Aljazair Bebaskan Dua Mantan Tahanan Guantanamo

Oleh Althaf pada Senin 23 November 2009, 07:07 AM

Print Recommend (0) Comment (0)

ALGIERS (Arrahmah.com) - Dua orang yang telah ditahan selama tujuh tahun dalam penjara militer AS di Teluk Guantanamo karena dicurigai terkait dengan kelompok 'ekstremis' Aljazair, akhirnya dibebaskan oleh pengadilan pada hari Minggu (22/11), media pemerintah melaporkan.

Selama sidang, kedua pria itu mengaku bahwa mereka disiksa secara brutal dalam Guantanamo.

Orang-orang itu ditangkap di Pakistan setelah serangan 11 September 2001 di Amerika Serikat dan dipindahkan ke Teluk Guantanamo tanpa proses pengadilan sebelum dikirim pulang ke Aljazair tahun lalu.

Pengadilan di Algiers menolak tuntutan bahwa kedua orang yang bernama Faghoul Abdelli dan Mohamed Terari sebagai anggota kelompok 'teroris' dan membebaskan mereka.

Amerika Serikat mendirikan penjara di Teluk Guantanamo, Kuba, setelah serangan 11 September untuk menahan orang-orang Islam yang diklaim sebagai para tersangka 'terorisme'. Aktivis hak asasi manusia mengatakan penahanan tersebut merupakan pelanggaran hukum internasional.

Presiden AS Barack Obama mengatakan penjara akan ditutup pada 22 Januari 2010, meskipun para pejabat mengakui akan sulit untuk memenuhi batas waktu tersebut.

Dua belas warga Aljazair lainnya masih tetap dipenjara, menurut Center for Constitutional Rights. (althaf/rtrs/arrahmah.com)

Aljazair Bebaskan Dua Mantan Tahanan Guantanamo

sponsored links

Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com

The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net

Anda harus login untuk memberikan komentar



Auto-login on future visits

Show my name in the online users list

Forgot your password?