Masjid Tepi Barat Diserang Para Vandalis Yahudi
Oleh Althaf pada Sabtu 12 Desember 2009, 06:40 AM
TEPI BARAT (Arrahmah.com) - Yahudi kembali mempertontonkan kekejiannya dengan menyerang masjid warga Palestina pada Jumat (11/12) pagi, membakar karpet, dan kitab Al Quran, dan meninggalkan coretan berbahasa Ibrani yang menunjukkan kemarahan mereka atas rencana penghentian pembangunan pemukiman Israel.
Kejadian ini bukan yang pertama kali. Para pemukim Israel sering kali menyerang Palestina dan merusak yang mereka miliki sebagai respons terhadap keputusan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk membekukan aktivitas pembangunan pemukiman di bawah tekanan AS. Mereka menyebut serangan itu sebagai harga yang pantas untuk membayar kebijakan pemerintahnya.
Para penyerang memasuki desa Yasuf desa di utara Tepi Barat pada dini hari, menurut polisi Israel dan Munir Abushi, gubernur Tepi Barat.
Mereka membakar sajadah dan Al Quran, dan meninggalkan tulisan grafiti di lantai masjid yang berbunyi: "Harga Yang Pantas - salam dari Effi". Effi adalah sebuah nama Ibrani.
Para pengacau itu berhasil melarikan diri. Militer Israel mengaku sedang menyelidiki insiden tersebut bersama kepolisian. Menteri Pertahanan Ehud Barak mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa insiden itu merupakan suatu tindakan ekstrimisme yang dirancang untuk menyakiti setiap upaya pemerintah untuk memperbarui pembicaraan perdamaian dengan Palestina.
Penduduk desa melampiaskan kekesalan mereka atas penghinaan Yahudi terhadap Islam dengan melemparkan batu ke arah pasukan Israel yang memasuki Yasuf, kata Abushi.
Abushi segera bertemu dengan polisi dan tentara Israel dan menyatakan kekhawatiran bahwa serangan serupa akan berulang. (althaf/ansr/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Dasar bangsa babi
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Polisi Tangkap Tiga Warga Negara AS Di Lahore
- Ketakutan, Pejabat Tinggi PBB Ingin Segera Tinggalkan Afghanistan
- HRW: Bom Cluster AS Ancam Kehidupan Irak
- Presiden Obama 'Loloskan' Kasus Waterboarding
- Mahkamah Israel Halangi Kunjungan Keluarga Tahanan Palestinanya
- Ukraina Lengkapi Militer Irak Senilai $2,4 M
- “Israel Adalah Pangkalan Senjata Militer AS”
- Ba’asyir: HAM Adalah Hak Melaksanakan Syariat Islam
- Pernyataan di Wall Street Journal: Sri Mulyani Tutup Mulut
- Analis: Bukan Solusi Militer Yang Dapat Dipertimbangkan Untuk Masalah Afghanistan
Berita Terbaru
- Tentara Israel Hanya Dihukum 3 Tahun Dalam Aksi Kejinya di Gaza
- Mujahidin Imarah Islam Afghanistan Klaim Tewaskan 5 Tentara Kafir AS
- Bedah Buku Islam Standar : Islam Akan Bangkit Dari Indonesia
- Saksi: Tersangka Ditembak dari Jarak Dekat
- Beberapa Penduduk Gaza Terluka dalam Serangan Udara Terbaru Israel
- Biden : AS Tidak Memiliki Teman yang Lebih Baik Selain Israel
- Korsel : Perjalanan ke Moscow Membahayakan
- Serangan Mematikan Misil AS Kembali Memakan Korban Jiwa Dari Kalangan Sipil
- Mujahidin Afghan Akui Ledakkan Pangkalan NATO Di Khost
- Sertifikasi Halal LPPOM-MUI Standar Internasional
Berita Terkait
- Tentara Israel Hanya Dihukum 3 Tahun Dalam Aksi Kejinya di Gaza
- Beberapa Penduduk Gaza Terluka dalam Serangan Udara Terbaru Israel
- Biden : AS Tidak Memiliki Teman yang Lebih Baik Selain Israel
- Kunjungan Biden Tegaskan AS Tidak Bisa Berbuat Apa-Apa Terhadap Israel
- Biden Yakinkan Israel Soal Komitmen AS
- Serangan Israel Batal Karena Bocor di Facebook
- Israel Tunda Rencana Pembangunan Taman Silwan
- Dalam Sehari, Zionis Israel Tangkap 19 Penduduk Palestina di Tepi Barat
- Mesir Membuka Gerbang Gaza Hanya Tiga Hari
- Kembali Berulang, Tank Zionis Tembak Penduduk Gaza
. on 12/12/09 12:05 PM said:
Yahudi…laknat