Proyek Liberalisasi Indonesia Masuki Tahap Ekstrim
Oleh Althaf pada Jum'at 30 Oktober 2009, 08:56 AM
JAKARTA (Arrahmah.com) - Secara prinsip, Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II yang baru terbentuk tak ada yang berubah. Kecenderungan rezim ini terhadap ideologi sekuler-neoliberal tetap bertahan, bahkan akan semakin menguat. Agenda-agenda neoliberal seperti liberalisasi dan privatisasi, juga akan berlanjut lima tahun ke depan.
Demikian pernyataan yang disampaikan Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus (BKLDK) dalam aksinya Rabu (28/10) kemarin di depan Istana Negara, Jakarta Pusat.
Dalam rilis persnya yang diterima http://www.hidayatullah.com, BKLDK menegaskan, ke depan proyek liberalisasi ekonomi Indonesia akan memasuki tahap implementasi. Hal itu dapat dilihat ikut andilnya lembaga-lembaga asing dalam penyusunan kebijakan pemerintahan, mulai dari UU Sumber Daya Air, UU Penanaman Modal, UU Mineral dan Batubara, UU Ketenagalistrikan, dan sebagainya.
Koordinator Aksi Ramli mengatakan, Presiden RI Susilo B Yudhoyono (SBY) sebaiknya segera meninggalkan sistem neo-liberalisme dan menggantinya dengan syariah.
"Dalam rangka liberalisasi ekonomi ini, sekitar 200 UU sudah disiapkan untuk disahkan oleh parlemen terpilih. Tak ada yang menjamin kekayaan alam Indonesia tidak akan dijarah oleh pihak asing dalam waktu 5 tahun ke depan," kata dia.
Hal ini semakin diperparah karena mayoritas menteri juga berasal dari partai anggota koalisi gemuk rezim baru ini, plus 75 persen anggota parlemen yang juga berasal dari pihak yang sama. Artinya proses liberalisasi akan berjalan lancar dan legal tanpa proses kritik yang signifikan.
Sementara itu, fakta lain menunjukkan sejak kemerdekaan sampai saat ini, Indonesia telah berganti-ganti rezim tetapi rakyat tetap berada dalam penderitaan. Problem rakyat semakin menggunung. Untuk hal ini tidak cukup sekedar berganti rezim, tetapi sistem rusak yang membawa penderitaan rakyat harus diganti.
Aksi Nasional
Selain di Jakarta, aksi menuntut pemerintah agar menegakkan syariah ini juga berlangsung di Bandung. Aksi ini berlangsung di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung.
Massa yang terdiri dari laki-laki dan perempuan namun berpisah tempat ini, membawa beberapa spanduk yang isinya antara lain "Tinggalkan sekularisme demokrasi, Tinggalkan neoliberalisme” dan “Tetapkan syariah dan tegakkan khilafah”.
Juru Bicara BKLD Chandra menyatakan, rakyat saat ini jatuh miskin karena selama ini pemerintah menggunakan paham kapitalisme, sosialisme, dan neo-liberalisme.
"Makanya kami menuntut pemerintah untuk meninggalkan sistem itu dan menggantinya dengan syariah dan khilafah," kata dia dalam orasinya. (hdytlh/arrahmah.com)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
mudah2an apa yang terjadi pada kaum aa’d bisa terulang lagi di di bumi jakarta dan di tenggelamkan selama lamanyaamin ya robb
ya Allaah, janganlah biarkan hamba, para mukmin, dan org2 yg hamba cintai berada ditengah-tengah masyarakat ketika Engkau akan menimpakan adzab Mu kepada mereka
...terus berjuang tuk tegak kan syariah,sampai darah penghabisan….. AllohuAkbar…Allohuakbar..
Wa,mah ,yaya wa,mah,mat,ti lilahirobbilalamin…
La.. Syariqkallahu… wabidalikaumirtu wa,anaminal Muslimin….
