Gates Larang Publikasi Foto Kekerasan AS Di Irak Dan Afghanistan
Oleh Althaf pada Senin 16 November 2009, 04:39 AM
WASHINGTON (Arrahmah.com) - Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Robert Gates, telah memblokir foto-foto terbaru kekerasan pasukannya terhadap para tahanan muslim di Afghanistan dan Irak.
The American Civil Liberties Union (ACLU) telah menuntut agar 21 foto yang ada di tangan Freedom of Information Act dirilis.
Administrasi Obama mengajukan keberatannya pada Mahkamah Agung Jumat (13/11) malam atas publikasi foto-foto itu.
Bulan lalu, Kongres memberikan Gates kewenangan untuk melarang dokumentasi kekejian AS tersebut tetap terjaga di bawah undang-undang yang ditandatangani oleh Presiden Barack Obama bulan lalu.
Juru bicara Pentagon, Bryan Whitman, mengatakan putusan tersebut diberlakukan mencakup semua foto dari penyelidikan yang terkait dengan perlakuan terhadap individu-individu yang ditangkap atau ditahan dalam operasi militer di luar AS antara 11 September 2001 hingga 22 Januari 2009.
"Publikasi foto-fot ini akan membahayakan warga AS, anggota angkatan bersenjata AS, atau karyawan pemerintah AS yang disebarkan di luar AS," kata Gates.
Direktur Proyek Keamanan Nasional ACLU Jameel Jaffer mengatakan kelompok akan terus berjuang agar foto-foto itu dirilis, dengan argumen bahwa semua itu merepresentasikan bagian penting sebuah rekaman sejarah.
Pada mulanya, Presiden AS Barack Obama mengatakan tidak akan memblokir foto-foto tersebut dari santapan publik, namun mengubah keputusannya itu pada Mei lalu.
Obama yakin bahwa pengungkapan lebih lanjut bisa mendorong semakin meningkatnya kekerasan di Afghanistan dan Irak dan akan dapat membahayakan pasukan AS di sana, serta akan meninggikan sentimen anti AS.
Foto-foto diambil oleh tentara AS dan ditemukan sebagai bagian dari penyelidikan kriminal tentang dugaan kekerasan Amerika Serikat di kedua negara.
Beberapa foto menunjukkan "tentara menodongkan pistol atau senapan di kepala muslimah berkerudung dan para tahanan yang diborgol," kata Hakim Agung Kagan Elena saat naik banding ke pengadilan tinggi. Bahkan dalam salah satu foto terdapat pula gambar "seorang prajurit memegang sapu seolah-olah 'ujungnya mengenai ke rektum tahanan'," kata Kagan, mengutip dari laporan investigasi yang disiapkan oleh Pentagon. (althaf/bbc/prtv/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
ya pantas lah AS khawatir ttg keselamatan warganya di seluruh dunia, perlakuan mereka kepada warga negara lain saja seperti itu. masa berbuat jahat, tapi khawatir bakal dibalas. so childish!
ktika org2 kafir itu mrsa sgt kuat dan org2 islam itu lemah. mrk menistakan agama ini dg amat sombongnya. skr stlh mrasakan akibat dr pprangan yg mrka kobarkan thd islam mrkapun smkin takut dg kkuatan para pmbela islam.
gates gates….no matter how you tried to hide away your crussader’s horrifying crimes,it will come out gates… i get some information about your crussader’s crimes in iraq n afghan from 1 of your soldier,gates.
may i suggest you gates? please go to hell as well. US ARMY=BUNCH OF HORNY RAPIST ARMY.
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Inggris Ingin Tentaranya Keluar Dari Afghanistan Dalam Satu Tahun
- Ponsel Dell Melenggang di China dan Brazil
- Masa Depan Islam di Wondama di Ujung Tanduk
- Tentara Uni Eropa Akan Bantu Somalia
- Islamabad Tuntut AS Akhiri Serangan Pesawat Tanpa Awak
- Pakistan Tidak Mau Kompromi Soal Nuklir
- Pasukan Israel Melancarkan Aksi Penembakan Di Tepi Barat
- Misionaris Gunakan Cara Halus Masuk Sumbar
- MenQ Pasarkan Laptop Rp 750 Ribu
- Jaksa Rusia Berdusta Demi Selamatkan Pembunuh Marwa al-Sherbini
Berita Terbaru
- Serangan Roket Tewaskan Seorang Tentara di Basis NATO
- Pemerintah Transisi Somalia dan Kelompok Ahlu Sunnah Berbagi Kekuasaan
- Nama FBI Malah Bikin Kejahatan Internet Naik
- Jadwal Baru Obama ke Indonesia 23-25 Maret
- Mesir Tangkap Pelajar Yang Melakukan Protes Anti-Israel
- Pakistan Bombardir “Posisi Taliban”?
- Israel Perintahkan Tuk Hancurkan Masjid di Nablus
- AS Ingatkan Eropa Soal Diskriminasi Muslim
- Hugo Chavez Mulai Geram dengan Internet
- PKS Dukung Kunjungan Obama???
Berita Terkait
- Serangan Roket Tewaskan Seorang Tentara di Basis NATO
- AS Ingatkan Eropa Soal Diskriminasi Muslim
- Insiden Kandahar Peringatan Bagi NATO
- Obama & Medvedev Sepakat Tandatangani Transaksi Nuklir Segera
- Pemerintah Provinsi Kandahar Minta Pasukan Ditambah Demi ‘Keamanan’
- Mesir Tolak Laporan HAM AS
- Afghanistan Dan Pakistan Siap Melawan Terorisme Bersama-sama
- Obama Adakan Pertemuan Perang Afghanistan
- Lagi, Tentara AS Akhiri Hidup Di Afghanistan
- Kongres AS Mendesak AS Segera ‘Rangkul’ Muslim?
aleex on 16/11/09 10:03 AM said:
kaum kafir…hanya rasa was-was dan kekawatirran yg kamu rasakan,klo foto udh da dipublikasikan apa km meraasa aman??? allah maha mengetahui,maha melihat tunggu adzabnya di dunia maupun di akhirat.kaum kafir lebih jelek dari binatang.