Misionaris Gunakan Cara Halus Masuk Sumbar

Oleh Althaf pada Sabtu 14 November 2009, 12:26 PM

Print Recommend (0) Comment (13)

PADANG (Arrahmah.com) - Ketua Bidang Fatwa MUI Sumatera Barat, Gusrizal Gazahar mengatakan, ratusan ulama yang diturunkan mengawasi misionaris yang masuk melalui aksi kemanusian untuk merusak akidah umat Islam, minim dana.

“Pendanaan kita saat ini minim, untuk operasional ulama yang turun, hanya dari infak para jemaah kami, melalui sosialisasi para ulama,” ujarnya kepada Padang Today.

Gusrizal mengakui, selain infak jemaah, memang ada beberapa daerah yang ikut membantu untuk menunjang program MUI ini, seperti Pemko Bukittingi dengan dana Rp 25 juta, Pemko Payakumbuh sekitar Rp 3 juta berupa buah tangan untuk masyarakat,  serta bantuan transportasi dari Pemko Padangpanjang.

 “ Kita sangat berterima kasih kepada beberapa pemerintahan yang juga ikut membantu kami dalam pengawasan ini,”ujarnya.

Ditambahkannya, ratusan ulama dari beberapa MUI di daerah seperti, Payakumbuh, Padangpanjang, Bukittingi, Solok serta Pesisir selatan, yang telah menurunkan ulamanya kebeberapa titik daerah yang dianggap rawan. Kehadiran mereka mendapat respon positif dari masyarakat setempat.

 “ Masyarakat antusias atas program kami ini, malah mereka minta diperpanjang jadwal kedatangan tim tersebut,”ujarnya.

Evaluasi dari ulama yang diturunkan, kata Gusrizal, pemurtadan terus saja berjalan, saat ini para misionaris lakukan dengan modus halus.

 “ Kita belum mendapatkan secara riil bukti dilapangan, tapi dari pengamatan teman-teman dilapangan, mereka bekerja dengan halus,” ujarnya

Misionaris terindeteksi mulai bergerak pada dua daerah di Pasaman Barat, Kinali dan Luhak nan duo.

 “ Kita juga sudah menurunkan ulama ke dua daerah tesebut, karena aksi kemanusian yang mereka lakukan didaerah itu, terindikasi merusak akidah umat islam,”katanya.

Sebelumnya, MUI telah menemukan relawan asing yang menyebarkan injil dibeberapa daerah, seperti di Patamuan dan daerah Gunung Tigo Padang Alai Kabupaten Padangpariaman, Senin (27/10) lalu. (hdytlh/arrahmah.com)

 

Berita Lainnya Tentang

Misionaris Gunakan Cara Halus Masuk Sumbar

sponsored links

Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com

The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net

. on 14/11/09 07:21 PM said:

Busyet mereka beraninya dengan halus-halus kita sikat saja dengan terang-terangan

. on 14/11/09 07:49 PM said:

ke mana harus mengirim donasi?

AbduLLah Zuhri on 14/11/09 08:27 PM said:

Para kafirin itu tidak akan pernah berhenti sebelum lehernya ditebas.

Manuel on 15/11/09 05:39 AM said:

Dari pada nyembah anaknya atau ibunya, La mbok nyembah kakeknya atau mbah buyutnya yg tentunya lebih sakti, klu nggak percaya, coba tanya tetangganya.
MAHA SUCI ENGKAU YAA ALLAH DARI APA YG MRK SANGKAKAN

pahu_dirodaro on 15/11/09 08:51 PM said:

orang kafir tidak akan pernah berhenti memerangi atau memurtadkan orang-orang islam.

. on 16/11/09 01:44 AM said:

ORG2 SEPERTI KAMEN, JAMALUDIN, DUTAMERLIN, DAN ANJING2 SEJENISNYA GA NONGOL NICH DI SAAT AGAMA KRISTEN KETAHUAN BANGSATNYA…..!!!!

Mujaheed on 16/11/09 08:47 AM said:

dasar..bikin resek aja ne misionaris

. on 16/11/09 01:03 PM said:

Saudaraku seiman kafir2 keristen mau meneruskan rencana mereka utk mendirikan GEREJA di Bekasi Utara kita tunggu kalau mereka nekad kita babat.

. on 19/11/09 12:52 PM said:

klo mmg ente semua mmg benar2 muslim sejati,jgn mbeci org lain dong..dia mau kristen hindu budha emngnya knpa ?? NABI aja nggak prnah mbenci mrk kok dr dlu.., buat si abuafdol ente jgn bkin provokasi lah..

. on 27/11/09 02:34 AM said:

jangan biarka kandang yesus di bangun di tempat anda…, hancurkan atau bakar jika ada. Kandang domba hanya akan membawa kerusakan umat.

. on 18/12/09 04:13 PM said:

يسوع جيدة حقا

. on 12/01/10 04:18 PM said:

seorang anak sedang main layang-layang, layang itu nyangkut digendheng gereja, kemudian dia berdoa: Ya Tuhan Jesus, turunkan layang-layangku. Jesus menjawab:Apa kamu tidak lihat kalau saya nyangkut ditiang salib dan tidak bisa turun.

. on 12/01/10 06:10 PM said:

@noer janata: hahaahahaahaha…cerita yg funny,,,

Anda harus login untuk memberikan komentar



Auto-login on future visits

Show my name in the online users list

Forgot your password?