MUI Pusat Sebut Film 2012 Hanya Imajinasi

Oleh Althaf pada Kamis 19 November 2009, 08:35 AM

Print Recommend (0) Comment (8)

JAKARTA (Arrahmah.com) - Film 2012 garapan Roland Emmerich yang menceritakan berakhirnya kehidupan dunia atau kiamat pada 2012 hanya sekadar imajinasi belaka, demikian dikatakan Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Aminudin Yakub MA, Rabu (18/11).

“Film 2012 hanyalah sebuah imajinasi bukan untuk dipegang apalagi dipercayai,” jelas dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta ini.

Aminudin menerangkan MUI tidak akan mengeluarkan fatwa berkaitan dengan film tersebut.Untuk itu, MUI tidak melarang umat Islam untuk menontonnya.

“Kembali kepada hukum. Asal sesuatu adalah mubah (boleh), selama tidak mengandung dan membawa kepada yang haram,” kata Aminudin kepada http://www.hidayatullah.com.

Dalam masalah kiamat, kata Aminudin, umat Islam harus berpedoman kepada Al-Quran, dan hadis Rasulullah SAW. Seperti dalam Surat al A’raf ayat 187 bahwa kiamat adalah ilmu dan ketentuan Allah, tidak ada yang dapat mengetahui, (bahkan Rasulullah dan malaikat sekali pun).

Demikian pula science dan teknologi tidak dapat memprediksi waktunya, karena kiamat akan datang secara tiba-tiba. Kiamat terjadi dengan hancurnya seluruh alam semesta dan tidak ada satu makhluk pun yang selamat.

“Sementara film tersebut bukan gambaran kiamat, karena masih ada manusia yang selamat,” ungkap Aminudin. (hdytlh/arrahmah.com)

 

Berita Lainnya Tentang

MUI Pusat Sebut Film 2012 Hanya Imajinasi

sponsored links

Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com

The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net

. on 19/11/09 09:26 AM said:

Bener, ngapain ngurus hal kecil seperti film ini.. sama sx gak ada unsur kiamat karena masih banyak yg slamat, kita cuma di peringatkan aja , kiamat udah dekat.. bertobatlah!

. on 19/11/09 04:31 PM said:

Maksudnya dilarang nonton biar gak nguntungin Holywood,buat apa nonton yg mubadzir kayak gini,malah yg dapet duit banyak Holywood.

fathoni011 on 19/11/09 07:30 PM said:

boycot..boycot..boycot,apa untungnya ngikutin pola pikir atheis kapitalis,yg mengambarkan benccana terbesarpun msh bisa selamat,propaganda murahan

. on 19/11/09 09:33 PM said:

kita nonton film dari arrahmah aja atau dari muliamedia,,,lebih seru dan lebih nyata…(sniper,,IED,,taliban,,AK47,RPG,,dll) lebih nyata dan bukan rekayasa…..

. on 20/11/09 12:33 AM said:

Dalam masalah kiamat, kata Aminudin, umat Islam hrs berpedoman kpd Al-Quran,& hadis Rasulullah SAW.<< masalah kiamat aje berpedoman sama Quran & Sunnah. klo giliran menetapkan HUKUM & SYARI’AT ISLAM mah mikir2 dulu dah. dasar ULAMA2 SAMPAH !

. on 21/11/09 07:46 AM said:

@fathoni011 : lebih baik ente nonton tu film,seru banget jln critanya..biar wawasan ente jd sdikit trbuka dan respect dgn sesama manusia di bumi ini tnpa mbedakan suku maupun agamanya..

. on 21/11/09 02:07 PM said:

hallo tidak sama antara seorang Muslim dengan Kafir. Bukankah kau juga membedakan antara orang yang seaqidah denganmu dengan orang yang tidak seaqidah denganmu?

. on 21/11/09 07:38 PM said:

hallo musang berbulu domba, atau jangan2 ente memang ‘noni’ (non Islam), nonton yg bajakannye aje. ngapain ke bioskop! masa klo pengin selamat harus berlindung di gereja ??? huekss..!

Anda harus login untuk memberikan komentar



Auto-login on future visits

Show my name in the online users list

Forgot your password?