Seorang Rabi Israel Dukung Pembunuhan Non-Yahudi
Oleh Althaf pada Rabu 11 November 2009, 07:40 AM
TEL AVIV (Arrahmah.com) - "Jika kita membunuh seorang kafir yang telah berdosa atau telah melanggar salah satu dari tujuh perintah - karena kita peduli tentang perintah-perintah tersebut - tidak ada yang salah dengan pembunuhan."
Ungkapan itu dikeluarkan oleh seorang Rabi Israel yang mendukung pembunuhan bayi-bayi non-Yahudi bayi yang, menurutnya, menimbulkan ancaman bagi Israel.
Rabi Yitzhak Shapiro baru-baru ini merilis sebuah buku berjudul The King's Torah. Shapiro, yang mengepalai sekolah agama Yosef Od Chai Yeshiva di Tepi Barat yang dijajah Israel, mengatakan orang-orang Yahudi diperbolehkan untuk membunuh non-Yahudi bahkan bayi-bayi dan anak-anak jika mereka dirasa menimbulkan ancaman bagi Israel, Haaretz melaporkan.
Shapiro pun mengatakan Yahudi diperbolehkan untuk membunuh 'mereka yang, dengan lisannya, melemahkan kedaulatan Israel'.
"Memang diperbolehkan membunuh, bahkan orang-orang 'berbudi' di antara bangsa-bangsa yang ada bahkan jika mereka tidak bertanggung jawab atas situasi yang mengancam," tulisnya.
Beberapa rabi terkemuka, termasuk Rabi Yitzhak Ginzburg dan Rabi Yaakov Yosef, juga telah merekomendasikan buku serupa untuk para siswa dan pengikutnya.
Selama tiga minggu serangan ofensif Israel di Jalur Gaza tahun lalu, beberapa rabi terkemuka mengeluarkan putusan yang memberikan izin untuk membunuh warga sipil di Jalur Gaza.
"Hal ini diperbolehkan, menurut Aturan Yahudi, untuk menembakkan mortar dan bom di lokasi penembakan, bahkan jika tempat itu dihuni oleh warga sipil," isi keputusan tersebut yang dibacakan oleh Rabi Yaakov Yosef, Rabi Dov Lior, Rabi Shalom Dov Wolpe dan Rabi Meir Mazuz.
Maka jelaslah mengapa akhirnya pasukan Israel sangat ganas dan keji serta brutal melakukan penjajahan di Palestina. Pihak-pihak berwenang (termasuk kaum 'agamawan') memberi kebebasan pada komandan Israel untuk menyerang penduduk sipil selama perang di Jalur Gaza yang menewaskan setidaknya 1.350 orang, termasuk perempuan dan anak-anak. (althaf/tum/arrahmah.com)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Berarti sekarang sudah diperbolehkan ngebunuh bangsa yahudi dimanapun berada (walau dinegara damai) karena sudah jelas mereka dan rabi2 mereka memusuhi islam..!!
saya bersedia!!!
perlu fatwa gak nih???? atow langsung bungkusss….
Bungkus aja bung !!!!! nggak pake izin !!!!
ini ghuluw (berlebihan) mrk dlm beragama; Allaah tdk perintahkan bunuh atau perangi nonmuslim, kecuali mrk perangi muslim, kafir kpd Allaah n RasulNya, tdk mau tunduk pd pemerintahan Islam; apalagi Taurat n injil sdh obsolete krn ada Quran
Yahudi laknat, ga ada yg namanya rasa kemanusiaan lagi. Pantes aja julukannya bangsa kera.
ayo siapa yg sering blg bhw amrozy dll adlh teroris,berani gak bilang jg klo shapiro kera adlh teroris bangsat
Potong lehernya,,,,,potong lehernya
potong lehernya sekarang juga,,,sekaranggg,,,,juga
sekarang jugaaa,,,,,
1 kepala yahudi = $ 500.00 siapa mau beli buruan persediaan masih ada.
RABI YITZHAK SHAPIRO teroris kera , bangsat ISRAEL KERA, LAKNAT KEPARAT, BAJINGAN berarninya sama bayi…. Tidak ada bedanya seperti NOORDIN M.TOP, TALIBAN dan OSAMA
@ Kamen: KELUARGA ELO LEBIH KERA, LAKNAT KEPARAT, BAJINGAN , KARENA HARUS MELAHIRKAN ELO YG MULUTNYA LEBIH BUSUK DR BANGSA KERA ITU SENDIRI…!!
JGN SOK NGEBELA LOE, TP AKHIRNYA BABAT ISLAM…!!! URUS AJA TUHAN ELO YG DI PANTEK DI TIANG JEMURAN…!!!
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Penduduk Setempat: Polisi Afghanistan Yang Menewaskan Lima Tentara AS Adalah Pahlawan
- Teroris CIA Kembali Berulah, 34 Sipil Pakistan Di Charsadda Tewas
- Sistem Rudal Israel Memukau India
- China Desak Yahoo Bersihkan Konten Porno
- MUI Jatim: Sekte Sesat Ajang Cari Duit
- Netanyahu Desak Negosiasi Dengan Palestina
- Cina Eksekusi Mati Delapan Muslim Uighur
- Jelang Keputusan Tentang Pengiriman Pasukan Afghanistan
- Latihan Militer AS-Israel Gunakan Senjata Kimia
- Tentara AS Ngamuk ; Senjata makan tuan
Berita Terbaru
- Grup ‘Teroris’ Tumbuh 20% di Jejaring Sosial?
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Perusahaan Australia Siap Investasi Rp 9 Triliun
- F-16 Disiagakan Selama Kunjungan Obama
- Pakistan Tetapkan Lima Mujahid Asal Amerika Dengan Tuduhan Terorisme
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Lagi, Tujuh Tentara Rusia Tewas dan Terluka di Chechnya
- Provokasi Anti-Islam Tak Henti Dihembuskan Media Barat
Berita Terkait
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- Yerusalem, Riak-Riak Intifadhah Ketiga
- Bentrokan Yerusalem Berkelanjutan, Pejabat AS Batal Ke Israel
- Israel Perintahkan Tuk Hancurkan Masjid di Nablus
- Mesir Batalkan Peresmian Sinagog Yahudi Di Kairo
- Tentara Israel Brutal Terhadap Warga Palestina Yang Melakukan Protes Pendudukan Negara Zionis
- Pesawat Tempur Israel Mengebom Gaza Selatan
- Israel Akan Bangun 50.000 Unit Perumahan Baru Di al Quds
- Tentara Israel Hanya Dihukum 3 Tahun Dalam Aksi Kejinya di Gaza
- Beberapa Penduduk Gaza Terluka dalam Serangan Udara Terbaru Israel
. on 11/11/09 10:52 AM said:
good job jadi kami sekarang bebas membunuh bangsa kera dan monyet yahudi itu di manapun ia berada huhuh asyik asyik