Lapan Kupas Tuntas “Kiamat” 2013
Oleh Hanin Mazaya pada Rabu 16 Desember 2009, 06:49 AM
JAKARTA (Arrahmah.com) - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) kemarin (15/12) menjelaskan secara ilmiah fenomena Badai Matahari yang diperkirakan terjadi pada 2013. Penjelasan ilmiah ini terkait 'kiamat' yang sebelumnya diprediksi pada 2012.
Suku Maya sebagai biang yang meramalkan dunia akan kiamat pada akhir 2012 menjaadi perbincangan di masyarakat apalagi setelah kemunculan film berjudul 2012.
Seperti diketahui, badai Matahari atau 'kiamat' yang sebelumnya diprediksi jatuh pada 2012 itu mampu merusak sistem teknologi tinggi. Sistem yang dapat dirusak oleh 'kiamat' itu seperti satelit, GPS, dan komunikasi jarak jauh.
Dengan alasan itu, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) tergugah untuk menanggapi isu kiamat yang membuat gelisah masyarakat. Apalagi, setelah Lapan memprediksi akan adanya fenomena badai matahari pada 2012, yang kemudian diperkirakan bergeser pada 2013.
Menurut penjelasan juru bicara Lapan, Elly Kuntjahyowati, badai Matahari itu mampu merusak sistem teknologi tinggi. Sistem yang dapat dirusak oleh 'kiamat' itu seperti satelit, GPS, dan komunikasi jarak jauh. Namun, badai tidak sampai merusak kehidupan di bumi,"ungkap Elly
Lapan selama ini terus melakukan penelitian di bidang matahari. Seluruh penelitian Lapan mengenai matahari berguna untuk mengantisipasi terjadinya gangguan saat badai matahari.
Informasi hasil penelitian itu akan menjadi referensi para pelaku teknologi untuk menghadapi badai. Dengan demikian, kerugian terhadap kerusakan alat-alat teknologi tinggi dapat dicegah.
"Kiamat" yang Tidak Memusnahkan Bumi
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) memastikan badai matahari yang diyakini suku Maya terjadi pada 2012 tidak akan memusnahkan kehidupan bumi. Keyakinan itu berdasarkan pengamatan terhadap matahari dan antariksa sejak 1973 lalu.
"Badai matahari itu fenomena antariksa yang lazim. Jadi kalau lihat siklus matahari, pada 2012 diperkirakan puncak aktivitas matahari. Pada puncak aktivitas ini akan terjadi badai matahari," kata Kepala Bidang Matahari dan Antariksa Lapan, Clara Yono Yatini di sela sosialisasi Fenomena 2012 di kantor Lapan, Jakarta,
Badai matahari diyakini suku Maya sebagai akhir dari kehidupan manusia. Lalu bagaimana badai matahari bisa terjadi. Clara menjelaskan, badai matahari terjadi akibat ledakan sunspot.
Dari penelitian, statistik jumlah sunspot matahari pada 2012 akan meningkat. Jika jumlah sunspot ini bertambah maka akan terjadi ledakan-ledakan. Ada dua jenis ledakan di matahari yakni flare dan corona.
Ledakan flare yang bentuknya seperti lidah api memiliki aliran-aliran yang mengandung partikel elektron dan ion. Partikel ini mengandung medan magnet.
Sedangkan ledakan corona, selain membawa partikel elektron dan ion juga membawa partikel lainnya yang disebut partikel energetik. Ledakan ini menyebabkan lepasnya partikel-partikel yang disebut mata corona dan terjadilah aliran-aliran flare. Partikel dalam ledakan corona juga mengandung medan magnet.
Menurut Clara, peneliti-peneliti dunia setuju pada 2012 akan menjadi puncak badai matahari. "Sekarang ini kita sebetulnya sudah memasuki siklus matahari ke-24," kata Clara. Siklus matahari sudah tercatat sejak 1.700. Meski sudah memasuki siklus, ia memastikan selama 2009 kondisi matahari masih tenang.
"Hanya ada bintik-bintik kecil di matahari dan tidak berpotensi menimbulkan ledakan," kata dia. Melihat kondisi matahari yang tenang seperti saat ini, Lapan menyimpulkan badai bisa saja bergeser.
"Bukan 2012 melainkan 2013. Tapi sekali lagi badai itu tidak akan menghancurkan kehidupan bumi. Badai itu hanya menganggu sistem operasional teknologi tinggi, seperti satelit, sistem navigasi dan medan magnet yang berkaitan dengan listrik," kata clara.
Aktivitas cahaya matahari, yang berpotensi badai, dan disinyalir dapat mengakibatkan rusaknya perangkat listrik, elektronik, jaringan ponsel serta perangkat penunjuk arah (GPS), pernah menerjang bumi sebanyak dua kali.
