Polandia Minta Perlindungan AS Untuk Menghadapi Agresi Rusia
Oleh Althaf pada Sabtu 07 November 2009, 07:01 AM
WARSAWA (Arrahmah.com) - Menteri luar negeri Polandia memperlihatkan kekhawatirannya mengenai pelatihan militer Rusia di wilayahnya dan meminta Amerika Serikat untuk mengirimkan pasukannya sebagai tindakan pencegahan.
"Kami ingin melihat pasukan AS di Polandia sebagai pelindung kami menghadapi agresi Rusia," kata Radek Sikorski pada Daily Teleghrapf hari Jumat (6/11).
"Jika anda masih bisa menghadapinya, kami butuh beberapa strategi," tambahnya.
"Jika anda punya 900 tank namun hanya punya enam pasukan, apakah hal tersebut memperlihatkan bahwa anda bisa menghadapinya?" Sikorski menambahkan.
Belarus bersama Armenia, Kazakhstan, Kyrigistan, Tajikistan, dan Uzbekisten melakukan pelatihan bersama Rusia untuk meningkatkan kekuatan Collective Security Treaty Organization (CSTO).
Komentar resmi dari Sikorski ini muncul sebagai dukungan atas klaim media di Polandia bahwa pelatihan itu dilakukan untuk mempersiapkan serangan di tanah Polandia.
Menteri luar negeri Rusia, Sergei Lavrov, segera memberi tanggapan atas ungkapan Sikorski. "Saya heran mengapa ia berkata seperti itu," sebagaimana dilansir agen informasi Rusia, Novosti.
Amerika Serikat, awal tahun ini, membatalkan rencananya untuk melakukan instalasi 10 pencegat misil di Polandia.
Namun sebagai alternatifnya, Washington dan Warsawa menyepakati penyebaran Standar Missile-3 (MS-3) di wilayah perairannya dan sebuah pencegat pryektil medium di salah satu basis militer di kora Redzikowo. (althaf/prtv/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Brown Peringatkan Afghanistan Bisa Kehilangan Dukungan Dunia
- Advan Tawarkan 5 Pilihan Bundel Produk
- Sengketa Batas RI-Timor Leste Semakin Memanas
- M Jibriel, Tersangka Imajinatif Kepolisian
- Perusahaan “Yahudi” Terbukti Lakukan Monopoli
- Robot Berbahasa Arab Siap Jadi Pegawai Mall?
- AS Siapkan Dana Besar Untuk Melakukan Perundingan Dengan Taliban?
- Militer Pakistan Klaim Rebut Kunci Pertahanan Taliban
- Pakistan Tuduh India Dukung Terorisme
- Brigade Al Qassam Siap Memerangi Israel
Berita Terbaru
- Serangan Roket Tewaskan Seorang Tentara di Basis NATO
- Pemerintah Transisi Somalia dan Kelompok Ahlu Sunnah Berbagi Kekuasaan
- Nama FBI Malah Bikin Kejahatan Internet Naik
- Jadwal Baru Obama ke Indonesia 23-25 Maret
- Mesir Tangkap Pelajar Yang Melakukan Protes Anti-Israel
- Pakistan Bombardir “Posisi Taliban”?
- Israel Perintahkan Tuk Hancurkan Masjid di Nablus
- AS Ingatkan Eropa Soal Diskriminasi Muslim
- Hugo Chavez Mulai Geram dengan Internet
- PKS Dukung Kunjungan Obama???
Berita Terkait
- AS Ingatkan Eropa Soal Diskriminasi Muslim
- Obama & Medvedev Sepakat Tandatangani Transaksi Nuklir Segera
- Pemerintah Provinsi Kandahar Minta Pasukan Ditambah Demi ‘Keamanan’
- Mesir Tolak Laporan HAM AS
- Obama Adakan Pertemuan Perang Afghanistan
- India-Rusia Tanda Tangani 19 Perjanjian
- Lagi, Tentara AS Akhiri Hidup Di Afghanistan
- Kongres AS Mendesak AS Segera ‘Rangkul’ Muslim?
- Putin: ‘Kelompok-Kelompok Teror’ Di Pakistan Dan Afghanistan Mengkhawatir Dunia
- Tentara AS Membunuh Pasangan Sipil Irak Di Baghdad