Pakistan Tidak Mau Kompromi Soal Nuklir
Oleh Althaf pada Ahad 15 November 2009, 06:40 AM
ISLAMABAD (Arrahmah.com) - Perdana Menteri Syed Yusuf Raza Gilani mengatakan bahwa Pakistan tidak akan berkompromi mengenai program nuklirnya dan mengklaim bahwa aset negaranya itu aman di bawah Otoritas Komando dan Pengendalian Nuklir.
Berbicara kepada wartawan di bandara Multan ia mengatakan tidak ada ancaman bagi program nuklir di negaranya.
"Kami tidak akan berkompromi mengenai program nuklir kami," kata Perdana Menteri Gilani.
Dia menanggapi laporan dalam media Barat tentang ancaman ekstremis mengambil alih aset nuklirnya.
Sekitar US drone target serangan di dalam wilayah Pakistan Gilani mengatakan Pakistan sedang berusaha meyakinkan Amerika Serikat.
"Saya berharap AS akan segera yakin," tambahnya. (althaf/dawn/arrahmah.com)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
yah maklumlah kelompoknya raza gilani kan manusia 1/2 hewan..
Pakistan tu masih berharap ama amerika, padahal pakistan di bohongi terus ama amerika.kla nanti amerika nyerang pakistan baru tau kla di bohongi.dasar boneka kaum kafiiiir
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Pasukan Israel Melancarkan Aksi Penembakan Di Tepi Barat
- Misionaris Gunakan Cara Halus Masuk Sumbar
- MenQ Pasarkan Laptop Rp 750 Ribu
- Jaksa Rusia Berdusta Demi Selamatkan Pembunuh Marwa al-Sherbini
- Imarah Islam Afghanistan: Helmand, Masih Sama Seperti Dulu
- 17 Tentara Boneka Pakistan Tewas Dalam Operasi Menyisir Taliban
- Aku Seorang dari 85 BURON DPO Ingin Menyerahkan Diri
- Teknologi Baru Cegah Baterai Ponsel & Laptop Meledak
- Baasyir: Pakai Sistem Islam, Tak Ada Penzaliman
- Ekstrimis Yahudi Amerika Diseret Ke Pengadilan
Berita Terbaru
- Al-Qaeda Jazirah Arab Serukan Kaum Muslim Bergabung Dalam Jihad
- Seorang Tentara India Tewas, Dua Terluka Dalam Serangan Sopore, Kashmir
- Diskriminasi Agama, Agen Swedia Diseret Ke Pengadilan
- AS Akui Senang Dengan Perubahan Sikap India Terhadap Pakistan
- Perang Tablet PC Kian Memanas
- Mujahidin Afghanistan Siap Hadapi Pertempuran Besar
- Solusi Ba’asyir Agar Presiden Tidak Di’kerbau’kan Pendemo
- Karzai Minta NATO Akhiri Serangannya?
- 30 Persen Utang Indonesia Berupa Pinjaman Mengikat
- Lagi, Dua Tentara Kafir dan Seorang Penerjemah Tewas di Afghanistan
Berita Terkait
- AS Akui Senang Dengan Perubahan Sikap India Terhadap Pakistan
- Keputusan Hukum Aafia Siddiqui Memicu Lebih Banyak Aksi Anti-AS
- Demi Keamanan, NATO Mesti Lebarkan Sayap Intervensinya Di Dunia Internasional
- McChrystal: Operasi Afganistan Mendatang Akan Integrasikan operasi Militer Dan Upaya-upaya Sipil
- Desak Terus Rekonsiliasi Damai, AS Berdalih Sangkal Kontak Isu Yang Digembar-gemborkannya Sendiri
- Imarah Islam Afghanistan Gunakan Bom Modern Anti-deteksi
- Ledakan Hantam Kota Quetta, Baluchistan
- Pentagon Siapkan Strategi Untuk Musuh Baru Pasca 11 September
- “Menangkan Perang Ini,” Ujar Obama Di Basis CIA
- AS-Rusia Kurangi Hulu Ledak Nuklir Hingga 1.000 Unit
. on 15/11/09 09:48 AM said:
Ya jangan kompromi dengan AS. Tapi kalau dengan Mujahidin, kompromilah.