Ledakan Mengejutkan Dekat Restoran Cepat Saji Amerika Di Pakistan
Oleh Althaf pada Sabtu 05 Desember 2009, 06:41 PM
PESHAWAR (Arrahmah.com) - Sebuah ledakan kembali mengguncang Pakistan. Ledakan terakhir terjadi di dekat sebuah restoran cepat saji milik Amerika Serikat, KFC, di kota barat Pakistan, Peshawar, Sabtu (5/12).
Polisi mengklaim ada tiga korban tewas dalam ledakan tersebut, namun belum bisa memberikan keterangan apapun seputar jenis bahan peledak yang digunakan.
"Bahan peledak masih belum bisa diidentifikasi sejauh ini," kata Mohammad Karim Khan, pejabat kepolisian pada Sabtu (5/12).
KFC di PEshawar ini telah mendapatkan penjagaan yang ketat sejak dulu.
Tepat sehari sebelumnya, ledakan serupa terjadi di sebuah masjid dekat markas besar militer di kota Rawalpindi, dan menewaskan sedikitnya 40 orang. Menurut BBC, pimpinan Taliban di Waziristan Selatan telah menghubunginya melalui telepon dan bertanggung jawab atas aksi tersebut.
Masjid itu tidak digunakan lagi sebagai tempat beribadah, setelah ditempati oleh militer, menurut Taliban dikutip BBC dan Al Jazeera.
Sejumlah besar pasukan pun dikerahkan untuk berpatroli di sekitar tempat kejadian, dan menyisir beberapa tempat yang dicurigai untuk memburu pelaku pemboman, kata pihak militer. (althaf/prtv/bbc/alj/arrahmah.com)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Israel Tolak Kunjungan Menlu Irlandia
- Aliran Sesat yang Tak Mewajibkan Shalat dan Puasa, Resahkan Wonogiri
- Ringkasan Operasi Militer Mujahidin Afghanistan 4 Desember 2009
- Al-Shabaab Bukan Pelaku Pemboman di Hotel Mogadishu
- Bandara Terbesar Afghanistan Ditutup Setelah Serangan Roket
- NATO Gunakan Senjata Israel Dalam Memerangi Taliban di Afghanistan
- Obama Berencana Perbanyak Serangan Misil ke Pakistan
- Aksi Syahid Tewaskan Kepala Kepolisian di Tikrit, Irak
- Mulai Kewalahan, Beberapa Anggota NATO Bersedia Tambah Pasukan
- Penyimpangan Dana Bansos 2009 Capai Rp6,2 Miliar
Berita Terbaru
- Pakistan Tetapkan Lima Mujahid Asal Amerika Dengan Tuduhan Terorisme
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Lagi, Tujuh Tentara Rusia Tewas dan Terluka di Chechnya
- Provokasi Anti-Islam Tak Henti Dihembuskan Media Barat
- Yerusalem, Riak-Riak Intifadhah Ketiga
- Satu Tentara Tewas Dua Terluka Dalam Baku Tembak di Srinagar, Kashmir
- Sidang Pendiri dan Pemilik Arrahmah Media Akan Kembali Digelar
- Wawancara Dengan Komandan Imarah Islam Afghanistan, Tasal dan Mullah Haji Mohammad di Marjah
- Jaksa AS: Usamah bin Laden Tidak Akan Hadir Di Pengadilan AS Dalam Keadaan Hidup
- Zardari Fokuskan Kerjanya Dalam Strategi Menumpas ‘Teror’
Berita Terkait
- Pakistan Tetapkan Lima Mujahid Asal Amerika Dengan Tuduhan Terorisme
- Zardari Fokuskan Kerjanya Dalam Strategi Menumpas ‘Teror’
- Lagi, Serangan Rudal AS Di Waziristan Utara, 20 Tewas
- Pakistan Bombardir “Posisi Taliban”?
- Afghanistan Dan Pakistan Siap Melawan Terorisme Bersama-sama
- Ledakan Berangkai Mencabik Kota Lahore
- Putin: ‘Kelompok-Kelompok Teror’ Di Pakistan Dan Afghanistan Mengkhawatir Dunia
- Serangan Mematikan Misil AS Kembali Memakan Korban Jiwa Dari Kalangan Sipil
- Pemerintah AS Tidak Mengenal Anggota Al Qaeda yang Ditangkap di Pakistan
- Pejabat Pakistan : Yang Tertangkap di Pakistan Bukan Gadahn
fathoni011 on 06/12/09 11:55 PM said:
Ingat politik adu domba!sialan tuh usa