Brown Peringatkan Afghanistan Bisa Kehilangan Dukungan Dunia
Oleh Althaf pada Sabtu 07 November 2009, 06:53 AM
LONDON (Arrahmah.com) - Perdana Menteri Inggris Gordon Brown memperingatkan pemerintah Afghanistan pada hari Jumat (6/11) untuk mengambil tindakan melawan korupsi, dan mengatakan bahwa ia tidak mau mengambil resiko bahwa Inggris bisa tinggal lebih lama di sana kecuali dilakukan reformasi pemerintahan.
Brown mengatakan dalam sebuah pidato bahwa keberhasilan misinya di Afghanistan sangat penting untuk keamanan Inggris, sekaligus namun menyatakan bahwa jika pemerintah Afghanistan tidak memperbaiki pemerintahannya, maka Afghanistan akan kehilangan dukungan dunia.
"Saya tidak mau mempertaruhkan hidup laki-laki dan perempuan Inggris di negeri yang pemerintahannya tidak melawan korupsi," katanya.
Pidato muncul setelah kematian tujuh tentara Inggris di minggu terakhir bulan Oktober, termasuk lima orang yang ditembak oleh seorang perwira polisi Afghanistan saat sedang melakukan pelatihan. Korupsi dan pemilihan presiden yang tidak beres, menurut Brown, dapat mengurangi dukungan Inggris dalam peperangan.
Meningkatnya kekerasan di negara ini juga mengancam misi PBB di sana. Pada hari Kamis lalu, badan dunia itu mengatakan pihaknya merelokasi sementara lebih dari setengah stafnya sembari mencari tempat tinggal yang lebih aman, mengingat adanya serangan pekan lalu di sebuah penginapan yang menewaskan lima staf PBB.
Inggris telah berjanji untuk mengirim 500 pasukan tambahan ke Afghanistan -meskipun Brown mengatakan hal itu tergantung pada kemajuan Afghanistan dalam membenahi pemerintahannya.
Brown mengatakan korupsi sepertinya telah menjadi suatu hal yang biasa di Afghanistan, namun ia mengemukakan bahwa terpilihnya kembali Presiden Afganistan Hamid Karzai telah meyakinkan dirinya bahwa ia akan mengambil tindakan tegas terhadap hal tersebut.
Karzai menegaskan bahwa pemerintahnya akan melipatgandakan upaya untuk memerangi korupsi, tetapi juru bicara Humayun Hamidzada mengatakan bahwa kerjasama yang lebih baik antara Afghanistan dan pejabat internasional sangat diperlukan untuk membantu mengatasinya.
Inggris saat ini memiliki sekitar 9.000 tentara di negara tersebut, mayoritas ditempatkan di provinsi Helmand. Pasukan Inggris merupakan adalah angkatan perang asing terbesar kedua satu setelah Amerika Serikat.
Brown mengatakan Karzai perlu untuk melakukan kontrak dengan rakyat Afghanistan. Kontrak rakyat dan masyarakat internasional itulah yang akan menilai keberhasilannya.
"Dukungan internasional tergantung pada skala ambisinya (Karzai) dan prestasinya dalam lima bidang utama: keamanan, pemerintahan, rekonsiliasi, pembangunan ekonomi, dan kepedulian tehadap negara tetangganya," kata Brown.
"Jika pemerintah gagal memenuhi kelima ujian tadi, maka ia tidak hanya akan mempertaruhkan nasib rakyatnya sendiri, namun juga akan menghapus haknya untuk memperoleh dukungan internasional." (althaf/ansr/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
“Engkau mengira mereka bersatu padu padahal hati-hati mereka cerai berai.”(QS.Al Hasyr)
“Siapa yang berperang agar kalimat Allah menjadi tinggi maka dialah yang berada di jalan Allah” [Dikeluarkan oleh al-Bukhari No. 2810 kitab al-Jihad wa as-Siyar dan Muslim No. 1904 kitab al-Imarah]
Alhamdulillah semakin nyata kekalahan tentara kafirun
Allahu Akbar kemulyaan bagi Allah Rasul dan orang beriman. kehancuran bagi kafir,murtad munafik
inilah kekalahan kaum kufar tp malu untuk mengakui,mencari-cari kambing hitam untuk di salahkan dasar manusia-manusia keturunan babi n kera….......allahu akbar… allahu akbar…
liat mrk udah pucing..tinggal mampusnya kalee..insyaALLAH,atas ijinMU melalui perjoeangan mujahedeen..ALLAH AKBAR
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Advan Tawarkan 5 Pilihan Bundel Produk
- Sengketa Batas RI-Timor Leste Semakin Memanas
- M Jibriel, Tersangka Imajinatif Kepolisian
- Perusahaan “Yahudi” Terbukti Lakukan Monopoli
- Robot Berbahasa Arab Siap Jadi Pegawai Mall?
- AS Siapkan Dana Besar Untuk Melakukan Perundingan Dengan Taliban?
- Militer Pakistan Klaim Rebut Kunci Pertahanan Taliban
- Pakistan Tuduh India Dukung Terorisme
- Brigade Al Qassam Siap Memerangi Israel
- Pemungutan Suara Lithuania Untuk Selidiki Kasus Penjara Rahasia CIA
Berita Terbaru
- Serangan Roket Tewaskan Seorang Tentara di Basis NATO
- Pemerintah Transisi Somalia dan Kelompok Ahlu Sunnah Berbagi Kekuasaan
- Nama FBI Malah Bikin Kejahatan Internet Naik
- Jadwal Baru Obama ke Indonesia 23-25 Maret
- Mesir Tangkap Pelajar Yang Melakukan Protes Anti-Israel
- Pakistan Bombardir “Posisi Taliban”?
- Israel Perintahkan Tuk Hancurkan Masjid di Nablus
- AS Ingatkan Eropa Soal Diskriminasi Muslim
- Hugo Chavez Mulai Geram dengan Internet
- PKS Dukung Kunjungan Obama???
Berita Terkait
- Serangan Roket Tewaskan Seorang Tentara di Basis NATO
- Insiden Kandahar Peringatan Bagi NATO
- Pemerintah Provinsi Kandahar Minta Pasukan Ditambah Demi ‘Keamanan’
- Afghanistan Dan Pakistan Siap Melawan Terorisme Bersama-sama
- Obama Adakan Pertemuan Perang Afghanistan
- Komandan Inggris : Perubahan Strategi Taliban Sangat Cepat
- Lagi, Tentara AS Akhiri Hidup Di Afghanistan
- Putin: ‘Kelompok-Kelompok Teror’ Di Pakistan Dan Afghanistan Mengkhawatir Dunia
- Mujahidin Afghan Akui Ledakkan Pangkalan NATO Di Khost
- Gates Tonton Pelatihan Militer Afghanistan
. on 07/11/09 09:57 AM said:
Mampuslah kau Thogut !!