MUI Haramkan Pembuatan Patung Sultan Banten

Oleh Hanin Mazaya pada Senin 21 Desember 2009, 06:40 AM

Print Recommend (0) Comment (8)

BANTEN (Arrahmah.com) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, mengharamkan pembangunan patung Sultan Maulana Hasanudin Banten di bundaran Pamulang, Tangsel, karena khawatir dijadikan tempat pemujaan. Ketua MUI Kota Tangsel, KH Saidi, Ahad, menyatakan, hasil musyawarah MUI Tangsel dan pemerintah daerah setempat menyepakati bahwa pembangunan patung Sultan Maulana Hasanuddin tidak sesuai dengan hadist.

"MUI Tangsel mengharamkan pembangunan patung Sultan Maulana Hasanuddin Banten di bundaran Pamulang," kata Saidi di Tangerang. MUI menilai jika patung Sultan Maulana Hasanuddin dibangun, bundaran Pamulang akan dijadikan tempat berhala bagi mereka yang memuja Sultan Banten itu.
Saidi menegaskan, bila patung itu berdiri sebagai tokoh sejarah untuk pendidikan akan disalahgunakan oleh masyarakat.

"Jika tidak dipantau akan lebih banyak kerusakannya, seperti persembahan berhala dan kemaslahatan," tandas Saidi.

Rencana pembangunan patung Sultan Maulana Hasanuddin yang bekerja sama dengan pihak swasta mengeluarkan anggaran tidak sedikit, sehingga menurut dia, lebih baik dananya dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

Sebaiknya, kata dia, di bundaran Pamulang dibangun monumen tiang Masjid Banten, Asmaul Husna ketimbang patung Sultan Maulana Hasanuddin.

"Bila perlu membangun logo Kota Tangsel di bundaran Pamulang, agar tidak terjadi salah presepsi," ungkapnya. MUI Kota Tangsel, sambung Saidi, telah mengajukan sejumlah usulan kepada Pemkot Tangsel untuk menganti patung Sultan Maulana Hasanuddin.

Sementara itu, Penjabat Wali Kota Tangsel M Shaleh menjelaskan, masukan dari MUI Kota Tangsel terkait penolakan pembangunan patung Sultan Maulana Hasanuddin akan dibahas lebih lanjut dengan perangkat daerah setempat.

"Untuk memutuskan seperti apa nantinya kita akan melakukan pembahasan lebih dalam," ujar Shaleh. [ant/rep/arrahmah.com]

 

Berita Lainnya Tentang

MUI Haramkan Pembuatan Patung Sultan Banten

sponsored links

Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com

The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net

. on 21/12/09 03:01 PM said:

Kira-kira MUI DKI bisa gak mengharamkan patung yang di Menteng itu lhoo. ???

. on 21/12/09 03:42 PM said:

klo bisa sih semua patung2 yang di DKI atau ditempat lain di musnahkan… baik yang di sudirman, menteng, pancoran, dLL

. on 03/01/10 09:36 PM said:

semua patung wajuib dimusnahkan.

. on 08/01/10 06:23 PM said:

mendingan lo lo pada baca nih…
http://islamexpose.blogspot.com/2008/01/quran-sumber-kekerasan.html

. on 12/01/10 12:16 PM said:

Si anjing bokir lagi nongol,,, belum mampus juga nich orang,,,,,!!!!!
di saat khilafah tegak, semua patung wajib di hancurkan…. seperti halnya thaliban berkuasa di bumi afghan,,,,,

. on 27/02/10 10:28 PM said:

Ya begitulah Negara Republik Indonesia, patung aja diurusin jadi program, pakir miski dan yatim padahal amanat UUD 1945, gak dipikirin, yang dipikir gimana proyek gua jalan biar untung dan bisa korupsi. buat patung haram tahu….

. on 27/02/10 10:31 PM said:

Kalau buat mengenang Sultan Maulana Hasanuddin,  caranya bukan buat patung, tiru perjuanganya dong, Bliau tegar menjalankan syare’at Islam meski dijajah Belanda Bule kepet,  tiru beliau bagaimana menegakan Syare’at Islam.

. on 27/02/10 10:33 PM said:

Ya begitulah Orang Republik Indonesia….gak jelas apa yang dipikirin…..

Anda harus login untuk memberikan komentar



Auto-login on future visits

Show my name in the online users list

Forgot your password?