Goldstone Kecewa Pada Reaksi AS
Oleh Althaf pada Senin 09 November 2009, 11:26 AM
GENEWA (Arrahmah.com) - Pemimpin investigasi PBB mengenai kejahatan perang Israel di Gaza mengatakan bahwa reaksi AS atas temuannya sangat mengecewakan.
Meskipun kedua belah pihak (Israel dan Hamas) dalam perang Desember-Januari dipersalahkan dalam laporan oleh Richard Goldstone, hasil penyelidikan PBB ini menempatkan Israel sebagai pelaku utama dalam aktivitas tidak berperikemanusiaan yang merenggut nyawa setidaknya 1.387 warga Palestina dan 13 Israel, menurut data PBB.
"Reaksi masyarakat internasional sangat beragam, tetapi reaksi dari Amerika Serikat mengecewakan saya," kata Goldstone terhadap das Parlament, surat kabar politik mingguan yang diterbitkan oleh paremen Jerman.
"Fakta bahwa reaksi dari Israel itu sangat dahsyat benar-benar mengejutkan saya," tambahnya, menurut Reuters. "Saya berharap bahwa seruan kami untuk mengambil langkah hukum dan mengejar orang-orang tertentu yang terlibat dalam kejahatan perang Israel di Gaza akan benar-benar digubris."
Pada hari Jumat, Majelis Umum PBB menyetujui resolusi yang berisi seruan kepada Israel dan Palestina untuk menyelidiki dugaan kejahatan perang. (althaf/prtv/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
jk hawa nafsu sbg ilah, sistem apapun takkan mampu tegakkan kebenaran dan keadilan; mk nafsu hrs tunduk kpd Quran dan Sunnah; inilah iman, yaitu lisan dan hati mbenarkan; hati cinta,tunduk, taat; anggota tubuh amalkan
endingnya mudah ditebak.Israel bebas tanpa syarat.Hammas kena cekal
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Anggota DPR: Tidak Pernah Merasa Melawan Suara Rakyat?
- Sambutan Hangat Untuk Motorola Droid
- Presiden Somalia Jalan-Jalan Ke Kenya Cari Bantuan
- Kerjasama Nuklir AS-Rusia Dimulai Akhir Tahun
- Lagi, Klaim Militer Pakistan Atas 'Kegagahan'-nya Di Waziristan
- Norwegia Tolak Gugatan Yang Menyeret Pejabat Israel Atas Kejahatan Perang Di Jalur Gaza
- PBB Tidak 'Mangkat' Dari Afghanistan
- NATO Berikan Sinyal Peringatan Pada Karzai
- Polandia Minta Perlindungan AS Untuk Menghadapi Agresi Rusia
- Brown Peringatkan Afghanistan Bisa Kehilangan Dukungan Dunia
Berita Terbaru
- Yerusalem, Riak-Riak Intifadhah Ketiga
- Satu Tentara Tewas Dua Terluka Dalam Baku Tembak di Srinagar, Kashmir
- Sidang Pendiri dan Pemilik Arrahmah Media Akan Kembali Digelar
- Wawancara Dengan Komandan Imarah Islam Afghanistan, Tasal dan Mullah Haji Mohammad di Marjah
- Jaksa AS: Usamah bin Laden Tidak Akan Hadir Di Pengadilan AS Dalam Keadaan Hidup
- Zardari Fokuskan Kerjanya Dalam Strategi Menumpas ‘Teror’
- Lagi, Serangan Rudal AS Di Waziristan Utara, 20 Tewas
- Tentara AS Akhiri Hidup Dalam Kecelekaan Mobil Di Irak
- Pemerintah Afghan Akan Kirim Polisi Tambahan Ke Kandahar
- Obama Persingkat Kunjungannya Ke Indonesia
Berita Terkait
- Yerusalem, Riak-Riak Intifadhah Ketiga
- Wawancara Dengan Komandan Imarah Islam Afghanistan, Tasal dan Mullah Haji Mohammad di Marjah
- Jaksa AS: Usamah bin Laden Tidak Akan Hadir Di Pengadilan AS Dalam Keadaan Hidup
- Zardari Fokuskan Kerjanya Dalam Strategi Menumpas ‘Teror’
- Lagi, Serangan Rudal AS Di Waziristan Utara, 20 Tewas
- Tentara AS Akhiri Hidup Dalam Kecelekaan Mobil Di Irak
- Pemerintah Afghan Akan Kirim Polisi Tambahan Ke Kandahar
- Bentrokan Yerusalem Berkelanjutan, Pejabat AS Batal Ke Israel
- Israel Perintahkan Tuk Hancurkan Masjid di Nablus
- AS Ingatkan Eropa Soal Diskriminasi Muslim
fathoni011 on 10/11/09 04:16 AM said:
basa basi murahan..cuih