Sebulan, Situs Militer China Diserang 2,3 Juta Kali
Oleh Althaf pada Jum'at 20 November 2009, 07:16 AM
BEIJING (Arrahmah.com) - Situs dari Kementerian Pertahanan China diserang 2,3 juta kali dalam sebulan. Laporan itu merupakan peringatan bahwa pemerintah dan militer China, yang sering dituduh melakukan serangan cyber dalam melawan Amerika Serikat dan negara-negara lain, juga sering diserang secara online.
Serangan di situs Kementerian Pertahanaan negeri Tirai Bambu terus dialami, bahkan sejak pertama dirilis pada Agustus lalu. Ancaman serangan ini dilakukan secara invasif dan "jamming". Biasanya volume serangan menjadi lebih tinggi pada saat-saat peristiwa militer besar.
Tak satu pun dari serangan tersebut yang berhasil menembus situs tersebut, karena situs itu sendiri melakukan pemantauan dan men-back up data. Demikian yang dilansir melalui Mis-Asia, Kamis (19/11).
Pejabat dari Amerika Serikat dan negara-negara lain telah lama menekan China untuk meningkatkan transparansi militernya. Situs kementerian pertahanan itu membuat laporan berita dan menawarkan informasi, seperti profil militer China, sehingga besar kemungkinan hal itu yang menjadi alasan penyerangan.
Padahal seperti diketahui, penasihat Kongres AS pada bulan lalu mengatakan, China mungkin memata-matai pemerintah Amerika Serikat dan kontraktor militer untuk mempersiapkan perang cyber di masa depan. (okz/arrahmah.com)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Kanada Bantu IAIN Rp 60 M untuk Kembangkan Kurikulum Berbasis HAM
- Ledakan Peshawar, Kepolisian Kembali Menjadi Target
- Predator Tak Berawak Tewaskan Tiga Orang Di Waziristan Utara
- Karzai Janjikan Stabilitas Afghanistan Dalam 5 Tahun
- Sejumlah Negara Siap Perang Cyber
- MUI Pusat Sebut Film 2012 Hanya Imajinasi
- Meningkatnya Tentara Yang Bunuh Diri, Jadi Kekhawatiran Pentagon
- Insiden Tewasnya 13 Warga Abu Ghraib, Dikhawatirkan Memicu Bangkitnya Al-Qaidah Di Irak
- Administrasi Islam Somalia Eksekusi Perempuan Yang Melakukan Perzinahan
- Tentara Salibis Inggris Keteteran Akibat Kurang Peralatan
Berita Terbaru
- Dua Penduduk Palestina Terluka Akibat Bombardir Israel di Jalur Gaza
- SBY Diminta Amalkan Surat Al Mumtahanah:9
- NATO Berencana Gelar Operasi Besar di Utara Afghanistan
- Serangan Bom Ranjau di Afghanistan Semakin Mematikan
- Tentara Kafir AS Tewas dalam Operasi di Irak
- Israel Berencana Memperluas Pencaplokan Wilayah
- Grup ‘Teroris’ Tumbuh 20% di Jejaring Sosial?
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
Berita Terkait
- Pentagon Latih Karyawan Jadi ‘Hacker’
- Internet Heboh Bocoran Catatan Pejabat China
- Indonesia Antisipasi Ancaman Perang Cyber
- Pentagon Tak Lagi Paranoid dengan Facebook
- Dituduh Serang Google, Sekolah China Tersinggung
- Bos Google Curhat Soal Sengketa dengan China
- Laptop Murah dari China Mulai Banjiri RI
- Inggris: Memory Stick China Mengandung ‘Bisa’
- 10 Negara Produsen Trojan Terganas
- Tiruan Google Muncul di China
. on 20/11/09 07:58 PM said:
rame nih