Serangan Bom Tewaskan Pemimpin Anti-Taliban
Oleh M. Fachry pada Ahad 29 November 2009, 10:16 AM
Alhamdulillah. Ini berita gembira bagi kaum Muslimin di hari raya I'edul Adha 1430 H. Seorang pemimpin anti Taliban, yang merupakan sekutu pemerintahan murtad Pakistan dalam memerangi mujahidin Taliban dikabarkan menemui ajalnya terkena bom yang ditanam di pinggir jalan. Shahpoor Khan, pemimpin suku tersebut kabarnya baru saja menggantikan pemimpin anti Taliban sebelumnya, Malik Rehmatullah, yang juga terbunuh dalam sebuah serangan aksi syahid tahun lalu di Bajaur. Ini menjadi sebuah peringatan, bagi musuh-musuh jihad dan mujahidin bahwa mereka tidak akan dibiarkan begitu saja memerangi Islam dan kaum Muslimin.
Sebuah bom yang ditanam di pinggir jalan, Jumat (27/11), menewaskan seorang pemimpin anti-Taliban, Shahpoor Khan, yang merupakan sekutu Pemerintahan murtad Pakistan dalam memerangi mujahidin Taliban di Distrik Bajaur, perbatasan Pakistan-Afhganistan.
Pejabat-pejabat sekuler Pakistan menjelaskan, bom yang menewaskan Khan itu dipasang di wilayah kota Badan, yang dianggap merupakan wilayah paling berbahaya di dunia dan menjadi markas bagi Al Qaeda. Selain Khan, bom itu juga melukai tiga orang lainnya.
"Pemimpin suku itu tewas di tempat kejadian dan rekan-rekannya mengalami luka serius akibat ledakan itu," kata kepala pemerintahan setempat, Jamil Khan, sambil menjelaskan bahwa Khan tewas sepulang dari shalat Idul Adha.
Shahpoor Khan diangkat menjadi salah seorang pemimpin suku menggantikan Malik Rehmatullah, yang terbunuh dalam sebuah serangan syahid, tahun lalu di Bajaur.
Pada hari yang sama, militer Pakistan mengatakan, sebuah operasi baru di Khyber yang dilakukan tentara dengan didukung helikopter tempur berhasil menewaskan 15 gerilyawan.
Khyber berada di jalur suplai utama NATO menuju Afganistan dan berada di luar kota Peshawar. "Pasukan keamanan telah mengambil alih kontrol di kota-kota Mamary, Shaheeda Killi, dan Meri Khel di wilayah itu," demikian pernyataan militer Pakistan.
Meski masih ada perlawanan di Waziristan Selatan, banyak pejabat dan analis meyakini, sebagian besar dari 10.000 gerilyawan Taliban di distrik itu telah melarikan diri ke wilayah tetangganya, Orakzai dan Waziristan Utara, sehingga memperluas medan pertempuran.
Tapi tentu saja berita atau klaim-klaim dari pemerintahan Pakistan itu tidak seluruhnya benar. Mujahidin sendiri memiliki jalur informasi dan berita yang berbeda dengan berita pada umumnya dan seringnya berita kemenangan mujahidin di Pakistan luput dari pemberitaan media.
(M.fachry/AFP/OKI/Arrahmah)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Lebih mulia sapi yg tersembelih kemaren
allahu akbar! good news!
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Pengalamanku Bertemu Syekh Usamah bin Ladin
- "Muslim Tak Akan Dihargai Sebelum Memiliki Negara Sendiri"
- Pesan Hari Raya Idul Adha Dari Mujahidin Taliban
- Microsoft Bayar Berita, Murdoch Blok Google
- Judicial Review Agenda Liberalisme Agama
- Masood: Pakistan Yakin Taliban Akan Dan Harus Kalah
- Intelejen Inggris Siksa Muslim Pakistan
- Pentagon Siapkan 34.000 Pasukan Untuk Afghanistan
- Kenaikan Tarif Listrik Masuk Skenario Depkeu
- Obama Ucapkan Selamat Menyambut Hari Idul Adha
Berita Terbaru
- Obama & Medvedev Sepakat Tandatangani Transaksi Nuklir Segera
- Tujuh Kapal Perang Amankan Kunjungan Obama
- Pemerintah Provinsi Kandahar Minta Pasukan Ditambah Demi ‘Keamanan’
- Polres Pastikan Mamuju Steril dari Aksi, Persembunyian Teroris
- Putri Munawaroh Akan Diadili
- Penjahat Cyber ‘Bonceng’ Info Windows Update Palsu
- Tentara Israel Brutal Terhadap Warga Palestina Yang Melakukan Protes Pendudukan Negara Zionis
- Mesir Tolak Laporan HAM AS
- Afghanistan Dan Pakistan Siap Melawan Terorisme Bersama-sama
- Obama Adakan Pertemuan Perang Afghanistan
Berita Terkait
- Afghanistan Dan Pakistan Siap Melawan Terorisme Bersama-sama
- Ledakan Berangkai Mencabik Kota Lahore
- Putin: ‘Kelompok-Kelompok Teror’ Di Pakistan Dan Afghanistan Mengkhawatir Dunia
- Serangan Mematikan Misil AS Kembali Memakan Korban Jiwa Dari Kalangan Sipil
- Pemerintah AS Tidak Mengenal Anggota Al Qaeda yang Ditangkap di Pakistan
- Pejabat Pakistan : Yang Tertangkap di Pakistan Bukan Gadahn
- Predator AS Kembali Memakan Korban Sipil Pakistan, Lima Tewas
- Ledakan Bom Bunuh 15 dan Hancurkan Kantor Intelijen di Lahore
- Holbrook Ragukan Komitmen Pakistan
- AS Akan Pasok 1000 Peti Bom Ke Pakistan
Mahakim on 29/11/09 12:24 PM said:
allahu akbar..long live mujahideen