Judicial Review Agenda Liberalisme Agama
Oleh Althaf pada Kamis 26 November 2009, 08:09 AM
JAKARTA (Arrahmah.com) - Ketua MUI Ma’ruf Amin menilai, UU No 1 tahun 1965 tentang penyalahgunaan dan penodaan agama merupakan bentuk perlindungan terhadap kemurnian agama. Hal itu justru harus diperkuat, bukan dihapuskan.
“UU No 1 tahun 1965 tersebut harus diperkuat, bukan malah dihilangkan. Sebab, untuk melindungi kemurnian agama,” ujar Maruf Amin kepada http://www.hidayatullah.com, Rabu siang (25/11).
Pernyataan Kiai Ma’ruf tersebut disampaikan terkait upaya yang dilakukan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) beserta sejumlah tokoh yang meminta Mahkamah Konstitusi (MK) untuk melakukan judicial review terhadap UU No 1 tahun 1965 tersebut.
Dia menjelaskan, jika UU No 1 tahun 1965 tersebut dihapus, maka eksesnya sangat besar. Penyimpangan agama akan tumbuh subur dan tidak bisa dihentikan. Begitu juga dengan aliran sesat akan bebas berkembang di masyarakat. Oleh karena itu, dia berharap agar MK menolak tuntutan tersebut. Jika tidak maka gelombang protes dari masyarakat akan timbul.
“MK harus menolak tuntutan tersebut, jika tidak gelombang protes dari masyarakat akan terjadi,” tegasnya.
Lebih jauh, UU tersebut sebenarnya tidak saja menjaga kemurnian agama Islam, melainkan seluruh agama yang diakui di Indonesia. Sebab, penyimpangan dan penodaan agama berpotensi terjadi di seluruh agama.
Tuntutan yang diajukan mereka merupakan liberalisasi agama. Mereka menginginkan kebebasan tanpa batas. Dengan demikian, orang boleh membuat ajaran baru yang mengaku Islam, padahal bukan Islam.
Seperti diketahui, di samping Gus Dur, yang turut menuntut agar dilakukannya judicial review UU tersebut adalah Dr. Musdah Mulia, Prof. Dawam Raharjo, KH. Maman Imanul Haq, dan beberapa aktivis liberal di Indonesia. (hdytlh/arrahmah.com)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
mbela Islam lewat kesepakatan manusia yg lahirkan undang2 syirik adlh kesyirikan; tp dilakukan dg jihad & tumpah darah, oleh mukmin dg ijin dan kekuatan Allaah; Mrk yg bolehkan buat ajaran baru dg atas namakan Islam smg terlepas kepala2 kalian
gusdur memang sibuta dari gua batu atau iblis. mau seenaknya ni orang.
GUSTUR bukan hanya buta mata,tapi buta HATI juga!!! Layak di penggal!!!
GUSDUR klw mau bebas tanpa batas mending jadi binatang aja dichh….
Biarin aja dihapus,brarti gak ada hukum thogut..tinggal bles2 pd para peleceh 2
nih blog2 lebih aneh lagi, ane liat ngaco bgt nih org
http://trulyislam.blogspot.com/
http://www.youtube.com/watch?v=POkHs4Xwo5M&feature=related
http://trulyislam.blogspot.com/2009/01/islam-adalah-arabisasi-dunia.html
keturunan nabi adam > waaahh,,,,tu blog bener2 ngaco siapa sih yg bikin tuh, klo ktemu orang na pengen ane tebas aje tuh leher na
JIL MURTADIN…............!!!!!!!!! KALIAN INTIP2 NERAKA JAHANNAM…....................!!!!!!!!
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Masood: Pakistan Yakin Taliban Akan Dan Harus Kalah
- Intelejen Inggris Siksa Muslim Pakistan
- Pentagon Siapkan 34.000 Pasukan Untuk Afghanistan
- Kenaikan Tarif Listrik Masuk Skenario Depkeu
- Obama Ucapkan Selamat Menyambut Hari Idul Adha
- Pakistan Luncurkan Serangan Ofensif Khyber
- Jumlah Korban Tewas Pembantaian Politik Filipina Bertambah
- God Father Spam Dijatuhi Hukuman
- Kendaraan NATO Dibakar di Jafarabad
- Blackwater Lancarkan 'Perang' Rahasia Di Pakistan
Berita Terbaru
- Al-Qaeda Jazirah Arab Serukan Kaum Muslim Bergabung Dalam Jihad
- Seorang Tentara India Tewas, Dua Terluka Dalam Serangan Sopore, Kashmir
- Diskriminasi Agama, Agen Swedia Diseret Ke Pengadilan
- AS Akui Senang Dengan Perubahan Sikap India Terhadap Pakistan
- Perang Tablet PC Kian Memanas
- Mujahidin Afghanistan Siap Hadapi Pertempuran Besar
- Solusi Ba’asyir Agar Presiden Tidak Di’kerbau’kan Pendemo
- Karzai Minta NATO Akhiri Serangannya?
- 30 Persen Utang Indonesia Berupa Pinjaman Mengikat
- Lagi, Dua Tentara Kafir dan Seorang Penerjemah Tewas di Afghanistan
Berita Terkait
- LPPOM MUI: Masih Sedikit RPH Bersertifikasi Halal
- Muzadi: Gus Dur Mampu Menjadikan Islam “Rahmatan lil Alamin”
- MUI dan KPID Sumsel Menyoal “Take Him Out Indonesia”
- FPI Akan Demo Besar-Besaran, MUI Bukan Eksekutor Film Porno
- MK Janji Independen Soal Uji Materi UU Penodaan Agama
- Menag: Ada yang Menginginkan Kebebasan Agama Tanpa Batas
- MUI Jatim Dukung Pengharaman Foto Pranikah
- Sebut Gus Dur ‘Bapak Pluralisme’, SBY Lecehkan Gus Dur?
- MUI Situbondo Larang Berhubungan Dengan Facebook PKI
- MUI Madura: Dakwah Kiyai ‘Anti Pancasila’ Tidak Menyimpang
. on 26/11/09 12:43 PM said:
Emang orang2 liberal kyk gt, lebih baik dipenggal aja kepalanya, otak kagak ada isinya, dan menjual agama demi harta, ngaku muslim lagi, dasar munafiq, laknat Allah atasmu….