Software Murah Bantu Mujahidin Irak Cegat Predator AS
Oleh Althaf pada Jum'at 18 Desember 2009, 05:47 AM
WASHINGTON (Arrahmah.com) - Mujahidin Irak secara teratur menggunakan software murah dan tersedia secara luas untuk mencegat pesawat tanpa awak AS, Wall Street Journal melaporkan pada Kamis (17/12).
Mengutip keterangan para pejabat pertahanan dan intelijen, Wall Street Journal mengatakan bahwa mujahidin menggunakan perangkat lunak yang digunakan kelompok seperti SkyGrabber yang tersedia secara online dengan harga 25,95 dolar (18 euro).
Praktik ini terungkap pada Juli 2009, ketika militer AS mengklaim telah menemukan file-file video pencegatan pesawatnya pada laptop milik mujahidin yang tertangkap.
Program-program SkyGrabber dan yang lainnya rata-rata mengambil keuntungan dari downlink tidak teridentifikasi.
Pemerintah AS sebetulnya telah mengetahui kecacatan pesawat andalannya itu sejak tahun 1990-an, tetapi mereka tetap yakin dan berasumsi para musuh tidak akan dapat mengambil keuntungan dari itu semua, kata Journal.
Para pejabat Amerika mengatakan tidak ada bukti yang meyakinkan mereka bahwa kelompok 'militan' yang dapat mengendalikan pesawatnya atau mengganggu penerbangan mereka, namun kerentanan tersebut akan sangat memungkinkan bahwa pesawat dapat dengan mudah dimonitor dan dilacak oleh pihak lain selain militer AS.
Para pejabat pertahanan mengatakan kepada Wall Streets Journal, bahwa mereka sedang berupaya untuk memperbaiki kecacatan tersebut, tapi menegaskan bahwa sistem yang cukup rumit dan perlu dilakukannya peningkatan beberapa komponen dari sistem yang menghubungkan satu pos kendali ke pos kendali yang lainnya akan menyebabkan mereka membutuhkan waktu yang tidak sebentar.
Salah satu pengembang perangkat lunak keluaran perusahaan Rusia SkySoftware sendiri mengatakan bahwa ia tidak tahu programnya ini dapat digunakan untuk mencegat pesawat predator.
"Perangkat ini dikembangkan untuk mencegat musik, foto, video, program dan konten lain saat user lain mengunduh dari internet, bukan data militer atau data komersial lainnya," kata Andrew Solonikov kepada Journal. (althaf/ap/arrahmah.com)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Ngga perlu dikasih tahu sebenarnya mereka satu kesatuan dalam panji Mujahidin Imarah Islam…..Allahu akbar…..Secanggih apapun kekuatan kafir tidak akan sanggup melawan tentara Allah
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Pernyataan Imarah Islam Afghanistan: Strategi Perang Amerika Dalam Ucapan Brown
- Militer AS Menambah Jumlah Pesawat Predatornya Di Afghanistan
- Korsel Sepelekan Ancaman Taliban Mengenai Pengiriman Pasukan Tambahan
- Microchip Kecil Jadikan Ponsel Murah
- Pasukan Koalisi Salibis Bangun Bungker Di Perbatasan Afghanistan-Pakistan
- Pakistan Enggan Tindak Haqqani, AS Dalam Bahaya
- FUI: Rencana Perampokan Uang Negara Melibatkan Para Elit di Negeri Ini
- Pemerintah Boneka Irak Tawarkan Uang Tuk Informasi Pabrik Bom
- Tiga Polisi Irak Terluka dalam Serangan Bom Ranjau
- Polisi Irak Tewas Saat Melancarkan Operasi Penangkapan
Berita Terbaru
- Israel Berencana Memperluas Pencaplokan Wilayah
- Grup ‘Teroris’ Tumbuh 20% di Jejaring Sosial?
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Perusahaan Australia Siap Investasi Rp 9 Triliun
- F-16 Disiagakan Selama Kunjungan Obama
- Pakistan Tetapkan Lima Mujahid Asal Amerika Dengan Tuduhan Terorisme
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Lagi, Tujuh Tentara Rusia Tewas dan Terluka di Chechnya
Berita Terkait
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Wawancara Dengan Komandan Imarah Islam Afghanistan, Tasal dan Mullah Haji Mohammad di Marjah
- Jaksa AS: Usamah bin Laden Tidak Akan Hadir Di Pengadilan AS Dalam Keadaan Hidup
- Zardari Fokuskan Kerjanya Dalam Strategi Menumpas ‘Teror’
- Lagi, Serangan Rudal AS Di Waziristan Utara, 20 Tewas
- Tentara AS Akhiri Hidup Dalam Kecelekaan Mobil Di Irak
- Pemerintah Afghan Akan Kirim Polisi Tambahan Ke Kandahar
- Bentrokan Yerusalem Berkelanjutan, Pejabat AS Batal Ke Israel
- AS Ingatkan Eropa Soal Diskriminasi Muslim
. on 18/12/09 10:44 AM said:
Akhi, ini berita yg bagus…tolong sampaikan ke pejuang di Afghanistan/Pakistan