Israel Legalkan Pembangunan Perumahan Baru Di Yerusalem Timur
Oleh Althaf pada Rabu 18 November 2009, 07:24 AM
YERUSALEM (Arrahmah.com) - Israel telah menyetujui pembangunan ratusan rumah baru di wilayah Yerusalem Timur (Al Quds) yang dijajahnya sebagai salah satu bentuk sikap penolakan terang-terangannya atas seruan AS untuk membekukan pemukiman di tanah Palestina.
Kementerian dalam negeri Israel mengatakan pada hari Selasa (17/11) bahwa pihaknya telah menyetujui pembangunan 900 unit rumah baru di Gilo, salah satu lokasi pemukiman Israel di Yerusalem Timur (Al Quds), Ynet melaporkan.
Dia berdalih proyek tersebut masih perlu ditinjau kembali dan tunduk kepada keputusan pengadilan, AFP melaporkan.
Proyek ini disetujui meskipun Amerika Serikat telah menyatakan keberatan tas perluasan Gilo ini, kutip Ynet.
Menurut Ynet, disahkannya konstruksi perumahan baru itu memicu sengketa antara para pejabat Israel dan utusan khusus AS untuk Timur Tengah, George Mitchell.
Dalam pertemuan dengan utusan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Mitchell menuntut segera dihentikannya pembangunan di Palestina, setelah menerima informasi tentang persetujuan tersebut.
Seorang pejabat di Kantor Perdana Menteri Israel membantah laporan perselisihan dengan Mitchell dan berkata, "Ini adalah prosedur rutin yang diadakan di komite regional."
"Gilo merupakan bagian integral dari Yerusalem, dan tidak ada perbedaan antara bangunan yang ada di sana dengan bangunan yang ada di Tel Aviv dan Haifa," kata salah seorang pejabat Israel.
Israel merebut Yerusalem Timur (Al Quds) bersama dengan Tepi Barat dari Yordania dalam Perang Enam Hari tahun 1967 dan kemudian melakukan aktivitas yang tidak diakui oleh komunitas internasional. (althaf/prtv/arrahmah.com)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Tolak Pembatasan Berekspresi di Media Baru ???
- Banyak Sejarah Umat Islam tak Dimasukkan Sejarah Nasional
- Brown Akan Bahas Rencana Penarikan Pasukan Dari Afghanistan
- Uni Eropa Akan Berikan Lampu Hijau Pada Misi Somalia
- Akankah mereka menjadi Mayor Nidal Berikutnya ?
- Penjara Baru AS Pengganti Bagram
- Clinton Kritisi Kebijakan Bush Mengenai Kepentingan AS Di Afghanistan
- Boediono: "Perdamaian Aceh Jadi Inspirasi Dunia"
- Polisi Keamanan Internet Iran Siap Beraksi
- Taliban Siapkan 25 Kendaraan Istisyhad
Berita Terbaru
- Warnet Bisa Tangkal Teroris Lewat Daftar Pengunjung?
- Kongres AS Mendesak AS Segera ‘Rangkul’ Muslim?
- Pesawat Tempur Mengebom Gaza Selatan
- Putin: ‘Kelompok-Kelompok Teror’ Di Pakistan Dan Afghanistan Mengkhawatir Dunia
- Tentara AS Membunuh Pasangan Sipil Irak Di Baghdad
- Israel Akan Bangun 50.000 Unit Perumahan Baru Di al Quds
- Ba’asyir: Mengapa Jasad Dulmatin Wangi?
- Tentara Israel Hanya Dihukum 3 Tahun Dalam Aksi Kejinya di Gaza
- Mujahidin Imarah Islam Afghanistan Klaim Tewaskan 5 Tentara Kafir AS
- Bedah Buku Islam Standar : Islam Akan Bangkit Dari Indonesia
Berita Terkait
- Pesawat Tempur Mengebom Gaza Selatan
- Israel Akan Bangun 50.000 Unit Perumahan Baru Di al Quds
- Tentara Israel Hanya Dihukum 3 Tahun Dalam Aksi Kejinya di Gaza
- Beberapa Penduduk Gaza Terluka dalam Serangan Udara Terbaru Israel
- Biden : AS Tidak Memiliki Teman yang Lebih Baik Selain Israel
- Kunjungan Biden Tegaskan AS Tidak Bisa Berbuat Apa-Apa Terhadap Israel
- Biden Yakinkan Israel Soal Komitmen AS
- Serangan Israel Batal Karena Bocor di Facebook
- Israel Tunda Rencana Pembangunan Taman Silwan
- Dalam Sehari, Zionis Israel Tangkap 19 Penduduk Palestina di Tepi Barat