Presiden Obama ‘Loloskan’ Kasus Waterboarding
Oleh Althaf pada Jum'at 11 Desember 2009, 04:37 PM
WASHINGTON (Arrahmah.com) - Sebuah kelompok hak-hak sipil Amerika Serikat mengatakan bahwa Presiden Barack Obama tengah mengikuti jejak pendahulunya, George W. Bush, yang melegalkan penggunaan kekerasan, dengan menciptakan kebebasan dari hukuman terhadap berbagai macam kasus penyiksaan yang ditemukan pada masa pemerintahannya.
American Civil Liberties Union (ACLU) mengatakan pada Kamis (10/12) bahwa presiden AS telah gagal memberikan kepedulian dan tanggung jawab atas kasus penyiksaan yang dipraktekkan di hampir setiap pusat penahanannya.
Direktur Proyek Keamanan Nasional ACLU, Jameel Jaffer, berkata "pemerintahan Bush membangun sebuah kerangka hukum untuk melaksanakan penyiksaan dan sekarang administrasi Obama tengah membangun sebuah kerangka hukum bagi impunitas (kebebasan dari jeratan hukum) atas kasus-kasus tersebut."
"Kami benar-benar kecewa dengan meningkatnya kesenjangan antara retorika administrasi Obama dengan kenyataan yang mereka tunjukkan," tambah Jaffer.
Pada bulan April, Obama mengatakan bahwa interogator CIA yang telah menggunakan bentuk penyiksaan waterboarding (penyiksaan yang dilakukan dengan mengucurkan air ke wajah tahanan yang telah ditutupi kain dan ditempatkan di papan yang miring, dengan posisi bagian kepala lebih rendah daripada kaki, sehingga tahanan akan mengalami kesulitan bernafas, seperti tercekik hingga tewas) terhadap para tahanan muslim yang diduga 'teroris' akan bebas dari tuntutan dan jeratan hukum. Dia juga merilis catatan yang dibuat pada masa Bush yang menetapkan bahwa praktek tersebut bukan termasuk penyiksaan.
Mantan wakil presiden Dick Cheney dan mantan Menteri Pertahanan Donald Rumsfeld adalah dua orang dari era Bush yang terlibat dan mendalangi kebijakan penyiksaan tersebut.
Jaffer mencatat bahwa "pada setiap sisi, pemerintah saat ini sepertinya secara aktif melindungi pejabat tinggi pada masa Bush dari tanggung jawab perdata, pidana dan bahkan penyelidikan publik atas peran mereka dalam otorisasi penyiksaan."
"Ini bulan terakhir tahun 2009, dan tidak ada satu korban penyiksaan pun telah dibawa ke pengadilan," Kejaksaan ACLU Ben Wizner berkata. "Tidak ada satu pengadilan pun dalam kasus penyiksaan yang telah menyeret pemerintahan Bush yang telah mengeluarkan kebijakan penyiksaan." (althaf/arrahmah.com)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
obama..mudah2an dirimu segera diberi hukuman oleh Allah sang Maha Kuasa..hukuman berupa penyakit yg tak kunjung sembuh..penyakit yg menghinakan..seperti ariel sharon..amiin.
Katakanlah Neraka Jahanam itu lebih Panas…...
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Mahkamah Israel Halangi Kunjungan Keluarga Tahanan Palestinanya
- Ukraina Lengkapi Militer Irak Senilai $2,4 M
- “Israel Adalah Pangkalan Senjata Militer AS”
- Ba’asyir: HAM Adalah Hak Melaksanakan Syariat Islam
- Pernyataan di Wall Street Journal: Sri Mulyani Tutup Mulut
- Analis: Bukan Solusi Militer Yang Dapat Dipertimbangkan Untuk Masalah Afghanistan
- TI di Sekolah Indonesia Tersandung Fasilitas
- Kunjungan Diam-Diam Gates Ke Irak Diwarnai Serangan Mematikan
- Sharif Bersumpah Usir 'Pemberontak' Dari Somalia (?)
- Sarcozy: Muslim Harus Berhati-Hati Jalankan Perintah Agama
Berita Terbaru
- Tentara Israel Ringkus Lima Bocah Palestina
- Indonesia di ‘Daftar Hitam’, Pemerintah Diminta Tegas?
- Virus Lokal Seret Nama Antivirus
- Militer Israel Konfirmasi Serangan Udara Ke Gaza
- Aksi Penjajahan NATO Di Kandahar Pun Dimulai
- Hubungan AS-Pakistan Bukan Hanya Soal Keamanan
- Dua Penduduk Palestina Terluka Akibat Bombardir Israel di Jalur Gaza
- SBY Diminta Amalkan Surat Al Mumtahanah:9
- NATO Berencana Gelar Operasi Besar di Utara Afghanistan
- Serangan Bom Ranjau di Afghanistan Semakin Mematikan
Berita Terkait
- Indonesia di ‘Daftar Hitam’, Pemerintah Diminta Tegas?
- Aksi Penjajahan NATO Di Kandahar Pun Dimulai
- Hubungan AS-Pakistan Bukan Hanya Soal Keamanan
- SBY Diminta Amalkan Surat Al Mumtahanah:9
- Serangan Bom Ranjau di Afghanistan Semakin Mematikan
- Tentara Kafir AS Tewas dalam Operasi di Irak
- Grup ‘Teroris’ Tumbuh 20% di Jejaring Sosial?
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- F-16 Disiagakan Selama Kunjungan Obama
fathoni011 on 12/12/09 02:29 AM said:
Liat usa memang bukan manusia!