Inggris Ingin Tentaranya Keluar Dari Afghanistan Dalam Satu Tahun
Oleh Althaf pada Ahad 15 November 2009, 05:10 PM
LONDON (Arrahmah.com) - Sebuah jajak pendapat di Inggris menunjukkan bahwa mayoritas penduduk negara tersebut ingin pasukan Inggris keluar dari Afghanistan dalam waktu 12 bulan.
Sejumlah 71 persen responden, sebagaimana dikutip dari The Independent pada hari Minggu, meminta penarikan bertahap sebelum akhirnya misi mereka tuntas dalam setahun.
Selain itu, 47 persen dari mereka yang berpartisipasi dalam jajak pendapat percaya bahwa pengerahan pasukan Inggris di Afghanistan telah menyebabkan semakin meningkatnya perlawanan di negara tersebut.
Perdana Menteri Gordon Brown menghadapi kemarahan masyarakat yang terus berkembang terhadap keterlibatan Inggris di Afghanistan.
Sebelumnya, pekan lalu, sekitar 1.000 orang berdemonstrasi menentang perang bersamaan dengan dilakukannya pertemuan NATO di Edinburgh.
Masyarakat sipil dan komunitas militer Inggris juga menuduh pemerintah membahayakan kehidupan prajuritnya dalam menjalankan tugas di Afghanistan dengan tidak menyediakan peralatan yang memadai, termasuk helikopter. (Althaf/prtv/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Atau tinggal lebih lama saja biar dipenggal semuanya, Insya Allah.
lebih cepat lebih baik..drpd besok2 kalian alami kekalahan TELAK..(insyaALLAH)l
Mati satu tumbuh seribu,mau keluar atau tidak dr afghan terserah bg mujahideen:“mati syahid atau hidup mulia”
Lebih baik mundur teratur meskipun malu-maluin daripada keluar dengan keadaan kalah yang memalukan.
biarkan saja mereka tetap disana.Afgan akan jadi kuburan mereka semua Insya Allah
Tinggall!! Habiskan.. Keluar!! Kejar sampai keceret ceret..
ndang cepet
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Ponsel Dell Melenggang di China dan Brazil
- Masa Depan Islam di Wondama di Ujung Tanduk
- Tentara Uni Eropa Akan Bantu Somalia
- Islamabad Tuntut AS Akhiri Serangan Pesawat Tanpa Awak
- Pakistan Tidak Mau Kompromi Soal Nuklir
- Pasukan Israel Melancarkan Aksi Penembakan Di Tepi Barat
- Misionaris Gunakan Cara Halus Masuk Sumbar
- MenQ Pasarkan Laptop Rp 750 Ribu
- Jaksa Rusia Berdusta Demi Selamatkan Pembunuh Marwa al-Sherbini
- Imarah Islam Afghanistan: Helmand, Masih Sama Seperti Dulu
Berita Terbaru
- Dua Penduduk Palestina Terluka Akibat Bombardir Israel di Jalur Gaza
- SBY Diminta Amalkan Surat Al Mumtahanah:9
- NATO Berencana Gelar Operasi Besar di Utara Afghanistan
- Serangan Bom Ranjau di Afghanistan Semakin Mematikan
- Tentara Kafir AS Tewas dalam Operasi di Irak
- Israel Berencana Memperluas Pencaplokan Wilayah
- Grup ‘Teroris’ Tumbuh 20% di Jejaring Sosial?
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
Berita Terkait
- NATO Berencana Gelar Operasi Besar di Utara Afghanistan
- Serangan Bom Ranjau di Afghanistan Semakin Mematikan
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Pemerintah Afghan Akan Kirim Polisi Tambahan Ke Kandahar
- Serangan Roket Tewaskan Seorang Tentara di Basis NATO
- Insiden Kandahar Peringatan Bagi NATO
- Pemerintah Provinsi Kandahar Minta Pasukan Ditambah Demi ‘Keamanan’
- Afghanistan Dan Pakistan Siap Melawan Terorisme Bersama-sama
- Obama Adakan Pertemuan Perang Afghanistan
- Komandan Inggris : Perubahan Strategi Taliban Sangat Cepat
. on 15/11/09 06:27 PM said:
Lebih cepat lebih baik kalian tarik semua pasukan kalian itu, sebab satu persatu kepala kalian akan terpenggal bila kalian tak segera angkat kaki dari bumi Afghanistan ini.