India Tarik Mundur 30.000 Pasukannya Dari Kashmir
Oleh Althaf pada Sabtu 19 Desember 2009, 11:22 AM
SRINAGAR (Arrahmah.com) - Seiring dengan menurunnya tingkat kekerasan di perbatasan India-Pakistan, New Delhi memerintahkan 30.000 pasukannya mundur dari Kashmir, penarikan terbesar sejak tahun 1999.
Menteri Pertahanan India, A.K. Antony, di hadapan para wartawan pada hari Jumat (18/12) mengatakan, "Tentara India, dengan inisiatif mereka sendiri, telah menarik dua divisi (30.000 orang)."
Menurut media lokal, pasukan itu ditarik sejak dua bulan yang lalu dari negara bagian selatan, sektor Rajouri dan Poonch.
Jika situasi terus meningkat, kata Antony, akan ada penarikan pasukan lebih banyak. "Kehadiran angkatan bersenjata kami telah mampu untuk melawan terorisme di Kashmir," tambah Antony.
Kashmir merupakan salah satu wilayah yang paling sarat dengan konflik di dunia, yang dalam kaca mata India terpengaruh oleh pemberontakan separatis selama puluhan tahun dan telah menjadi akar ketegangan antara kedua tetangga yang bersenjata nuklir (India dan Pakistan).
India dan Pakistan telah berperang tiga kali sejak kemerdekaan mereka, dua di antaranya di Kashmir. Keduanya mengklaim wilayah secara keseluruhan - dua-pertiga Kashmir ini dikelola oleh India dan sisanya oleh Pakistan.
New Delhi telah berulang kali menuduh Islamabad sebagai pihak yang memicu pemberontakan separatis di Kashmir. Akibatnya, lebih dari 45.000 orang tewas selama dua dekade. (althaf/arrahmah.com)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- SBY: Boediono-Mulyani Tak Perlu Nonaktif (?)
- Acer Bakal Hadirkan 2 dari 3 Jenis 3D
- Korupsi, Mendagri Pakistan Terancam Masuk Bui
- Rusia Dan AS Menjelang Perjanjian START Baru
- Lagi, Serangan Bom Kembali Guncang Waziristan Utara
- Sambut Muharram, Gunakan Dinar Dirham
- Pakistan Dan AS Tetap Bersitegang Seputar Perluasan Perang
- Tentara Kafir Filipina Tawarkan Dua Juta Peso Tuk Tangkap Komandan MILF
- Predator AS Kembali Renggut Nyawa Sipil Pakistan
- Ringkasan Operasi Militer Mujahidin Afghanistan 17 Desember 2009
Berita Terbaru
- Israel Berencana Memperluas Pencaplokan Wilayah
- Grup ‘Teroris’ Tumbuh 20% di Jejaring Sosial?
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Perusahaan Australia Siap Investasi Rp 9 Triliun
- F-16 Disiagakan Selama Kunjungan Obama
- Pakistan Tetapkan Lima Mujahid Asal Amerika Dengan Tuduhan Terorisme
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Lagi, Tujuh Tentara Rusia Tewas dan Terluka di Chechnya
Berita Terkait
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Pakistan Tetapkan Lima Mujahid Asal Amerika Dengan Tuduhan Terorisme
- Satu Tentara Tewas Dua Terluka Dalam Baku Tembak di Srinagar, Kashmir
- Zardari Fokuskan Kerjanya Dalam Strategi Menumpas ‘Teror’
- Lagi, Serangan Rudal AS Di Waziristan Utara, 20 Tewas
- Pakistan Bombardir “Posisi Taliban”?
- Afghanistan Dan Pakistan Siap Melawan Terorisme Bersama-sama
- Ledakan Berangkai Mencabik Kota Lahore
- India-Rusia Tanda Tangani 19 Perjanjian
- Putin: ‘Kelompok-Kelompok Teror’ Di Pakistan Dan Afghanistan Mengkhawatir Dunia
. on 20/12/09 01:33 PM said:
Ah bohong! Yang benar Mujahidin dengan pertolongan Allah mengalahkan mereka dan untuk menutup malu mereka mengeluarkan pernyataan ini.