Misionaris Gunakan Cara Halus Masuk Sumbar
Oleh Althaf pada Sabtu 14 November 2009, 12:26 PM
PADANG (Arrahmah.com) - Ketua Bidang Fatwa MUI Sumatera Barat, Gusrizal Gazahar mengatakan, ratusan ulama yang diturunkan mengawasi misionaris yang masuk melalui aksi kemanusian untuk merusak akidah umat Islam, minim dana.
“Pendanaan kita saat ini minim, untuk operasional ulama yang turun, hanya dari infak para jemaah kami, melalui sosialisasi para ulama,” ujarnya kepada Padang Today.
Gusrizal mengakui, selain infak jemaah, memang ada beberapa daerah yang ikut membantu untuk menunjang program MUI ini, seperti Pemko Bukittingi dengan dana Rp 25 juta, Pemko Payakumbuh sekitar Rp 3 juta berupa buah tangan untuk masyarakat, serta bantuan transportasi dari Pemko Padangpanjang.
“ Kita sangat berterima kasih kepada beberapa pemerintahan yang juga ikut membantu kami dalam pengawasan ini,”ujarnya.
Ditambahkannya, ratusan ulama dari beberapa MUI di daerah seperti, Payakumbuh, Padangpanjang, Bukittingi, Solok serta Pesisir selatan, yang telah menurunkan ulamanya kebeberapa titik daerah yang dianggap rawan. Kehadiran mereka mendapat respon positif dari masyarakat setempat.
“ Masyarakat antusias atas program kami ini, malah mereka minta diperpanjang jadwal kedatangan tim tersebut,”ujarnya.
Evaluasi dari ulama yang diturunkan, kata Gusrizal, pemurtadan terus saja berjalan, saat ini para misionaris lakukan dengan modus halus.
“ Kita belum mendapatkan secara riil bukti dilapangan, tapi dari pengamatan teman-teman dilapangan, mereka bekerja dengan halus,” ujarnya
Misionaris terindeteksi mulai bergerak pada dua daerah di Pasaman Barat, Kinali dan Luhak nan duo.
“ Kita juga sudah menurunkan ulama ke dua daerah tesebut, karena aksi kemanusian yang mereka lakukan didaerah itu, terindikasi merusak akidah umat islam,”katanya.
Sebelumnya, MUI telah menemukan relawan asing yang menyebarkan injil dibeberapa daerah, seperti di Patamuan dan daerah Gunung Tigo Padang Alai Kabupaten Padangpariaman, Senin (27/10) lalu. (hdytlh/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
ke mana harus mengirim donasi?
Para kafirin itu tidak akan pernah berhenti sebelum lehernya ditebas.
Dari pada nyembah anaknya atau ibunya, La mbok nyembah kakeknya atau mbah buyutnya yg tentunya lebih sakti, klu nggak percaya, coba tanya tetangganya.
MAHA SUCI ENGKAU YAA ALLAH DARI APA YG MRK SANGKAKAN
orang kafir tidak akan pernah berhenti memerangi atau memurtadkan orang-orang islam.
ORG2 SEPERTI KAMEN, JAMALUDIN, DUTAMERLIN, DAN ANJING2 SEJENISNYA GA NONGOL NICH DI SAAT AGAMA KRISTEN KETAHUAN BANGSATNYA…..!!!!
dasar..bikin resek aja ne misionaris
Saudaraku seiman kafir2 keristen mau meneruskan rencana mereka utk mendirikan GEREJA di Bekasi Utara kita tunggu kalau mereka nekad kita babat.
klo mmg ente semua mmg benar2 muslim sejati,jgn mbeci org lain dong..dia mau kristen hindu budha emngnya knpa ?? NABI aja nggak prnah mbenci mrk kok dr dlu.., buat si abuafdol ente jgn bkin provokasi lah..
jangan biarka kandang yesus di bangun di tempat anda…, hancurkan atau bakar jika ada. Kandang domba hanya akan membawa kerusakan umat.
يسوع جيدة حقا
seorang anak sedang main layang-layang, layang itu nyangkut digendheng gereja, kemudian dia berdoa: Ya Tuhan Jesus, turunkan layang-layangku. Jesus menjawab:Apa kamu tidak lihat kalau saya nyangkut ditiang salib dan tidak bisa turun.
@noer janata: hahaahahaahaha…cerita yg funny,,,
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- MenQ Pasarkan Laptop Rp 750 Ribu
- Jaksa Rusia Berdusta Demi Selamatkan Pembunuh Marwa al-Sherbini
- Imarah Islam Afghanistan: Helmand, Masih Sama Seperti Dulu
- 17 Tentara Boneka Pakistan Tewas Dalam Operasi Menyisir Taliban
- Aku Seorang dari 85 BURON DPO Ingin Menyerahkan Diri
- Teknologi Baru Cegah Baterai Ponsel & Laptop Meledak
- Baasyir: Pakai Sistem Islam, Tak Ada Penzaliman
- Ekstrimis Yahudi Amerika Diseret Ke Pengadilan
- 5 Tentara Pakistan Tewas di Waziristan Selatan
- Clinton Dukung Filipina Melawan 'Terorisme'
Berita Terbaru
- Al-Qaeda Jazirah Arab Serukan Kaum Muslim Bergabung Dalam Jihad
- Seorang Tentara India Tewas, Dua Terluka Dalam Serangan Sopore, Kashmir
- Diskriminasi Agama, Agen Swedia Diseret Ke Pengadilan
- AS Akui Senang Dengan Perubahan Sikap India Terhadap Pakistan
- Perang Tablet PC Kian Memanas
- Mujahidin Afghanistan Siap Hadapi Pertempuran Besar
- Solusi Ba’asyir Agar Presiden Tidak Di’kerbau’kan Pendemo
- Karzai Minta NATO Akhiri Serangannya?
- 30 Persen Utang Indonesia Berupa Pinjaman Mengikat
- Lagi, Dua Tentara Kafir dan Seorang Penerjemah Tewas di Afghanistan
Berita Terkait
- LPPOM MUI: Masih Sedikit RPH Bersertifikasi Halal
- MUI dan KPID Sumsel Menyoal “Take Him Out Indonesia”
- FPI Akan Demo Besar-Besaran, MUI Bukan Eksekutor Film Porno
- MUI Jatim Dukung Pengharaman Foto Pranikah
- Sebut Gus Dur ‘Bapak Pluralisme’, SBY Lecehkan Gus Dur?
- MUI Situbondo Larang Berhubungan Dengan Facebook PKI
- Bantuan Gempa Sumbar Rp 24,5 Miliar Belum Disalurkan
- MUI Madura: Dakwah Kiyai ‘Anti Pancasila’ Tidak Menyimpang
- MUI Pusat Minta Film Suster Keramas Ditarik dari Peredaran
- Tokoh Liberal Tuduh MUI Mendorong Kekerasan
. on 14/11/09 07:21 PM said:
Busyet mereka beraninya dengan halus-halus kita sikat saja dengan terang-terangan