Jelang Keputusan Tentang Pengiriman Pasukan Afghanistan
Oleh Althaf pada Selasa 10 November 2009, 12:15 PM
WASHINGTON (Arrahmah.com) - Presiden Barack Obama tengah mendekati ditetapkannya keputusan untuk menambah puluhan ribu pasukan tambahan ke Afghanistan, meskipun mungkin tidak mencukupi 40.000 orang yang diminta oleh para petinggi AS di sana.
Pada saat yang sama, para perencana Pentagon sedang menyiapkan basis dan menyediakan berbagai macam perlengkapan militer di Afghanistan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya penambahan sumber daya yang saat ini mengalami kekurangan.
Gedung Putih menekankan pada hari Senin (9/11) bahwa presiden belum membuat keputusan mengenai jumlah pasukan atau aspek-aspek lainnya yang akan merevisi strategi AS di Afghanistan.
Pejabat pemerintah mengatakan kepada The Associated Press pada hari Senin, penyebaran kemungkinan besar akan dimulai pada bulan Januari dengan misi dalam rangka menambal pertahanan AS di 10 kota utama di Afghanistan. Brigade Angkatan Darat yang telah dilatih untuk diberangkatkan ke Irak pada bulan itu mungkin akan menjadi barisan terdepan. Brigade, yang berbasis di Fort Drum, New York, mengatakan tidak jadi pergi ke Irak seperti yang direncanakan, namun sejauh ini mereka belum diberikan tugas baru.
Juru bicara Gedung Putih, Robert Gibbs, mengatakan, presiden akan bertemu lagi pada hari Rabu dengan pihak-pihak utama penentu kebijakan luar negeri AS dan tim militernya tetapi belum akan mengumumkan rencana final untuk Afghanistan sampai akhir bulan ini, setelah ia ia kembali dari perjalanan diplomatik tambahannya ke Asia.
Gibbs mengatakan Pentagon sedang menyusun rekomendasi tambahan untuk diajukan pada Obama dan Obama belum memiliki keputusan tentnag jumlah pasukan, atau bahkan tentang rasio jumlah pasukan tempur dan pelatih.
Para pejabat militer memperkirakan bahwa salah satu pilihan Obama di antaranya adalah penambahan secara bertahap 40.000 pasukan selama enam bulan, yang didasarkan pada kondisi keamanan dan keputusan-keputusan sekutu NATO.
Beberapa pejabat yang tidak ingin diketahui identitasnya juga mengatakan keputusan yang akan diambil Obama akan jauh lebih luas daripada sekedar jumlah pasukan yang telah mendominasi perdebatan AS selama ini.
"Laporan bahwa Presiden Obama telah membuat keputusan tentang Afghanistan benar-benar palsu," kata penasihat keamanan nasional, James Jones.
"Dia belum menerima pilihan final sebagai bahan pertimbangan, dia pun belum melakukan pembahasan atas pilihan-pilihan itu dengan tim keamanan nasional, dan ia pun belum membuat satupun keputusan tentang penambahan sumber daya. Setiap laporan yang bertentangan sama sekali tidak benar dan berasal dari sumber yang tidak bisa dipertanggungjawabkan." (althaf/ap/yn/arrahmah.com)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
bila perlu kirim juga keindonesia biar kami penggal batang leher kalain.Takbiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiir Allahu Akbar Allahu Akbar Allahhu Akbar
Penambahan pasukan kafirin ke afghanistan bertanda kemenangan para mujahideen di sana,ya..allah terimalah do’a kami untuk saudara2 kami di medan pertempuran..
Olalal Obama Obama ! Tidakkah kau sadar kalau pendahulumu sama sepertimu ?
Allah lah yang menggagalkan semua rencana niat busukmu (Amerika) !!!
Memang orang2 kafir segala macam cara dipakai ngomong menang kok tambah batur re terusss
darah ini bergolak,meliat
mendengar kedzoliman yg sdh diluar batas!! saat ini kami hanya bisa mendo’akan u kebaikan diri
dan para mujahedeen,ssghnya ALLAH maha mendengar
Mr X : bang jablay, komentar kamu gimn mengenai lik obama ini?
B.JABLAY: klu dipikir2, lik obama ini nggak beda jauh ama si bushyet, moga2 aja matinya kena rabies..
Ya Allah gosongkan wajah hitam obama. Tenggelamkan kapal-kapal induk mereka. Jatuhkan pesawat-pesawat mereka. Terperosokkan tank-tank mereka.
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Tentara AS Ngamuk ; Senjata makan tuan
- Mantan Penguasa Soviet Desak AS Mangkat Dari Afghanistan
- Pertemuan Obama-Netanyahu Picu Kemarahan Palestina
- Pakistan Sangkal Adanya Kesepakatan Perlindungan Nuklir
- Peradaban Islam Sangat Dipengaruhi Kondisi dan Pengamalan Keislaman
- Ponsel China Bersiap Menguasai Dunia
- Tentara Inggris Tewas Di Afghanistan Selatan
- Polisi Musyrik India Brutal, 21 Orang Cedera
- Goldstone Kecewa Pada Reaksi AS
- Anggota DPR: Tidak Pernah Merasa Melawan Suara Rakyat?
Berita Terbaru
- Beberapa Penduduk Gaza Terluka dalam Serangan Udara Terbaru Israel
- Biden : AS Tidak Memiliki Teman yang Lebih Baik Selain Israel
- Korsel : Perjalanan ke Moscow Membahayakan
- Serangan Mematikan Misil AS Kembali Memakan Korban Jiwa Dari Kalangan Sipil
- Mujahidin Afghan Akui Ledakkan Pangkalan NATO Di Khost
- Sertifikasi Halal LPPOM-MUI Standar Internasional
- Bali Sambut Obama, Jalan Berlubang Mendadak Ditambal
- Internet Heboh Bocoran Catatan Pejabat China
- Kunjungan Biden Tegaskan AS Tidak Bisa Berbuat Apa-Apa Terhadap Israel
- Tentara Kafir Rusia Tewas dan Terluka dalam Serangan di Chechnya
Berita Terkait
- Biden : AS Tidak Memiliki Teman yang Lebih Baik Selain Israel
- Serangan Mematikan Misil AS Kembali Memakan Korban Jiwa Dari Kalangan Sipil
- Mujahidin Afghan Akui Ledakkan Pangkalan NATO Di Khost
- Kunjungan Biden Tegaskan AS Tidak Bisa Berbuat Apa-Apa Terhadap Israel
- Gates Tonton Pelatihan Militer Afghanistan
- Pemerintah AS Tidak Mengenal Anggota Al Qaeda yang Ditangkap di Pakistan
- Biden Yakinkan Israel Soal Komitmen AS
- Al-shabaab Nyatakan Siap Melawan AS
- Pemerintah: Namru Menjadi Agenda Kemitraan Strategis Indonesia-AS
- Hezb-i-Islami Membelot, Membebek Pada Pemerintah Afghanistan
. on 10/11/09 01:28 PM said:
kirimlah semua pasukanmu dan jangan sisakan satupun.insya Allah Mujahidin akan mengubur kalian hidup hudup semua.termasuk obama laknatullah