Konvoi Calon Gubernur Maguindanao Diserang, 21 Tewas
Oleh Althaf pada Selasa 24 November 2009, 07:46 AM
MANILA (Arrahmah.com) - Sebuah konvoi yang membawa wartawan, keluarga dan pendukung calon gubernur provinsi Maguindanao diserang pada Senin (23/11) di Filipina selatan. Menurut laporan, sedikitnya 21 orang tewas.
Sejauh ini belum ada klaim pertanggungjawaban atas insideh yang terjadi di wilayah dimana jumlah muslim yang mendominasi selalu didera oleh ketegangan politik antara klan saingannya.
Iring-iringan mobil yang membawa sekitar 40 orang itu dibajak di provinsi Maguindanao, sekitar 560 mil (900 kilometer) sebelah selatan Manila, dan tentara kemudian menemukan mayat yang telah dipenuhi lubang peluru dari 13 perempuan dan delapan laki-laki, kata komandan militer regional Mayor Jenderal Alfredo Cayton.
Tidak jelas apakah ada orang yang selamat dari penyerangan.
National Union of Journalists dari Filipina mengatakan ada sedikitnya 10 wartawan lokal yang ikut dalam konvoi tersebut. Namun, sejauh ini, NUJ tidak bisa menjangkau keberadaan mereka, dan menyimpulkan bahwa anggota mereka terbunuh.
Politisi Filipina Ismael Mangudadatu, yang tidak ikut dalam iring-iringan kendaraan itu, berkata beberapa waktu sebelum penyerangan, istrinya menghubungi Mangudadatu dengan ponsel.
"Istri saya mengatakan ... mereka dihentikan oleh 100 orang yang bersenjata dan berseragam," kata Ismael Mangudadatu. Ia mengatakan, istri dan sanak keluarga kemungkinan besar merupakan bagian dari korban yang tewas.
Kerabat korban penyerangan menyalahkan lawan-lawan politiknya dalam pemilihan nasional yang dijadwalkan pada bulan Mei 2010.
Pemilu Filipina selama ini selalu dihiasi dengan kekerasan. Apalagi di selatan terdapat kehadiran kelompok-kelompok bersenjata, termasuk Abu Sayyaf yang berjuang untuk mendirikan pemerintahan Islam di tengah-tengah negara yangd didominasi oleh Katolik Roma. Selain itu, terdapat pula panglima militer yang terjun ke dunia politik yang tentu saja bisa memerintah pasukan yang ada di bawahnya sesuai dengan kepentingannya sendiri.
Maguindanao merupakan bagian dari Daerah Otonomi di Mindanao, yang diklaim sebagai bagian dari perjanjian perdamaian tahun 1996 dengan kelompok 'pemberontak' Muslim. (althaf/afp/ansr/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Al Shabab Rebut Kota Selatan Somalia
- Loya Jirga, Ajang Karzai 'Melunakkan' Kelompok-Kelompok Islam
- Laura Pistorious, Dari Pub Cocktail Ke Islam
- Lagi, Kapal Tenggelam di Riau, 29 Tewas, 17 Hilang
- Seluruh Jamaah Indonesia Sudah Tiba di Mekah
- PB Pemuda Al-Irsyad Tolak Pengapusan UU Anti Penodaan Agama
- Kayani: 550 Tentara Pakistan Gugur Di Swat
- Urusan Hacker, Indonesia Juaranya
- Aljazair Bebaskan Dua Mantan Tahanan Guantanamo
- AS Kembangkan Milisi Anti-Taliban Di Afghanistan
Berita Terbaru
- Israel Berencana Memperluas Pencaplokan Wilayah
- Grup ‘Teroris’ Tumbuh 20% di Jejaring Sosial?
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Perusahaan Australia Siap Investasi Rp 9 Triliun
- F-16 Disiagakan Selama Kunjungan Obama
- Pakistan Tetapkan Lima Mujahid Asal Amerika Dengan Tuduhan Terorisme
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Lagi, Tujuh Tentara Rusia Tewas dan Terluka di Chechnya
Berita Terkait
- Serangan ke Penjara Basilan : Belasan Mujahidin Abu Sayyaf Masih Aman
- Tentara Kafir Filipina Tawarkan Dua Juta Peso Tuk Tangkap Komandan MILF
- Jumlah Korban Tewas Pembantaian Politik Filipina Bertambah
- Clinton Dukung Filipina Melawan ‘Terorisme’
- Pasukan AS Akan Banjiri Filipina
- Dua Tentara Salibis AS Tewas Dalam Ledakan Di Jolo Filipina
- Tentara Filipina, Dibantu AS, Serang Sebuah Mesjid Di Jolo
- Termakan Strategi Sendiri, Delapan Tentara Boneka Filipina Tewas
- Muslim Filipina Diekstradisi Ke AS Atas Tuduhan Penculikan
- Tentara Filipina Klaim Bunuh 10 Mujahid Abu Sayyaf