Uni Eropa Akan Berikan Lampu Hijau Pada Misi Somalia
Oleh Althaf pada Rabu 18 November 2009, 07:24 AM
MOGADISHU (Arrahmah.com) - Dalam waktu dekat, Uni Eropa akan memberikan lampu hijau pada peluncuran misi pelatihan militer Somali.
Pejabat Eropa mengatakan pada hari Selasa (17/11) bahwa Uni Eropa tengah berencana untuk mengerahkan sekitar 100 pasukan ke Uganda tahun depan untuk melatih pasukan pemerintah Somalia dalam bertempur melawan pemberontak.
Uni Eropa mengatakan langkah itu merupakan tanda dukungan Eropa pada pemerintahan Presiden Sharif Sheikh Ahmed.
Langkah tersebut dilakukan setelah sebelumnya Mogadishu meminta bantuan internasional dalam pelatihan sekitar 6.000 tentara untuk dijadikan tentara reguler inti, seiring dengna semakin meningkatnya penyerangan mujahidin di Somalia terhadap tentara pemerintah.
"Kami sepakat bahwa Uni Eropa secara keseluruhan dapat berpartisipasi ... tapi kami akan mengambil keputusan ini dalam minggu-minggu berikutnya ketika kami telah memiliki rencana operasional," kata Cristina Gallach, juru bicara kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Javier Solana.
Spanyol, Britain, Slovenia, Hungaria, dan Yunani kemungkinan akan mengirim pasukan, sementara Perancis telah mengumumkan akan menyumbang 30 tentara. Paris jugalah yang menawarkan Djibouti sebagai tempat alternatif untuk mengadakan pelatihan.
Dalam dua tahun terakhir, konflik Mogadishu telah menyebabkan tewasnya sekitar 19.000 jiwa dan 1,5 juta warga Somalia harus meninggalkan rumah mereka.
Uni Eropa pun memperpanjang mandat operasi angkatan laut Atalanta, sampai akhir 2010. Misi ini dilakukan untuk memerangi dan mencegah serangan dan pembajakan kapal asing di wilayah perairan Somalia. (althaf/prtv/arrahmah.com)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
kaum kafir mana brani berperang sendirian,braninya kroyokan.najis banget.
semakin banyak tentara kafir berkoalisi itu ber tanda di medan jihad mujahideen dapat kemuliaan dari ALLAH.
semoga Alloh membinasakan mereka
Amin ya Robalalamin.
kafirin besatu padu pdhal hati berpecah
sayangnya ktk ada perlawanan dr umat,ada koment miring bahkan mencaci maki,yg gag syar’i lah,gak nyunahlah/khowarijlah..pusing2 ana
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Tolak Pembatasan Berekspresi di Media Baru ???
- Banyak Sejarah Umat Islam tak Dimasukkan Sejarah Nasional
- Akankah mereka menjadi Mayor Nidal Berikutnya ?
- Penjara Baru AS Pengganti Bagram
- Clinton Kritisi Kebijakan Bush Mengenai Kepentingan AS Di Afghanistan
- Boediono: "Perdamaian Aceh Jadi Inspirasi Dunia"
- Polisi Keamanan Internet Iran Siap Beraksi
- Taliban Siapkan 25 Kendaraan Istisyhad
- Kunjungan Menteri Jerman Ke Afghanistan Disambut Tembakan
- Rabbi Tentara Israel Menganjurkan Perang Tanpa Ampun
Berita Terbaru
- Tentara Israel Ringkus Lima Bocah Palestina
- Indonesia di ‘Daftar Hitam’, Pemerintah Diminta Tegas?
- Virus Lokal Seret Nama Antivirus
- Militer Israel Konfirmasi Serangan Udara Ke Gaza
- Aksi Penjajahan NATO Di Kandahar Pun Dimulai
- Hubungan AS-Pakistan Bukan Hanya Soal Keamanan
- Dua Penduduk Palestina Terluka Akibat Bombardir Israel di Jalur Gaza
- SBY Diminta Amalkan Surat Al Mumtahanah:9
- NATO Berencana Gelar Operasi Besar di Utara Afghanistan
- Serangan Bom Ranjau di Afghanistan Semakin Mematikan
Berita Terkait
- Pemerintah Transisi Somalia dan Kelompok Ahlu Sunnah Berbagi Kekuasaan
- Al-shabaab Nyatakan Siap Melawan AS
- Duet Pemerintah-Kelompok ‘Islam Moderat’ Melawan Al Shabaab
- AS Akan Bantu Latih Angkatan Perang Somalia
- Al-Shabaab Maafkan Mantan Anggota TFG di Wilayah Bay dan Bakol
- Ratusan Mujahid Al-Shabaab Penuhi Mogadishu
- Dakwah Al-Shabaab Juga Untuk Para Siswa Sekolah Dasar
- Al-Shabaab Bergabung Dengan Kelompok Jihad Internasional, Al-Qaeda
- Uni Eropa Berikan Pelatihan Kepada Tentara Somalia di Uganda
- Mahasiswa Inggris Bergabung Dengan Kelompok Jihad di Somalia
. on 18/11/09 08:17 AM said:
Ketika akan melawan kaum muslimin mereka kaum kafirin dan musyrikin selalu berkoalisi dan bersekutu. Ingat perang khandak atau al ahzab.