Pemimpin Aliran “Nyeleneh” di Mojokerto Sudah Diamankan Polisi
Oleh Althaf pada Sabtu 31 Oktober 2009, 10:41 AM
MOJOKERTO (Arrahmah.com) - Polisi mengamankan pemimpin aliran keagamaan Kalam Santriloka bernama Achmad Nafan atau Mbah Aan yang selama ini menjalankan kegiatannya di Lingkungan Kranggan Gang V Nomor 6 Kelurahan Kranggan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.
Kasatreskrim Polresta Mojokerto AKP I Gede Suartika Jumat (30/10) memastikan Mbah Aan sudah diamankan ke kantor pol isi sejak Kamis (29/10) malam.
“Kita amankan karena sat itu massa sudah akan menyerbu lokasi (kediaman Mbah Aan). Kita amankan ke kantor polisi sampai ia (Mbah Aan) merasa aman. Soal penutupan lokasi praktik keagamaan, tergantung keputusan dari Bakorpakem ( Badan Koordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat),” kata Gede.
Selain memiliki pengikut dengan aktivitas keagamaan di lingkungan Kranggan, Kalam Santriloka juga memiliki lokasi aktivitas keagamaan lain di wilayah Kelurahan Meri, kecamatan Prajurit Kulon dan di jalan Empu Nala, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.
Nyleneh
Ajaran ilmu nyeleneh yang digembar-gemborkan kelompok ilmu kalam Santriloka dalam bentuk rekaman video compact disk (VCD) mulai mengundang reaksi banyak kalangan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat menilai pandangan dan ilmu yang dilakoni Anwar alias Achmad Nafan alias Mbah Aan dan pengikutnya jelas-jelas menyimpang dari ketentuan agama Islam.
Diantara sikap nylenehnya adalah tidak mewajibkan pengikutnya menjalankan shalat lima waktu, meniadakan puasa Ramadan, dan menganggap isi Al-Quran banyak kesalahan.
''Apa yang disampaikan Mbah Aan ini jelas-jelas sudah menyimpang dari konteks hadis dan Alquran. Semua yang disampaikan itu tidak lebih dari pemikiran dan tafsiran dia secara pribadi,'' ungkap Komisi Fatwa dan Hukum MUI Kota Mojokerto, Agus Wahib Wahab. Menurut Agus Wahib Wahab, syarat orang yang dinyatakan Islam oleh Mbah Aan memang tidak pernah ada dalam hadis dan Alquran. Seperti halnya pemikiran orang asal Sengon Kecamatan/Kabupaten Jombang yang beranggapan salat lima tidak perlu dilakukan. Akan tetapi cukup digantikan dengan patuh dan taat pada orang tua, guru yang baik dan mertua yang baik.
''Kalau ada orang yang bicara seperti itu sama saja tidak punya minhajul fikr (cara berfikir, Red). Logika mantiq dan ilmu nahwu saraf-nya tidak ada. Sebab, dalam tataran agama, baik hadis maupun Alquran ada caranya untuk menafsiri,'' imbuhnya. ''Kalau tidak, sama saja itu pandangan yang melenceng,'' terangnya. (hdytlh/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
kafir harbi!!!!
mau mengetahui islam yg sebenarnya islam, ??? klik http://www.alislamu.com
kajian islam yg sesuai dg KITTABILLAH WA SUNNATINNABI S.A.W.
di jelaskan dalam HADITS, AQIDAH, FIKIH, NASEHAT /TABLIRG dll dalam bentuk mp3 yg bisa saudara2 dwload gratiss…
Gak bisa ngomong lagi dah…...Dasar Orang gila…...
ni die makananya JIL..pasti dibelain,diakomodir,ditampung,trus dijadikan monster yg siap hancurkan islam dr dalam
ini sih sama dengan JIL tpi extrim…. JIL bilang AlQuran musti di revisi yang ini bilang AlQuran muncul dari ranah Jawa…
jadi SAMA AJA SAMA JIL!!!!
sekalian aja kalo mau ngehapus aliran ini JIL juga harus ikut dibubarkan!!!!
Dakwah dulu. Kalau kepala batu maka taubat atau pedang ke leher.
janglah belajar islam dari org2 kafir….agar tidak nyeleneh,...
Al Qur;an banyak kesalahan..???
mau bukti….???
Sini gw penggal batang leher loe, kl mau tau al quran itu bener pa ga dan ngerasain yg namanya neraka tuh kaya apa…
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Perjuangan Menghadang Pornografi di China
- Israel Dan AS Adakan Latihan Perang Gabungan Terbesar
- Taliban: Perang Afghanistan Berakhir Dengan Mundurnya AS
- Pakistan Didesak Untuk Melarang Kelompok-Kelompok Islam
- Clinton Hadapi Kemarahan Pakistan Atas Serangan Predator
- AS Greget Pada Langkah Pakistan Tangani 'Terorisme'
- Proyek Liberalisasi Indonesia Masuki Tahap Ekstrim
- RI Diserang Sejuta Virus Internet
- Taliban Bersumpah Kembali Melakukan Penyerangan Jelang Pemilihan Afghanistan
- Pesawat Tanpa Awak Israel Dipakai Jerman
Berita Terbaru
- Serangan Roket Tewaskan Seorang Tentara di Basis NATO
- Pemerintah Transisi Somalia dan Kelompok Ahlu Sunnah Berbagi Kekuasaan
- Nama FBI Malah Bikin Kejahatan Internet Naik
- Jadwal Baru Obama ke Indonesia 23-25 Maret
- Mesir Tangkap Pelajar Yang Melakukan Protes Anti-Israel
- Pakistan Bombardir “Posisi Taliban”?
- Israel Perintahkan Tuk Hancurkan Masjid di Nablus
- AS Ingatkan Eropa Soal Diskriminasi Muslim
- Hugo Chavez Mulai Geram dengan Internet
- PKS Dukung Kunjungan Obama???
Berita Terkait
- Tarekat Sesat Jember: Jadikan Koran Sebagai Kitab Suci Ganti Al-Qur’an
- Alhamdulillah, Aliran Sesat Marak, MUI Kudus Tolak Cabut Stempel Sesat Sabda Kusuma
- Pimpinan Aliran Surga Eden Diamankan Polisi
- Heboh Aliran “Millah Ibrahim” di Cirebon. Sesatkah?
- Aliran Sesat yang Tak Mewajibkan Shalat dan Puasa, Resahkan Wonogiri
- Polisi Selidiki Penyebaran Dua Aliran Sesat
- MUI Jatim: Sekte Sesat Ajang Cari Duit
- Pemimpin Satria Piningit Mengaku Jadi Tuhan
caman on 31/10/09 08:22 PM said:
Tumbuh suburnya aliran sesat, karena pemerintah tdk tegas dlm pengawasan, ditambah hukum yg tdk jelas, ajaran sesat pantas klo kita mengkafirkanx, karena sdh keluar dari aqidah Islam yg sebenarnya.