God Father Spam Dijatuhi Hukuman
Oleh Althaf pada Rabu 25 November 2009, 09:43 AM
JAKARTA (Arrahmah.com) - Seorang warga Hongkong dan tiga orang lain termasuk yang mengklaim diri sebagai God Father of Spam dipenjarakan di AS karena membuat email yang mengarah pada skema penipuan saham.
Departeman kehakiman AS mengatakan hukuman penjara 32 hingga 51 bulan diputuskan oleh hakim distrik Marianne Battani di pengadilan federal Detroit, pihak departeman mengatakan dalam sebuah pernyataan.
How Wai Jonh Hui (51) seorang warga Hongkong dan Kanada dihukum 51 bulan penjara atas penipuan berantai, pencucian uang dan konspirasi penipuan, penipuan email hingga melakukan aksi Spam. Ia sebelumnya adalah seorang Chief Executive di China World Trade.
Alan Rasky (64) dan Scott Bradley (48) dari West Bloomfield, Michigan dihukum 51 dan 40 bulan penjara. John Brown (45) asal Fresno, California dikenai kurungan 32 bulan. Ketiganya didakwa dengan tuduhan yang hampir serupa.
Agen khusus FBI Andrew Arena mengatakan Ralsky yang memproklamirkan diri sebagai "Godfather of Spam" membanjiri kotak email dengan spam yang tidak diinginkan dan mencoba menggunakan botnet untuk membajak komputer yang akan membantu mereka dalam skema penipuan.
Botnet adalah jaringan komputer yang terinfeksi oleh software berbahaya.
Menurut dokumen pengadilan, komplotan ini menggunakan email spam untuk memanipulasi saham yang diperdagangkan sangat tipis antara Januari 2004 dan September 2005.
Mereka mendapatkan keuntungan dalam trading setelah harga saham mereka meningkat karena penerima email spam membelinya. (inlh/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Kendaraan NATO Dibakar di Jafarabad
- Blackwater Lancarkan 'Perang' Rahasia Di Pakistan
- Muhammadiyah: Bangsa Indonesia Masih Terpuruk
- Syekh Aweys: "Kami Minta Maaf Atas Pertempuran di Somalia Selatan"
- India Ingin Lebih 'Mesra' Dengan AS
- Obama Desak Diadakannya Rapat Nasional Mengenai Perang Afghanistan
- Bayi Penderita Gizi Buruk di Kediri Kritis
- Dokumen Konferensi Iklim Dicuri Hacker
- Warga AS Jadi Sasaran Penembakan di Aceh
- Konvoi Calon Gubernur Maguindanao Diserang, 21 Tewas
Berita Terbaru
- Dua Penduduk Palestina Terluka Akibat Bombardir Israel di Jalur Gaza
- SBY Diminta Amalkan Surat Al Mumtahanah:9
- NATO Berencana Gelar Operasi Besar di Utara Afghanistan
- Serangan Bom Ranjau di Afghanistan Semakin Mematikan
- Tentara Kafir AS Tewas dalam Operasi di Irak
- Israel Berencana Memperluas Pencaplokan Wilayah
- Grup ‘Teroris’ Tumbuh 20% di Jejaring Sosial?
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
Berita Terkait
- Internet Heboh Bocoran Catatan Pejabat China
- Dituduh Serang Google, Sekolah China Tersinggung
- Bos Google Curhat Soal Sengketa dengan China
- Laptop Murah dari China Mulai Banjiri RI
- Inggris: Memory Stick China Mengandung ‘Bisa’
- 10 Negara Produsen Trojan Terganas
- Tiruan Google Muncul di China
- Kazakhstan Blokir 14 Situs Internet
- Cracker China Serbu Perusahaan Minyak AS
- Indonesia Siap Hadapi ACFTA