Penambahan Pasukan AS Akan Destabilisasi Pakistan
Oleh Althaf pada Selasa 01 Desember 2009, 10:28 AM
ISLAMABAD (Arrahmah.com) - Perdana Menteri Pakistan Yousuf Raza Gilani mengatakan bahwa keputusan AS untuk mengirim ribuan pasukan tambahan ke Afghanistan dapat mendestabilisasi negaranya.
Gilani, dalam sebuah wawancara dengan DPA, mengatakan di Islamabad pada hari Minggu (29/11) bahwa peningkatan pasukan Amerika di Afghanistan kemungkinan akan mengakibatkan meluapnya 'militan' yang masuk ke dalam Pakistan.
Para pejabat Sipil dan militer di Islamabad mengatakan pasukan AS bisa memaksa Taliban untuk menyusup ke barat daya Pakistan melalui Baluchistan.
Gilani juga menambahkan bahwa lonjakan jumlah anggota Taliban tersebut akan membuat situasi Pakistan lebih buruk, terutama di wilayah perbatasan.
Sejak invasi AS, ratusan mujahidin disinyalir memasuki negara itu.
Dalam kunjungan pertamanya ke Jerman, Gilani mengatakan Presiden AS Barack Obama seharusnya berkonsultasi dengan Pakistan saat merumuskan strategi militernya Afghanistan. (althaf/prtv/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Taliban Beberkan Upaya Penyogokan Perancis Di Afghanistan
- Kementrian Dalam Negeri Afghanistan Klaim 26 Mujahid Tewas Di Perbatasan
- 50% Penderita HIV/AIDS Pecandu Narkoba
- Ngirit, Departemen Pertahanan AS Borong 2.200 PS3
- MUI: Haram Hukumnya Pura-pura Mengemis di Jalanan
- Obama Putuskan Kebijakan Perang Afghanistannya Hari Ini
- Inggris Akan Kirim Pasukan Tambahan Ke Afghanistan Desember Ini
- Serangan Bom Tewaskan Pemimpin Anti-Taliban
- Pengalamanku Bertemu Syekh Usamah bin Ladin
- "Muslim Tak Akan Dihargai Sebelum Memiliki Negara Sendiri"
Berita Terbaru
- Al-Qaeda Jazirah Arab Serukan Kaum Muslim Bergabung Dalam Jihad
- Seorang Tentara India Tewas, Dua Terluka Dalam Serangan Sopore, Kashmir
- Diskriminasi Agama, Agen Swedia Diseret Ke Pengadilan
- AS Akui Senang Dengan Perubahan Sikap India Terhadap Pakistan
- Perang Tablet PC Kian Memanas
- Mujahidin Afghanistan Siap Hadapi Pertempuran Besar
- Solusi Ba’asyir Agar Presiden Tidak Di’kerbau’kan Pendemo
- Karzai Minta NATO Akhiri Serangannya?
- 30 Persen Utang Indonesia Berupa Pinjaman Mengikat
- Lagi, Dua Tentara Kafir dan Seorang Penerjemah Tewas di Afghanistan
Berita Terkait
- AS Akui Senang Dengan Perubahan Sikap India Terhadap Pakistan
- Mujahidin Afghanistan Siap Hadapi Pertempuran Besar
- Karzai Minta NATO Akhiri Serangannya?
- Lagi, Dua Tentara Kafir dan Seorang Penerjemah Tewas di Afghanistan
- NATO Menyeru Mujahidin Imarah Islam Afghanistan Untuk Menyerah?
- Keputusan Hukum Aafia Siddiqui Memicu Lebih Banyak Aksi Anti-AS
- Demi Keamanan, NATO Mesti Lebarkan Sayap Intervensinya Di Dunia Internasional
- McChrystal: Operasi Afganistan Mendatang Akan Integrasikan operasi Militer Dan Upaya-upaya Sipil
- Desak Terus Rekonsiliasi Damai, AS Berdalih Sangkal Kontak Isu Yang Digembar-gemborkannya Sendiri
- Imarah Islam Afghanistan Gunakan Bom Modern Anti-deteksi