Loya Jirga, Ajang Karzai ‘Melunakkan’ Kelompok-Kelompok Islam
Oleh Althaf pada Senin 23 November 2009, 09:18 AM
KABUL (Arrahmah.com) - Presiden Afganistan incumbent Hamid Karzai mengundang berbagai kelompok Islam untuk menghadiri sebuah acara bernama 'Loya Jirga', pertemuan dewan, dengan tujuan untuk melakukan rekonsiliasi damai dengan Taliban, kata juru bicara pemerintah pada hari Minggu (22/11).
Rencana itu memperlihatkan usaha Karzai untuk 'merangkul' dengan kelompok-kelompok 'militan' pada masa kepemimpinan keduanya, menuruti pesanan Washington dalam agenda war on terror.
Konstitusi Afghanistan menjadikan bahwa Loya Jirga - majelis tinggi Pashtu - merupakan 'manifestasi tertinggi dari kehendak rakyat Afghanistan'.
Karzai mengumumkan rencana untuk menyelenggarakan sebuah Loya Jirga dalam pidato pelantikannya minggu lalu, namun tidak memberikan keterangan yang cukup rinci mengenai rencananya itu.
Di bawah konstitusi Afghanistan, Loya Jirga merupakan sebuah majelis yang terdiri dari anggota parlemen, kepala distrik, dan dewan provinsi dan memiliki hak untuk mengamandemen konstitusi, memberhentikan presiden dan "memutuskan isu-isu yang berkaitan dengan kemerdekaan, kedaulatan nasional, integritas teritorial serta kepentingan nasional tertinggi".
Pertemuan langka yang diwarnai para tokoh massa ini telah memainkan peran penting selama sejarah Afghanistan.
Dua kali telah diselenggarakan sejak jatuhnya Taliban pada tahun 2001.Pertemuan pertama untuk menentukan Karzai sebagai pemimpin sementara Afghanistan dan yang kedua untuk mengadopsi konstitusi. Pertemuan ketiga, yang dihadiri oleh kepala-kepala suku dari kedua sisi perbatasan Afghanistan-Pakistan, diadakan di Kabul pada tahun 2007 untuk mempererat hubungan antara kedua negara.
Hamid Elmi, juru bicara Karzai, mengatakan bahwa pertemuan itu hanya meripakan pertemuan tradisional yang mampu menyatukan berbagai macam pandangan.
"Loya Jirga bermakna bagaimana untuk menciptakan perdamaian dan bagaimana untuk mengundang Taliban dan berbagai macam kelompok oposisi lainnya di Afghanistan," katanya. "Mereka tidak datang untuk berbicara tentang kabinet dan pemerintahan. Mereka datang untuk membawa keamanan dan kedamaian." (althaf/rtrs/dawn/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
karzai koar2 seolah pahlawan prdamaian&prsatuan;, pdhl mrk hakikatnya perampok daulah Islam yg sah, penikam dr belakang, kerjasama dg kafir amerika perangi daulah Islam yg sah, yg tdk kafir, yg tdk syirik; ini cara setan tipu umat yg lengah & lemah
dlm Islam, amir hanya bs diberontak jk amir lakukan maksiat yg kafirkan & murtadkan ybs, yg syirik; apakah karzai lihat maksiat spt itu pd Mullah Omar? jk tdk, mk wajib dia tunduk pd Mullah. jk tdk mau, spt prkataan Rasul SAW amir ke-2 dipenggal!
q929 tidak usah dipusingkan si bodoh itu. Toh di itu kan walikota Kabul.
ha..ha..ha munafiquun mulai kelabakan nich….mujahideen dpt ke muliayaan yg nyata,teruskan perjuanganmu saudaraku kami hanya bisa mendo’akan dari jauh….insya allah allah akan memudahkan bagi mujahideen…allahu akbar..allhu akbar…
semoga allah selalu melindungi mujahideen2 di manapun berada n kemuliyaan yg yg nereka dpt…..
wah.. mau 1001 cara pun.. tak akan pernah memberhentikan jihad taliban. maju terus taliban..! tegakkan lagi daulah yang dirampas mustafa kemal.
“loya jirga"taliban moga2 datang tp bkn u sepakat tp u bisa mendekati karzai u @?/?%~ buuumm
Loya Jirga dibuat sebagai tanda kekuasaan Kharzai telah lemah. Semoga Para mujahidin tetap sabar dalam langkahnya tidak terpedaya oleh bujukan Kharzai.
komentar2 di situs ini mentyeramkan…
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Laura Pistorious, Dari Pub Cocktail Ke Islam
- Lagi, Kapal Tenggelam di Riau, 29 Tewas, 17 Hilang
- Seluruh Jamaah Indonesia Sudah Tiba di Mekah
- PB Pemuda Al-Irsyad Tolak Pengapusan UU Anti Penodaan Agama
- Kayani: 550 Tentara Pakistan Gugur Di Swat
- Urusan Hacker, Indonesia Juaranya
- Aljazair Bebaskan Dua Mantan Tahanan Guantanamo
- AS Kembangkan Milisi Anti-Taliban Di Afghanistan
- Video Wawancara Eksklusif dengan Pimpinan Mujahidin Taliban Pakistan Dirilis
- Miliband: NATO Keluar, Pemerintah Afghan Gagal
Berita Terbaru
- Wawancara Dengan Komandan Imarah Islam Afghanistan, Tasal dan Mullah Haji Mohammad di Marjah
- Jaksa AS: Usamah bin Laden Tidak Akan Hadir Di Pengadilan AS Dalam Keadaan Hidup
- Zardari Fokuskan Kerjanya Dalam Strategi Menumpas ‘Teror’
- Lagi, Serangan Rudal AS Di Waziristan Utara, 20 Tewas
- Tentara AS Akhiri Hidup Dalam Kecelekaan Mobil Di Irak
- Pemerintah Afghan Akan Kirim Polisi Tambahan Ke Kandahar
- Obama Persingkat Kunjungannya Ke Indonesia
- Pentagon Latih Karyawan Jadi ‘Hacker’
- Koalisi dengan PDS, PKS Dicemooh
- Bentrokan Yerusalem Berkelanjutan, Pejabat AS Batal Ke Israel
Berita Terkait
- Pemerintah Afghan Akan Kirim Polisi Tambahan Ke Kandahar
- Serangan Roket Tewaskan Seorang Tentara di Basis NATO
- Insiden Kandahar Peringatan Bagi NATO
- Pemerintah Provinsi Kandahar Minta Pasukan Ditambah Demi ‘Keamanan’
- Afghanistan Dan Pakistan Siap Melawan Terorisme Bersama-sama
- Obama Adakan Pertemuan Perang Afghanistan
- Lagi, Tentara AS Akhiri Hidup Di Afghanistan
- Putin: ‘Kelompok-Kelompok Teror’ Di Pakistan Dan Afghanistan Mengkhawatir Dunia
- Mujahidin Afghan Akui Ledakkan Pangkalan NATO Di Khost
- Gates Tonton Pelatihan Militer Afghanistan
. on 23/11/09 02:09 PM said:
karzai tdk sadari (ato tdk peduli?) kehadiran pemerintahannya stlh daulah Taliban yg tlh tegakkan dien Islam adlh batil; bhw posisinya spt amir ke-2 stlh amir pertama, dlm Islam, sesuai kata Rasul SAW, dia dihukumi hrs mundur atau dipenggal kepalanya