Pernyataan Imarah Islam Afghanistan: Mengapa PBB Begitu Marah Terhadap Pembunuhan Warga Negara Barat
Oleh Althaf pada Jum'at 06 November 2009, 07:33 AM
Dengan menyebut nama Allah, Yang Maha Pemurah dan Maha Pengasih
Beberapa hari yang lalu, reaksi keras datang dari Dewan Keamanan PBB setelah terbunuhnya warga negara Barat yang diklaim PBB sebagai stafnya, tetapi Mujahidin mengatakan, merekalah yang berada di balik penyelenggaraan pemilu di Afghanistan.
Sekretaris Jenderal PBB mengatakan bahwa ia akan bergabung dengan berbagai macam upaya Dewan Keamanan untuk menemukan orang-orang yang terlibat dalam insiden ini dan memberi mereka hukuman yang setimpal.
Sementara itu, kita memiliki ratusan contoh yang memperlihatkan bahwa Perserikatan Bangsa-Bangsa bertindak tidak adil, tidak layak, dan tanpa belas kasihan terhadap kaum muslim dalam isu-isu global dan regional.
Ketika datang permohonan dipenuhinya perlindungan atas hak-hak umat, Badan Dunia ini, khususnya Dewan Keamanan mendadak bungkam. Mereka lebih memilih menekan dan menindas umat dan mendukung orang-orang arogan, para penjajah dan orang-orang brutal (AS dan sekutunya).
Jika kita melihat sekilas peristiwa di Palestina, Irak dan masalah lain dan pertumpahan darah terjadi di tengah-tengah umat saat ini, kita akan segera mengetahui bahwa betapa kejam dan brutal kolonialis yang menyerang umat Islam secara kolektif, membunuh dan menginvasi negeri-negeri Islam secara terang-terangan.
Jika kita melihat peristiwa yang sangat terkenal di negara kami, Afghanistan selama delapan tahun, kita akan melihat dengan jelas bahwa Dewan Keamanan dengan kekuatan penuhnya memihak Amerika dan pasukan koalisinya. Mereka ikut andil dalam pembunuhan massal rakyat Afghan dan merupakan penyebab tragedi dan penderitaan rakyat Afghan.
Selama delapan tahun, tidak pernah satu hari pun yang berlalu tanpa kejahatan, pembunuhan, atau penyiksaan terhadap rakyat, negara, dan agama kita oleh Amerika dan pasukan brutal Barat lainnya.
Pemboman yang tidak lagi memilah sasaran sipil, serangan malam-malam di rumah warga, pembunuhan, penyiksaan, pengeboman pada upacara pemakaman dan pernikahan adalah beberapa kejahatan yang telah dilakukan oleh para kolonialis selama delapan tahun. Tapi Perserikatan Bangsa-Bangsa telah menutup mata terhadap kejahatan-kejahatan ini dan tidak bertindak sesuai dengan tanggung jawab dan posisinya sebagai badan internasional yang universal.
Selama periode ini, mereka hanya mengesahkan dan menyetujui resolusi yang memungkinkan diperpanjangnya penjajahan di Afghanistan.
Ironisnya, mereka telah mengeluarkan seruan yang lebih brutal di bawah pimpinan Amerika Serikat. Kami belum melihat resolusi oleh Dewan Keamanan, yang berbicara mengenai kemuliaan, toleransi dan altruisme. Sebaliknya, bila target Amerika dan Barat diserang, atau kepentingan mereka ditargetkan atau warga negara Barat yang dibunuh, atau ketika kepentingan dunia Kristen berada dalam bahaya, maka Dewan Keamanan mengadakan pertemuan darurat dan mereka segera memberikan tanggapan dan reaksi serius atas isu-isu ini.
Reaksi kuat yang ditunjukkan oleh Dewan Keamanan setelah pembunuhan beberapa anggota staf Barat, menggambarkan bahwa organisasi ini telah secara tidak langsung memperlihatkan tugasnya untuk melindungi warga negara dan kepentingan Barat.
Jika ratusan orang-orang selain warganegara Barat dibunuh di dunia dalam satu hari, mereka tidak memberikan perhatian karena di mata mereka, para korban itu bukan dari golongan manusia dan Perserikatan Bangsa-Bangsa tidak merasa terikat secara moral untuk melindungi hak-hak mereka.
