Militer Pakistan Serang Mujahidin Di Barat Laut
Oleh Althaf pada Selasa 24 November 2009, 07:46 AM
PARACHINAR (Arrahmah.com) - Militer Pakistan kembali melancarkan aksinya melawan mujahidin untuk menguasai sebuah distrik di barat laut pada Senin (23/11). Media mengklaim 18 mujahid tewas dalam serangan militer yang dilakukan dalam rangka mengikuti permintaan AS.
Pertempuran ini adalah pertempuran hari kedua di distrik Hangu Shahukhel di dekat perbatasan Afghanistan.
Seperti bagian lain dari zona perbatasan, Hangu disinyalir merupakan tempat perlindungan al-Qaidah dan Taliban yang melancarkan serangan di Pakistan, dan juga di Afghanistan.
Pakistan berada di bawah tekanan AS untuk menindak mujahidin dan beberapa waktu lalu, memperoleh pujian dari negeri Paman Sam atas operasi militer besar-besaran yang sedang berlangsung di daerah perbatasan Waziristan Selatan.
Tetapi para kritikus mengatakan tentara pun harus berbuat lebih banyak terhadap kelompok-kelompok 'militan' yang menggunakan wilayah barat laut sebagai tempat yang aman untuk menyerang pasukan Barat di Afghanistan.
Hangu terletak sekitar 93 mil (150 kilometer) sebelah utara Waziristan Selatan.
Di Shahukhel, pasukan boneka pemerintah yang didukung oleh artileri dan helikopter itu menewaskan 18 mujahid, kata para pejabat intelijen yang tidak ingin diketahui identitasnya.
Kepala polisi Farid Khan mengatakan pasukan keamanan, termasuk polisi, telah berhasil merebut banyak wilayah tersebut sejak hari Minggu.
Menurut militer, tidak ada satu kerugian pun yang menimpa mereka.
Pada Minggu (22/11), militer pun telah menewaskan 12 mujahid di wilayah yang sama, kata para pejabat.
Di utara, sebuah mortar menghantam sebuah pangkalan militer Pakistan di daerah perbatasan Khyber Landi Kotal. Menurut pejabat pemerintah Fazal Mahmoud, mortar itu meleset dan mengenai sebuah bis, menewaskan enam warga sipil dan melukai 16 lainnya.
Islamabad melarang wartawan memasuki dan meliput daerah perbatasan, sehingga tidak ada sedikitpun kemungkinan untuk memverifikasi klaim militer, terutama mengenai jumlah korban yang selalu lebih banyak dari kalangan mujahidin. (althaf/afp/ansr/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Mujahed akan meraih 1 dari 2 kebaikan,syahid atau menang
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Bayi Penderita Gizi Buruk di Kediri Kritis
- Dokumen Konferensi Iklim Dicuri Hacker
- Warga AS Jadi Sasaran Penembakan di Aceh
- Konvoi Calon Gubernur Maguindanao Diserang, 21 Tewas
- Al Shabab Rebut Kota Selatan Somalia
- Loya Jirga, Ajang Karzai 'Melunakkan' Kelompok-Kelompok Islam
- Laura Pistorious, Dari Pub Cocktail Ke Islam
- Lagi, Kapal Tenggelam di Riau, 29 Tewas, 17 Hilang
- Seluruh Jamaah Indonesia Sudah Tiba di Mekah
- PB Pemuda Al-Irsyad Tolak Pengapusan UU Anti Penodaan Agama
Berita Terbaru
- Tentara Kafir AS Tewas dalam Operasi di Irak
- Israel Berencana Memperluas Pencaplokan Wilayah
- Grup ‘Teroris’ Tumbuh 20% di Jejaring Sosial?
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Perusahaan Australia Siap Investasi Rp 9 Triliun
- F-16 Disiagakan Selama Kunjungan Obama
- Pakistan Tetapkan Lima Mujahid Asal Amerika Dengan Tuduhan Terorisme
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
Berita Terkait
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Pakistan Tetapkan Lima Mujahid Asal Amerika Dengan Tuduhan Terorisme
- Zardari Fokuskan Kerjanya Dalam Strategi Menumpas ‘Teror’
- Lagi, Serangan Rudal AS Di Waziristan Utara, 20 Tewas
- Pakistan Bombardir “Posisi Taliban”?
- Afghanistan Dan Pakistan Siap Melawan Terorisme Bersama-sama
- Ledakan Berangkai Mencabik Kota Lahore
- Putin: ‘Kelompok-Kelompok Teror’ Di Pakistan Dan Afghanistan Mengkhawatir Dunia
- Serangan Mematikan Misil AS Kembali Memakan Korban Jiwa Dari Kalangan Sipil
- Pemerintah AS Tidak Mengenal Anggota Al Qaeda yang Ditangkap di Pakistan
. on 24/11/09 08:34 AM said:
Kemenangan tidak mesti meraih kekuasaan. Mati syahidpun adalah kemenangan bagi mujahid. Sedangkan thogut segala hal baginya adalah kekalahan hatta mereka berkuasa itu istidraj dari Allah.