Penembakan di Papua, Satu Orang Tewas
Oleh Althaf pada Sabtu 19 Desember 2009, 08:06 PM
JAYAPURA (Arrahmah.com) - Penembakan misterius kembali terjadi di provinsi Papua. Insiden itu menewaskan sedikitnya satu orang dan melukai korban lainnya.
Demikian juru bicara Kepolisian Daerah Papua, Komisaris Besar Agus Rianto, kepada kontributor VIVAnews, Sabtu (19/12).
Agus mengungkapkan bahwa pukul 12.55 WIT terjadi penembakan atas sejumlah warga sipil di dekat perbatasan Papua dengan Papua Nugini. "Penembakan dilakukan orang tidak dikenal di daerah perbatasan skow wutung dari arah luar zona bebas," kata Agus.
Tembakan fatal mengenai salah seorang korban bernama Muchsin Abdul Lakis. Pekerja swasta asal Ternate berusia 37 tahun itu diketahui tinggal di Kompleks Pemda 2 Kotaraja.
Menurut keterangan saksi, korban ditembak di dalam mobil Toyota Innova warna coklat bernomor plat DS 1640 JL. Korban tewas terkena peluru di bagian leher, rusuk kanan, dan pinggang. Korban dibawa ke RSUD Dok 2 Jayapura untuk otopsi.
Menurut saksi, para penembak berjumlah sekitar enam orang. Setelah beraksi, mereka selanjutnya lari ke arah Papua Nugini. Berdasarkan bunyi letusan pelaku kemungkinan menggunakan pistol dan dilakukan dari jarak kurang dari 10 meter.
Korban lain atas nama Fiadi kena tembak di kaki. Para korban kini berada di Rumah Sakit di Vanimo, karena pada waktu penembakan mereka menyelamatkan diri ke arah Vanimo. Agus mengungkapkan, aparat gabungan TNI/Polri melakukan penyisiran di tempat kejadian perkara.
Para pelaku masih diburu aparat keamanan. Motif penembakan pun masih diselidiki. (viva/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Ya begitulah tingkah teroris thagut.
Sangat betul….,
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Obama Hibahkan Bantuan Miliaran Dolar Pada Israel
- CIA Bantu Otoritas Palestina Siksa Pendukung Hamas
- NATO Bunuh 3 Sipil Lewat Serangan Udaranya Di Afghanistan Selatan
- India Tarik Mundur 30.000 Pasukannya Dari Kashmir
- SBY: Boediono-Mulyani Tak Perlu Nonaktif (?)
- Acer Bakal Hadirkan 2 dari 3 Jenis 3D
- Korupsi, Mendagri Pakistan Terancam Masuk Bui
- Rusia Dan AS Menjelang Perjanjian START Baru
- Lagi, Serangan Bom Kembali Guncang Waziristan Utara
- Sambut Muharram, Gunakan Dinar Dirham
Berita Terbaru
- Tentara Israel Ringkus Lima Bocah Palestina
- Indonesia di ‘Daftar Hitam’, Pemerintah Diminta Tegas?
- Virus Lokal Seret Nama Antivirus
- Militer Israel Konfirmasi Serangan Udara Ke Gaza
- Aksi Penjajahan NATO Di Kandahar Pun Dimulai
- Hubungan AS-Pakistan Bukan Hanya Soal Keamanan
- Dua Penduduk Palestina Terluka Akibat Bombardir Israel di Jalur Gaza
- SBY Diminta Amalkan Surat Al Mumtahanah:9
- NATO Berencana Gelar Operasi Besar di Utara Afghanistan
- Serangan Bom Ranjau di Afghanistan Semakin Mematikan
. on 20/12/09 08:52 AM said:
Tapi kalau pelakunya bukan muslim polisi nggak bilang teroris. Tilka idzan qismatun dhiza