Semoga Alloh memperlihatkan keperkasaan-Nya terhadap Istana Negara..
hidup bkld. hidup islam.
kalian menyarankan para pemimpin yg dihatinya berpenyakit u mengunakan syariat islam?angan2 kosong saudara2!!take over…mungkinkah?
pemerintah Murtad Indonesia tampaknya tidak mengindahkan ayat-ayat Allah. tak takut sama Allah yang telah menciptakan mereka. mereka lupa dari mana mereka berasal dan kemana mereka akan kembali
dasar jongos penjajah!!!!
PAHALA BESAR bagi yang bisa membunuh si Susilo BABI Yudhoyono
Demo g selesaikan masalah, jangan demo, mogok makan sejakarta sampe pd mati juga gak bakal didengerin buat pindah ke syariah
satu2nya jalan untuk mengubah keadaan hanya dengan apa yang rasulullah contohkan, yaitu dakwah&jihad;
@21thcentury; sebaiknya antum tidak mengeluarkan comment spt itu.
bisakah pergunakan kata2 yg sesuai dg tuntunan ROSULLUWLOOH akhlakulkarimah…
emang ngga boleh yah kalo orang katolik hidup di indonesia??
@bokir, kok komentnya seperti itu to?mancing-mancing ya! boleh aja mereka hidup diIndonesia. lebih-lebih dibawah syariat Islam.bahkan mereka bs lebih baik dari kondisi sekarang.TERLINDUNGI nyawa dan harta.skrang tdk ada jaminan harta%jiwa
jangan pobi terhadap Islam sebelum pernah hidup bersama Syariat Islam
@bokir sbar yaa. Jgnkan diindnesia di ngr islampun bleh, slama tnduk patuh & tdk mmsuhi islam, akan dilindungi trmsk dlm hal ibadah, tp klu mmsuhi, ya maaf aja, akan dijitakin rmai2 smp btak. Mk plajari dua agma ini dg obyktif dlm rngka mcari KBNARAN
Pemimpin negara sdh silih berganti tapi rakyat makin miskin..
Yg makin kaya cina ama PMA
presidenya mukanya nyebelin mentrinya juga mukanya nyebeli udah gitu bersekutu ma al amirikah pula
Bismillahirrahmanirrahim…
Semoga WNI tw bahwa menggunakan hukum SYARIAT ISLAM sangat jauh lebih baik dr Undang buatan manusia,,,semoga hukm SYARIAT ISLAM cepat brdiri di bumi INDONESIA…Amin
Petinggi negeri ini, iman dan otaknya sudah kacau-balau.
DAKWAH DAN JIHAD JANGAN BERHENTI…..! ALLOHUAKBAR…!
ayo dong sama2 berjuang tuk tegakkan syariat islam dalam satu barisan yg teratur,jngn bercerai berai ,klik abuqital1wordpres.com perjuangan umat islam indonesia
amrik memang tampan,tp moral nya paling bejat..maling,medok,mendem!! adalah hal biasa bagi warga dan pejabatnya
samakah indonesia???
tentu TIDAK
tidak jauh beda..mas.sdh jelas moralnya bejat masih aja ditiru dgn tetap menerapkan sistem DEMO CRAZY nya
@ikrom: maaf akhi, saya rasa ucapan saya itu standar kok nggak ada yang salah.
HALAHHHHH..Ini si yudhoyono cs mau membuat peraturan apa lagi? apakah tidak cukup menjual rakyat keluar negri,lalu menelantarkan begitu saja setelah milyaran rupiah dikeruk?
dari taun 2004-2009 minta dicabut undang2 perburuhan no 39 saja gak dikerjakan… moga2 masuk neraka kau pak president,sudah banyak kau menipu rakyat.
Makanya jangan demo ke RI lebih baik REVOLUSI ISLAM di negeri ini sehingga RI dengan PANCASILANYA bisa musnah. Tapi tentunya tidak semudah itu karena para SALIBIS akan membantu RI.
http://abuqital1.wordpress.com
demo gak ada sunnahnya..,rapatkan barisan…cari harokah yg sesuai manhaj spt alqoidah….bukan saatnya lagi kita tidur dan mimpi…kyk khilafatul muslm dan NII ...sebelum negri ini dijungkir balikkan Alloh…....!!
