Al-Shabaab Bukan Pelaku Pemboman di Hotel Mogadishu
Oleh Hanin Mazaya pada Sabtu 05 Desember 2009, 04:56 AM
MOGADISHU (Arrahmah.com) - Jurubicara Al-Shabaab, kelompok jihad ternama di Somalia, menyatakan bahwa kelompoknya tidak bertanggungjawab atas serangan bom di ibukota yang menewaskan sedikitnya 23 orang termasuk tiga menteri kabinet yang masih aktif.
Sheikh Ali Mohamad Rage mengatakan pada Jumat (4/12) bahwa Al-Shabaab tidak pernah menargetkan sipil dan menuduh ada tangan pemerintah yang bermain di balik serangan tersebut yang juga melukai lebih dari 40 orang.
"Kami nyatakan bahwa Al-Shabaab bukan perencana ledakan tersebut....Ini bukan kebiasaan Al-Shabaab yang menargetkan orang-orang tak bersalah," ujar Rage seperti yang dilansir Reuters.
"Kami tahu, beberapa pejabat pemerintahan yang hadir telah meninggalkan tempat kejadian beberapa menit sebelum serangan terjadi. Sangat jelas terlihat siapa yang berada di balik pembunuhan."
Pernyataan ini datang sehari setelah pemerintah transisi Somalia menuduh Al-Shabaab yang berada di balik peristiwa. Al-Shabaab juga menyatakan kesedihannya atas peristiwa yang merenggut banyak nyawa sipil tak berdosa tersebut.
Tiga menteri kabinet yang masih aktif ikut menjadi korban dalam serangan yang terjadi di sela-sela acara wisuda di hotel Mogadishu pada Kamis (3/12) lalu.
Penyerang diduga mengenakan pakaian perempuan dan memasuki hotel Shamo, ujar Menteri Informasi Pemerintahan Transisi Somalia.
Pejabat Keamanan Pemerintah Transisi Somalia mengatakan korban terbanyak adalah para mahasiswa yang diwisuda. (haninmazaya/bbs/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
pelakunya ya munafiq murtaddin. mereka cari-cari kesempatan. trus tuduhan ke mujahidin biar dibantu amerika dan nato gitu looo! taktik lama lah!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Ini salah satu bukti bahwa mujahidin itu bukan kaum barbar kaya amerika dkk.
pasti amerika
masih ingat ketika penjajah kafir amerika menjajah umat ISLAM di Iraq?
alasannya SENJATA PEMUSNAH MASAL
padahal justru amerika sendiri yg punya SENJATA PEMUSNAH MASAL
nah persis kayak gitu
udah kelihatan cara2 kerja intelejen tuh…perkataan mujahidin harus di percaya,karene mereka berbuat atas dasar akherat.bukan seperti thaghut atas nama dunia
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Bandara Terbesar Afghanistan Ditutup Setelah Serangan Roket
- NATO Gunakan Senjata Israel Dalam Memerangi Taliban di Afghanistan
- Obama Berencana Perbanyak Serangan Misil ke Pakistan
- Aksi Syahid Tewaskan Kepala Kepolisian di Tikrit, Irak
- Mulai Kewalahan, Beberapa Anggota NATO Bersedia Tambah Pasukan
- Penyimpangan Dana Bansos 2009 Capai Rp6,2 Miliar
- Tertembak Saat Nonton Televisi, Peluru Nyasar Diduga Berasal dari Atap
- 'Info Virus Flu Babi' Sebar Virus Komputer
- 25 Tentara Kafir AS Tewas di Logar
- Komandan Inggris : Keamanan Afghanistan Jauh Lebih Baik di Bawah Taliban
Berita Terbaru
- Serangan Roket Tewaskan Seorang Tentara di Basis NATO
- Pemerintah Transisi Somalia dan Kelompok Ahlu Sunnah Berbagi Kekuasaan
- Nama FBI Malah Bikin Kejahatan Internet Naik
- Jadwal Baru Obama ke Indonesia 23-25 Maret
- Mesir Tangkap Pelajar Yang Melakukan Protes Anti-Israel
- Pakistan Bombardir “Posisi Taliban”?
- Israel Perintahkan Tuk Hancurkan Masjid di Nablus
- AS Ingatkan Eropa Soal Diskriminasi Muslim
- Hugo Chavez Mulai Geram dengan Internet
- PKS Dukung Kunjungan Obama???
Berita Terkait
- Pemerintah Transisi Somalia dan Kelompok Ahlu Sunnah Berbagi Kekuasaan
- Al-shabaab Nyatakan Siap Melawan AS
- Duet Pemerintah-Kelompok ‘Islam Moderat’ Melawan Al Shabaab
- AS Akan Bantu Latih Angkatan Perang Somalia
- Al-Shabaab Maafkan Mantan Anggota TFG di Wilayah Bay dan Bakol
- Ratusan Mujahid Al-Shabaab Penuhi Mogadishu
- Dakwah Al-Shabaab Juga Untuk Para Siswa Sekolah Dasar
- Al-Shabaab Bergabung Dengan Kelompok Jihad Internasional, Al-Qaeda
- Uni Eropa Berikan Pelatihan Kepada Tentara Somalia di Uganda
- Mahasiswa Inggris Bergabung Dengan Kelompok Jihad di Somalia
fathoni011 on 05/12/09 09:42 AM said:
Black water lagi tu