Pernah Terjadi Tahun 1859 dan 1989
Badai matahari yang tercatat di Wikipedia terjadi pertama kali melanda bumi pada 1 September 1859. Namun, kala itu tak terlalu berdampak karena kehidupan di masa itu belum ditopang listrik.
Baru pada kejadian kedua terjadi di Quebec pada 13 maret 1989 dimana 6 juta orang hidup tanpa listrik selama 9 jam. Padahal puncak ledakan solar storm jika mengenai bumi bisa mencapai lebih dari 2 hari.
"Solar storm ini akan mempengaruhi beberapa menara di beberapa wilayah. Dan menara telekomunikasi merupakan sasaran empuk dari aktivitas solar storm ini," ujar Dale Gary, ilmuwan yang juga petinggi di Institut New Jersey bagian Fisika.
Meski diprediksi sejumlah ilmuwan bahwa siklus badai matahari atau yang disebut solar strom merupakan siklus biasa yang terjadi setiap 11 tahun. Namun, itu tidak menjamin. Bahkan siklus itu diperkirakan akan mencapai puncaknya pada 2012-2013.
Berdasar prediksi tersebut, sejumlah badan antariksa telah berupaya menyiapkan sejumlah strategi menghadapi badai matahari. Strategi untuk mengantisipasi hilangnya daya listrik, satelit, dan frekuensi radio yang menopang kehidupan masyarakat modern masa kini.
Bahkan, ilmuwan Amerika baru-baru ini memperingatkan bahwa pada tahun 2012 bumi akan mengalami badai matahari dahsyat (Solar Blast), daya rusakanya akan jauh lebih besar dari badai angin "Katrina", dan hampir semua manusia di bumi tidak akan dapat melepaskan diri dari dampak bencananya. (voa-islam/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Ya Allaah, dan jaga dan selamatkanlah para mujahidin, mukminin, dan mukminat drmarabahaya dan kesulitan krn kehebatan seranganMu itu thd orang2 kafir; Ya Allaah, timpakanlah kpd mrk, jangan kpd kami, atas mrk, jangan atas kami atau disekitar kami
Mudah2an badai matahari itu melumpuhkan sistem informasi para ansharut thagut, sehingga tatanan dunia baru, yaitu khilafah ala manhaj nubuwah jilid 2 benar2 berdhri. Amin
Ya Allah slamatkan kami kaum muslimin,mujahidin dimana pun kami berada dari sgala badai baik badai yg terlihat atau terhalang..
Ya Allah hancurkan kaum kafir Amerika dan israel serta para keturunan mereka dengan badaiMu yg dahsyat
hehehe,mungkin ini salah satu tanda yang nabi pernah bilang.
ana jadi ingat tentang hadist akhir jaman (lupa hadisnya) yg menjelaskan tentang perang antara mujahid dan kafir yang tidak menggunakan peralatan canggih, tapi pakai kuda. bisa jadi gara2 badai matahari semua elektronik mati, terpaksa perang manual
semoga memusnahkan instalasi kafirin…ALLAHU AKBAR!
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Aqua Eksploitasi Air Dalam, Petani Khawatir
- Tiga Orang Ditemukan Tewas dalam Terowongan di Jalur Gaza
- Kini NATO Mengemis Pada Rusia Untuk Misinya di Afghanistan
- Tiga Polisi Somalia Tewas Dalam Serangan Bom
- Hanya Berpindah Tempat, Setelah Ditutup Tahanan Guantanamo Akan Dipindahkan ke Penjara Illinois
- Italia Cari Cara Untuk Tutup Facebook
- Rumsfeld Menghindar Dari Kasus Penyiksaan Guantanamo
- Sikap Berlebihan Pembuatan Patung Obama di Menteng
- "CIA Dan GHQ Adalah Ancaman Serius Bagi Pakistan"
- Tentara Tambahan Didatangkan Setelah Pembobolan Penjara di Basilan, Philipina
Berita Terbaru
- Israel Berencana Memperluas Pencaplokan Wilayah
- Grup ‘Teroris’ Tumbuh 20% di Jejaring Sosial?
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Perusahaan Australia Siap Investasi Rp 9 Triliun
- F-16 Disiagakan Selama Kunjungan Obama
- Pakistan Tetapkan Lima Mujahid Asal Amerika Dengan Tuduhan Terorisme
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Lagi, Tujuh Tentara Rusia Tewas dan Terluka di Chechnya
. on 16/12/09 07:23 AM said:
Ya Allaah, lontarkanlah badai mataharimu yg dahsyat demi KeagunganMu yg Maha Agung, hancurkan dg badai mataharimu itu seluruh perlengkapan teknologi org kafir, satelit, radar, pengontrol senjata2, nuklir2, sarana maksiat n kejahatan mrk