Imarah Islam Afghanistan
17 Dzulqa'dah 1430 H / 5 November 2009
(althaf/tum/arrahmah.com)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
PBB (terutama dewan keamanan) hanya simbol, gak bener2 bekerja. sepenuhnya dikuasai AS keparat bangsat.
Kok gini hari masih berharap sama PBB yang nota bene = AS+sekutunya ya tak mungkinlah yau.
Allohuakhbar… Itulah hakekat toghut PBB, dan anjing2 peliharaan zionis salibis itu akn merasakan pahitnya melawan Alloh dan tentaranya.. Hasbunallohuwani’malwakil…
pernyataan saya
kenapa aparat Indonesia (TNI, POLISI, BIN) lebih senang MEMBUNUH bangsanya sendiri?
dan TIDAK PERNAH membunuh orang2 amerika, padahal jelas mereka merampok kekayaan bangsa Indonesia
PBB pada hakikatnya sama dengan khilafah kafirin, sangat disayangkan banyak negara2 muslim masih jadi anggotanya, padahal manfaat terhadap kehidupan muslimin tidak ada
PBB tahu klu mereka curang pd umat islam, dan umat islampun yakin tdk akan pernah kalah dlm peperangan (UDAH SUNNATULLAH), jgn pernah tunduk dgn para kafiriin, klu mrk terdesak, mrkpun akan mengajak berunding..
PBB=PERSATUAN BUDAK BABI
Pada mulanya PBB memang sengaja dibuat didirikan untuk menandingi khilafah Turki Usmani, ya wajarlah para dedengkotnya tunduk pada kepentingan salibis dan zionis.
Dalam waktu yg tdk lama lagi dunia akan mengakui kehebatan sistem Islam dan orang-orang kafir akan mati membawa kemarahan dalam hati mereka.
@bin78:AMIN. PBB?? Kalau berani tindak tu zionis yg ngebom kontor PBB di Palestin??
Bunuh orang pbb..mrk antek kafir
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Brigade Al Qassam Siap Memerangi Israel
- Gadget Generasi Baru, Lebih Mungil Lebih Tajam
- Istilah Cicak-Buaya Undang Empati Masyarakat
- Al-Shabab Mengancam Israel
- Angkatan Perang Belanda Diam-Diam Memasuki Wilayah Konflik Afrika
- Italia Menjerat CIA Dalam Aksi Penculikan Abu Omar
- Skandal Pelarangan Masjid Dan Adzan
- Pernyataan Imarah Islam Afghanistan Mengenai Pembatalan Pemilihan, Melodrama Amerika
- Karzai Menang, Pasukan Italia Pulang
- FUI: Usir LSM yang Lakukan Pemurtadan!
Berita Terbaru
- Dua Penduduk Palestina Terluka Akibat Bombardir Israel di Jalur Gaza
- SBY Diminta Amalkan Surat Al Mumtahanah:9
- NATO Berencana Gelar Operasi Besar di Utara Afghanistan
- Serangan Bom Ranjau di Afghanistan Semakin Mematikan
- Tentara Kafir AS Tewas dalam Operasi di Irak
- Israel Berencana Memperluas Pencaplokan Wilayah
- Grup ‘Teroris’ Tumbuh 20% di Jejaring Sosial?
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
Berita Terkait
- Serangan Bom Ranjau di Afghanistan Semakin Mematikan
- Tentara Kafir AS Tewas dalam Operasi di Irak
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Wawancara Dengan Komandan Imarah Islam Afghanistan, Tasal dan Mullah Haji Mohammad di Marjah
- Jaksa AS: Usamah bin Laden Tidak Akan Hadir Di Pengadilan AS Dalam Keadaan Hidup
- Zardari Fokuskan Kerjanya Dalam Strategi Menumpas ‘Teror’
- Lagi, Serangan Rudal AS Di Waziristan Utara, 20 Tewas
- Tentara AS Akhiri Hidup Dalam Kecelekaan Mobil Di Irak
- Pemerintah Afghan Akan Kirim Polisi Tambahan Ke Kandahar
. on 06/11/09 08:03 AM said:
Ya Allah lemah dan rapuhkanlah persatuan bangsa-bangsa di PBB.