Warga AS Jadi Sasaran Penembakan di Aceh
Oleh Althaf pada Selasa 24 November 2009, 07:46 AM
ACEH (Arrahmah.com) - Aksi teror yang ditujukan kepada warga negara asing (WNA) di Provinsi Aceh kembali terjadi, kali ini menimpa dua warga Amerika Serikat, Michelee Ahmed dan Sarah Willis, setelah orang tak dikenal menembak tempat tinggal mereka pada Senin (23/11) pagi.
Berdasarkan informasi, orang tidak dikenal melakukan penembakan di tempat tinggal WNA tersebut yang berlokasi di perumahan dosen sektor timur, Darussalam, Banda Aceh pada pukul 05.45 WIB.
Pada saat itu, kedua WNA yang bertugas sebagai dosen bahasa Inggeris di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Lembaga Pusat Bahasa Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh, baru bangun tidur, dan tiba-tiba mendengar suara tembakan beberapa kali. "Saat mendengar tembakan, kami langsung tiarap," kata Michele saat diminta keterangan oleh pihak kepolisian.
Para tetangga juga mendengar suara tembakan beberapa kali, dan pada saat hari sudah mulai terang, mereka datang ke tempat tinggal warga asing itu.
Pihak kepolisian saat ini sedang melakukan olah di tempat kejadian perkara (TKP). Dari TKP terlihat sasaran tembak ke arah jendela sebanyak dua kali, sehingga mengenai kusen. Polisi juga menemukan proyektil peluru sebanyak dua butir.
Penembakan dan teror terhadap WNA selama bulan November 2009 sudah tiga kali terjadi, setelah sebelumnya Kepala Perwakilan Palang Merah Jerman, Ernhard Baeur (50), mengalami luka di bagian lengan dan perut setelah ditembak orang tak dikenal di lintasan Jalan Soekarno-Hatta, Lampeunerut, Aceh Besar, pada 5 November.
Kemudian penembakan terhadap Guest House Uni Eropa, di kawasan Garut Keutapang, kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, pada 16 November. (viva/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
alhamdulilah semoga semakin banyak dilakukan hal-hal seperti ini karena dari kecekatan serta reaksi yang mereka lakukan jelas mereka bukan orang sipil. jadi sudah selayaknya bumi serambi mekkah dibersihkan dari antek-2 blackwater….
lanjutkan ...
terus lakukan semoga tidak ada agen asing berkedok relawan/organisasi sosial di NAD.
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Bayi Penderita Gizi Buruk di Kediri Kritis
- Dokumen Konferensi Iklim Dicuri Hacker
- Konvoi Calon Gubernur Maguindanao Diserang, 21 Tewas
- Al Shabab Rebut Kota Selatan Somalia
- Loya Jirga, Ajang Karzai 'Melunakkan' Kelompok-Kelompok Islam
- Laura Pistorious, Dari Pub Cocktail Ke Islam
- Lagi, Kapal Tenggelam di Riau, 29 Tewas, 17 Hilang
- Seluruh Jamaah Indonesia Sudah Tiba di Mekah
- PB Pemuda Al-Irsyad Tolak Pengapusan UU Anti Penodaan Agama
- Kayani: 550 Tentara Pakistan Gugur Di Swat
Berita Terbaru
- Al-Qaeda Jazirah Arab Serukan Kaum Muslim Bergabung Dalam Jihad
- Seorang Tentara India Tewas, Dua Terluka Dalam Serangan Sopore, Kashmir
- Diskriminasi Agama, Agen Swedia Diseret Ke Pengadilan
- AS Akui Senang Dengan Perubahan Sikap India Terhadap Pakistan
- Perang Tablet PC Kian Memanas
- Mujahidin Afghanistan Siap Hadapi Pertempuran Besar
- Solusi Ba’asyir Agar Presiden Tidak Di’kerbau’kan Pendemo
- Karzai Minta NATO Akhiri Serangannya?
- 30 Persen Utang Indonesia Berupa Pinjaman Mengikat
- Lagi, Dua Tentara Kafir dan Seorang Penerjemah Tewas di Afghanistan
Berita Terkait
- AS Akui Senang Dengan Perubahan Sikap India Terhadap Pakistan
- Keputusan Hukum Aafia Siddiqui Memicu Lebih Banyak Aksi Anti-AS
- Demi Keamanan, NATO Mesti Lebarkan Sayap Intervensinya Di Dunia Internasional
- McChrystal: Operasi Afganistan Mendatang Akan Integrasikan operasi Militer Dan Upaya-upaya Sipil
- Desak Terus Rekonsiliasi Damai, AS Berdalih Sangkal Kontak Isu Yang Digembar-gemborkannya Sendiri
- Imarah Islam Afghanistan Gunakan Bom Modern Anti-deteksi
- Pentagon Siapkan Strategi Untuk Musuh Baru Pasca 11 September
- “Menangkan Perang Ini,” Ujar Obama Di Basis CIA
- AS-Rusia Kurangi Hulu Ledak Nuklir Hingga 1.000 Unit
- Konflik India-Pakistan, Dilema AS
. on 24/11/09 05:23 PM said:
yang jelas peredaran senjata di aceh sangat banyak!