Abuqital yyg getol dg NIInya…apa yg kau kerjakan saat ini?katanya kamu punya rakyat…..ini..lho…umat islam udah demikian rupa dihajar aqidahnya o ngr kafir ind…?kamirul mukmininmu bertanggung jawab thd kondisi umat saat ini…...
Jangan hanya meminta infaq saja tiap bulan…...mana jihadmu…?atau gak perlu jihad…sekarang….?
atau berangan angan tiba2 futuh gitu…? JANGAN TIPU UMT ISLAM DG PEMERINTAHAN KETOPRAKMU…...!!!!SADARLAH BERGABUNGLAH…DG ALQOIDAH…
ABU MUWAHID APAKAH HAROKAHMU..ITU REALISTIS…APA MIMPI..?KL DAKWAH DAN JIHAD ,MANA MILITER YG TERLATIH…?LANTAS KL AKU HIJROH MANA DAULAH NYATAMU..?JGN ASAL BICARA..PUNYA PEMERINTAHAN YANG SAH…...!!
ABU MUWAHID DAN TATA…HADAPILAH KENYATAAN BHW NII TELAH KALAH…DAN POSISI..SKRG DITINDAS O PEMRINTAH TOGHUT…JAGAN BAWA2 PROKLAMASI YG TELAH LALU….SEMUA NEGARA ISALM AWALNYA PUNYA DAULAH…!
Indonesia adalah negara peringkat 3, setelah Cina dan India yang mampu bangkit dari krisis global tahun 2008. Maju terus Indonesia. Optimis akan jadi negara maju. Tinggalkan orang-orang dg pikiran terbelakang.
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- RI Diserang Sejuta Virus Internet
- Taliban Bersumpah Kembali Melakukan Penyerangan Jelang Pemilihan Afghanistan
- Pesawat Tanpa Awak Israel Dipakai Jerman
- Obama Pertimbangkan Rencana Penurunan Skala Perang Afghanistan
- Mewaspadai Gerakan Misionaris Pasca Musibah
- Kapal Ikan Asing Sering Beroperasi di Pulau Enggano
- UU ITE Jerat Orang Lemah
- Israel Batasi Akses Air Minum Untuk Palestina
- Militer Pakistan Klaim 42 Mujahid Tewas
- Diplomat Amerika Serikat 'Angkat Tangan' Dalam Keterlibatannya Di Afghanistan
Berita Terbaru
- Tentara Israel Ringkus Lima Bocah Palestina
- Indonesia di ‘Daftar Hitam’, Pemerintah Diminta Tegas?
- Virus Lokal Seret Nama Antivirus
- Militer Israel Konfirmasi Serangan Udara Ke Gaza
- Aksi Penjajahan NATO Di Kandahar Pun Dimulai
- Hubungan AS-Pakistan Bukan Hanya Soal Keamanan
- Dua Penduduk Palestina Terluka Akibat Bombardir Israel di Jalur Gaza
- SBY Diminta Amalkan Surat Al Mumtahanah:9
- NATO Berencana Gelar Operasi Besar di Utara Afghanistan
- Serangan Bom Ranjau di Afghanistan Semakin Mematikan
Berita Terkait
- SBY Diminta Amalkan Surat Al Mumtahanah:9
- SBY Minta TNI & BIN Ikut Berantas Teroris
- ICMI Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan Islami
- Sri Mulyani Lega Dibela SBY
- Nasib UU No. 1/PNPS/1965 Akan “Digantung”
- Ansor Dukung Pengembangan Yogyakarta Sebagai Kota Toleransi
- Ratna Sarumpaet Roadshow Diskusi Nikah Sirri (??)
- April, Putusan Final Sidang UU Penodaan Agama
- MK Serius Kaji UU Penodaan Agama
- MUI Bangka Haramkan “Valentine Day” bagi Muslim
. on 30/10/09 11:48 AM said:
WASPADALAH,,,,WASPADALAH!!!