APHC: India Selalu Mencari Cara Untuk Memperpanjang Penjajahannya Di Kashmir
Oleh Althaf pada Rabu 11 November 2009, 07:48 AM
SRINAGAR (Arrahmah.com) - Pimpinan tinggi APHC, Shabbir Ahmad Shah, mengatakan bahwa India terus-menerus campur tangan agar bisa memperpanjang penjajahannya di Jammu dan Kashmir.
Shabbir Ahmad Shah, di hadapan para wartawan di Srinagar, setelah empat hari mengunjungi Islamabad, mengatakan bahwa rakyat Jammu dan Kashmir akan selalu berkorban untuk mengamankan hak-hak mereka untuk menentukan nasib sendiri dan mereka tidak akan pernah berkompromi mengenai hak ini.
Dia mendesak India untuk menarik pasukan dari wilayahnya, membebaskan semua tahanan politik dan mengambil langkah-langkah substantif untuk menyelesaikan sengketa Kashmir.
APHC pemimpin, Ahmed Khan Nayeem, berpidato pada suatu pertemuan partai di Srinagar pada Selasa (10/11), mengatakan bahwa India harus menciptakan suasana kondusif untuk menyelesaikan sengketa Kashmir sehingga perdamaian permanen dapat didirikan di Asia Selatan.
Aktivis hak asasi manusia Kasmir, Muhammad Ahsan Untoo, dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan di Srinagar, menyatakan bahwa banyak aktivis Kashmir yang ditahan dan disiksa di penjara India, dan keluhan-keluhan yang dibuat oleh mereka kepada pihak berwenang terkait masalah tersebut, tidak pernah digubris oleh pengadilan.
Sementara itu, setidaknya tujuh orang tewas dan dua puluh lima orang lainnya menderita luka parah ketika bus yang mereka tumpangi tergelincir dari jalan dan jatuh ke jurang di Cheechbatian, distrik Poonch. (althaf/kms/tum/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Penduduk Setempat: Polisi Afghanistan Yang Menewaskan Lima Tentara AS Adalah Pahlawan
- Seorang Rabi Israel Dukung Pembunuhan Non-Yahudi
- Teroris CIA Kembali Berulah, 34 Sipil Pakistan Di Charsadda Tewas
- Sistem Rudal Israel Memukau India
- China Desak Yahoo Bersihkan Konten Porno
- MUI Jatim: Sekte Sesat Ajang Cari Duit
- Netanyahu Desak Negosiasi Dengan Palestina
- Cina Eksekusi Mati Delapan Muslim Uighur
- Jelang Keputusan Tentang Pengiriman Pasukan Afghanistan
- Latihan Militer AS-Israel Gunakan Senjata Kimia
Berita Terbaru
- Tentara Israel Hanya Dihukum 3 Tahun Dalam Aksi Kejinya di Gaza
- Mujahidin Imarah Islam Afghanistan Klaim Tewaskan 5 Tentara Kafir AS
- Bedah Buku Islam Standar : Islam Akan Bangkit Dari Indonesia
- Saksi: Tersangka Ditembak dari Jarak Dekat
- Beberapa Penduduk Gaza Terluka dalam Serangan Udara Terbaru Israel
- Biden : AS Tidak Memiliki Teman yang Lebih Baik Selain Israel
- Korsel : Perjalanan ke Moscow Membahayakan
- Serangan Mematikan Misil AS Kembali Memakan Korban Jiwa Dari Kalangan Sipil
- Mujahidin Afghan Akui Ledakkan Pangkalan NATO Di Khost
- Sertifikasi Halal LPPOM-MUI Standar Internasional
Berita Terkait
- 16 Pemuda Kashmir Tak Bersalah Ditangkap Polisi Musyrik India di Chennai
- AS-India Akan Segera Resmikan Kerja Sama Perekonomian
- Tentara India Ditemukan Tewas Mengenaskan di Wilayah Kashmir
- AS Tepis Miliki Perjanjian Nuklir Dengan Pakistan
- India Bidik Saudi Arabia Sebagai Rekan Kerja Sama Regional
- India Akan Lanjutkan Dukungannya Tuk Afghanistan
- Penembak Jitu Bunuh Tentara Musyrik India di Kashmir
- Biadab, Tentara India Bunuh 5 remaja Kashmir dan Hancurkan 3 Rumah
- Seorang Kapten Tewas dalam Pertempuran di Sopore, Kashmir
- Tiga Tentara Musyrik India Kembali Bunuh Muslim Kashmir