Brown Akan Bahas Rencana Penarikan Pasukan Dari Afghanistan
Oleh Althaf pada Rabu 18 November 2009, 07:24 AM
LONDON (Arrahmah.com) - Inggris memutuskan jadwal penyerahan kendali keamanan yang dibebankan pada tentaranya kepada pasukan Afghanistan pada bulan Januari. Gordon Brown menentukan hal tersebut untuk meyakinkan para pemilihnya tentang misi perang di Afghanistan.
Brown telah menawarkan London sebagai tempat perundingan internasional tahun depan dan telah meningkatkan prospek bahwa hal itu bisa menjadi permulaan penyusunan rencana penarikan mundur pasukan asing dari Afghanistan.
"Masyarakat internasional akan bertemu untuk menyetujui rencana yang akan kami berikan untuk Afghanistan tahun berikutnya," katanya di Gedung Mansion.
"Saya ingin konferensi itu menjadi sarana untuk mengkerangkakan politik yang komprehensif yang di dalamnya terkandung strategi militer yang dapat dicapai. Termasuk membicarakan pemindahan kewenangan pada pasukan Afghanistan dari pasukan internasional, distrik demi distrik, jika mungkin, jadwal pemindahan tersebut dimulai pada 2010."
"Karena hanya Afghanistan sendiri yang mampu mempertahankan keamanan rakyat mereka dan menunjukkan pada dunia bahwa wilayah Afghanistan bukanlah basis teroris. Dan saat itulah strategi Afghanisasi kita akan berhasil dan pasukan kita bisa pulang."
Pidato Brown pada perjamuan Walikota itu merupakan salah satu upaya terbaru untuk memperoleh dukungan publik dalam perang. Tapi hal tersebut dilakukan bersamaan dengan diumumkannya tentara Inggris yang tewas dalam sebuah ledakan di Afghanistan.
Brown mengatakan bahwa kepala pasukannya percaya akan ada kesempatan untuk menyebabkan "kekalahan dalam tubuh al Qaidah" setelah keberhasilan para mujahidin.
Brown mengklaim, "Sejak Januari 2008, tujuh dari selusin anggota al Qaidah telah tewas, dan jumlahnya semakin menipis."
Sementara itu, pedoman operasi baru angkatan darat mengatakan bahwa pasukan Inggris di Afghanistan harus menggunakan uang sebagai cara untuk memperoleh dukungan dari Taliban.
"Uang dapat menjadi pengganti kekuatan jika digunakan dengan hati-hati," demikian isi dari pedoman tersebut.
Detail dokumen Angkatan Darat itu berisi berbagai metode untuk memerangi mujahidin. Termasuk penggunaan uang, pedoman itu menyatakan: "Dalam perang untuk mempengaruhi aktor-aktor yang menentukan, penggunaan uang dengan bijaksana dapat membantu membujuk individu dan kelompok pemberontak untuk menerima otoritas dan legitimasi pemerintah tuan rumah." (althaf/msn/ansr/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
karena gak punya cara lain, akhirnya ngasih duit juga berharap supaya “bisa menang”..sangat lucu
!
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Tolak Pembatasan Berekspresi di Media Baru ???
- Banyak Sejarah Umat Islam tak Dimasukkan Sejarah Nasional
- Uni Eropa Akan Berikan Lampu Hijau Pada Misi Somalia
- Akankah mereka menjadi Mayor Nidal Berikutnya ?
- Penjara Baru AS Pengganti Bagram
- Clinton Kritisi Kebijakan Bush Mengenai Kepentingan AS Di Afghanistan
- Boediono: "Perdamaian Aceh Jadi Inspirasi Dunia"
- Polisi Keamanan Internet Iran Siap Beraksi
- Taliban Siapkan 25 Kendaraan Istisyhad
- Kunjungan Menteri Jerman Ke Afghanistan Disambut Tembakan
Berita Terbaru
- Tentara Israel Ringkus Lima Bocah Palestina
- Indonesia di ‘Daftar Hitam’, Pemerintah Diminta Tegas?
- Virus Lokal Seret Nama Antivirus
- Militer Israel Konfirmasi Serangan Udara Ke Gaza
- Aksi Penjajahan NATO Di Kandahar Pun Dimulai
- Hubungan AS-Pakistan Bukan Hanya Soal Keamanan
- Dua Penduduk Palestina Terluka Akibat Bombardir Israel di Jalur Gaza
- SBY Diminta Amalkan Surat Al Mumtahanah:9
- NATO Berencana Gelar Operasi Besar di Utara Afghanistan
- Serangan Bom Ranjau di Afghanistan Semakin Mematikan
Berita Terkait
- Aksi Penjajahan NATO Di Kandahar Pun Dimulai
- NATO Berencana Gelar Operasi Besar di Utara Afghanistan
- Serangan Bom Ranjau di Afghanistan Semakin Mematikan
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Pemerintah Afghan Akan Kirim Polisi Tambahan Ke Kandahar
- Serangan Roket Tewaskan Seorang Tentara di Basis NATO
- Insiden Kandahar Peringatan Bagi NATO
- Pemerintah Provinsi Kandahar Minta Pasukan Ditambah Demi ‘Keamanan’
- Afghanistan Dan Pakistan Siap Melawan Terorisme Bersama-sama
- Obama Adakan Pertemuan Perang Afghanistan
. on 18/11/09 11:48 AM said:
Mujahidin sejati yg hanya mengharapkan Ridho ALLAH kok mau disuap? emang mempan???