AS Pulangkan 12 Tahanan Guantanamo, Termasuk 6 Warga Yaman
Oleh Althaf pada Senin 21 Desember 2009, 06:47 AM
GUANTANAMO (Arrahmah.com) - Amerika Serikat telah memindahkan 12 tawanan dari kamp penjara Teluk Guantanamo ke Afghanistan, Yaman, dan wilayah Somaliland, Departemen Kehakiman mengatakan.
Enam warga Yaman, empat warga Afghanistan dan dua tahanan Somaliland dikirim ke daerah asal mereka pada akhir pekan.
Presiden Barack Obama pada bulan November lalu menyatakan bahwa ia sangat merindukan Januari, dimana pada bulan tersebut ia direncanakan akan menutup kamp.
AS berencana untuk mengirim 116 tahanan itu ke negara asal mereka atau ke negara-negara ketiga yang bersedia menerima mereka.
"Pemindahan ini dilakukan di bawah perjanjian antara Amerika Serikat dan otoritas asing yang relevan untuk memastikan bahwa pemindahan tahanan berlangsung di bawah pengamanan yang tepat," kata Departemen Kehakiman dalam sebuah pernyataan.
"Konsultasi dengan penguasa asing mengenai individu-individu ini akan terus berlanjut."
Warga Yaman yang terhitung masih ada di dalam penjara pangkalan militer AS di Kuba adalah 198 tahanan, hampir setengahnya dari keseluruhan jumlah tahanan. Tapi banyak pejabat yang takut bahwa para tahanan dapat kembali bergabung dengan kelompok-kelompok 'militan' jika dikirim kembali ke Yaman.
Washington Post melaporkan pekan lalu bahwa pemindahan warga Yaman ini merupakan hasil dari perundingan tingkat tinggi dengan pemerintah Yaman di Sanaa yang menghabiskan waktu selama berbulan-bulan. Bahkan menurut pejabat AS, pihaknya siap untuk memulangkan selebihnya jika pemindahan ini berjalan lancar.
Presiden Obama telah berjanji untuk menutup pusat penahanan kontroversial tahun 2010, dan mengumumkan pekan lalu bahwa banyak tahanan akan dikirim ke sebuah penjara di negara bagian Illinois.
Beberapa akan menghadapi persidangan di pengadilan pidana atau militer AS, sementara yang lain diperkirakan akan dipindah ke luar negeri. (althaf/bbc/arrahmah.com)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- MUI Haramkan Pembuatan Patung Sultan Banten
- Bentrokan Antara Ekstrimis Yahudi dan Muslim Palestina Kembali Terjadi di Hebron
- Serangan ke Penjara Basilan : Belasan Mujahidin Abu Sayyaf Masih Aman
- Israel Terbukti Curi Organ Tubuh Muslim Palestina
- Islam Bersemi di Chechnya Bersama Poligami dan Unta
- Kesepakatan Kopenhagen, AS Tetap Diuntungkan, Negara Dunia Ketiga Tetap Jadi Korban
- SBY: Kesepakatan Kopenhagen Berita Baik (?)
- Google Didenda Rp 140 Juta Per Hari
- Hijrah Momentum Kebangkitan Kekuatan Ummat
- Perancis Luncurkan Satelit Mata-Mata Militer Ke Luar Angkasa
Berita Terbaru
- Wawancara Dengan Komandan Imarah Islam Afghanistan, Tasal dan Mullah Haji Mohammad di Marjah
- Jaksa AS: Usamah bin Laden Tidak Akan Hadir Di Pengadilan AS Dalam Keadaan Hidup
- Zardari Fokuskan Kerjanya Dalam Strategi Menumpas ‘Teror’
- Lagi, Serangan Rudal AS Di Waziristan Utara, 20 Tewas
- Tentara AS Akhiri Hidup Dalam Kecelekaan Mobil Di Irak
- Pemerintah Afghan Akan Kirim Polisi Tambahan Ke Kandahar
- Obama Persingkat Kunjungannya Ke Indonesia
- Pentagon Latih Karyawan Jadi ‘Hacker’
- Koalisi dengan PDS, PKS Dicemooh
- Bentrokan Yerusalem Berkelanjutan, Pejabat AS Batal Ke Israel
Berita Terkait
- Mahkamah AS Menolak Permohonan Tahanan Uighur
- Hillary: AS Usahakan $ 3,2 M Untuk ‘Membantu’ Pakistan
- 187 Anak Tewas dalam Perang di Yaman
- Inggris Merilis ‘Bukti Penyiksaan AS’
- Al-Qaeda Jazirah Arab Serukan Kaum Muslim Bergabung Dalam Jihad
- Konferensi London, Lebarkan Perspektif Kampanye Melawan ‘Terorisme’
- Obama Sibuk, Janji Penutupan Guantanamo Terus Diulur
- Oposisi Yaman Kecam Konferensi London
- Al Qaeda Jazirah Arab Bantah Klaim Pemerintah Yaman
- Ulama Yaman Akan Kobarkan Jihad Jika AS Mengirimkan Tentaranya
. on 21/12/09 12:46 PM said:
gmn dengan ust hambaly yang kabarnya ditahan di gitmo? apakah akan dipulangkan ke indo atw..??