muda WAJIB niqab depan non-mahram & dlm kasus2 khusus jk diminta unjukkan wajah depan non-mahram mk dia BOLEH unjukkan; jd WAJIB-BOLEH bkn BEBAS-HARUS spt kata “syaikh” itu
Aneh bin ajaib…Ulama islam khawatir dan melarang umat islam mendirikan negara Islam? Lalu apa bedanya mereka dgn orang2 kafir? Benar kata nabi saw..Ulama sekarang memang seburuk2 makhluk
Ini ceritanya sama dengan fatwa boleh berbaurnya mahasiswa laki2 dan perempuan dalam 1 kelas di universitas king abdullah ? Luar biasa penolakannya pada syariat…
Dajjal sudah merasuki pikiran sebagian besar ulama yang tidak kuat memegang wasiat Rosul, karena erosi zaman
Paa ulama itu khawatir jika berpegang kuat pada wasiat Rosululloh SAW, mereka akan di campakan oleh pengikut2nya (kaum sekuler) yang telah memberi nafkah kepada mereka.
Ciri ulama yang semacam ini terlihat jelas dari kesibukannya hanya menyampaikan kritik kepada umat islam yang istiqomah sementara menutup mulutnya kepada yang jelas2 bertindak diluar ketentuan agama (yang Haram). Naudzubillah
Sabda nabi tentang ruwaibidhoh klop dg ulama dalam tanda kutip di atas. Ini Tantowi yg prnh salaman mesra dg Perez di Perserikatan Bangsat Bangsat sama dengan Bal`um.
Memangnya kenapa? Seorang Muslim wajib menjadi ekstrimis! Apa orang-orang bodoh itu tidak tahu arti kata ekstrim?
Akhir Zaman berbagai fitna datang silih berganti, waspadalah…saudaraku tetap dijalan jihad.
Dasar Ulama yang mengajak manusia kepintu-pintu NERAKA JAHANAM
HAHAHAAKAKAKAKAKAKAKA… LUCU NIH TUA KELADI MASIH PUNYA NAFSU JUGA PENGEN LIAT WANITA MUSLIMAH YG MUDA,DAH TUA BAU TANAH MASIH BERTINGKAH SAMA KAYAK ABU JAHAL NIH KAKEK JOMPO,NGURUSI YG HAK, TUTUP MULUT PADA YG BATHIL,LAKRA’AH NT SEBEH!!!
lu liat aje tuh tampangnye “ulama” su..
Thogut dan Ulama Su’ bersatu ingin memadamkan cahaya Allah…
Sangat menggelikan, kenapa lebih mengurus soal niqab daripada menentang proyek pembangunan dinding Rafah yang makin diluaskan oleh Mubarak sehingga terus mengokohkan isolasi saudaramu di Palestina?
Kenapa kalian tidak berdiri paling depan untuk menyerukan pengiriman militer ke Palestina sebagai bagian dari aqidah n ukhuwah Islamiyyah? Kenapa kalian tidak menyerukan Syariah - Khilafah - Jihad? Ya Allah, inikah “pewaris Nabi” itu?
nasehat,jangan terlalu menggebu untuk ke Al-
Azhar lagi ,kalo pengajarnya ulama su dan juhala wa hamqa’.Nggak bakal istiqomah,kecuali yang dirahmati Allah
Ulama….apaan tuh ....
Yeeee….ulama kafir lagi komentar ngaku ulama….
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Ringkasan Operasi Militer Mujahidin Afghanistan 22 Desember 2009
- Otak Penyebar Spam Dunia Didenda Rp 1,7 M
- Prof Meuleman: Barat Juga Melaksanakan Syariat Islam
- CIA-ISI Intensifkan Operasi Gabungan Di Pakistan
- Wawancara Dengan Pimpinan Mujahidin Taliban Pakistan
- JIL Agendakan Diskusi Rutin ke Perguruan Tinggi
- Muslim Libya Beberkan Kekerasan dalam Penjara Inggris
- Tentara Zionis Serbu Utara Gaza
- Mesir Larang Aksi Protes Lintas Perbatasan Gaza
- Kamuflase Terbaru Tuk Tolong Tentara Salibis Inggris di Afghanistan
Berita Terbaru
- F-16 Disiagakan Selama Kunjungan Obama
- Pakistan Tetapkan Lima Mujahid Asal Amerika Dengan Tuduhan Terorisme
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Lagi, Tujuh Tentara Rusia Tewas dan Terluka di Chechnya
- Provokasi Anti-Islam Tak Henti Dihembuskan Media Barat
- Yerusalem, Riak-Riak Intifadhah Ketiga
- Satu Tentara Tewas Dua Terluka Dalam Baku Tembak di Srinagar, Kashmir
- Sidang Pendiri dan Pemilik Arrahmah Media Akan Kembali Digelar
- Wawancara Dengan Komandan Imarah Islam Afghanistan, Tasal dan Mullah Haji Mohammad di Marjah
- Jaksa AS: Usamah bin Laden Tidak Akan Hadir Di Pengadilan AS Dalam Keadaan Hidup
Berita Terkait
- Mesir Tangkap Pelajar Yang Melakukan Protes Anti-Israel
- Mesir Batalkan Peresmian Sinagog Yahudi Di Kairo
- Mesir Tolak Laporan HAM AS
- Kampanye Anti-Islam Dalam Pemilihan Perancis
- Mesir Membuka Gerbang Gaza Hanya Tiga Hari
- Mesir Ekspor Gas Terang-Terangan Ke Israel
- Ulama Besar Mesir Haramkan Facebook
- Mesir Klaim Tangkap Mujahi Dan Menyita Sejumlah Amunisi
- Terinsipirasi Perancis, Jerman Dan Italia Pun Larang Penggunaan Niqab
- Denmark Kekang Penggunaan Jilbab Dan Niqab
. on 23/12/09 06:22 AM said:
menurut mereka, muncul sekelompok gerakan Islam MENYIMPANG yang ingin mendirikan negara Islam—> Maksudnya apa wahai para “ulama”????