Pesawat Tanpa Awak Israel Dipakai Jerman
Oleh Althaf pada Jum'at 30 Oktober 2009, 08:40 AM
JERUSALEM (Arrahmah.com) - Israel Aerospace Industries mengatakan pada Rabu (28/10) bahwa pihaknya akan menyuplai pesawat mata-mata untuk Jerman untuk memantau berbagai aksi mereka di Afghanistan.
Pesawat tak berawak Heron akan disebarkan oleh angkatan udara Jerman di utara Afghanistan awal tahun 2010 untuk berbagai misi pengintaian, kata perusahaan tersebut dalam sebuah pernyataan.
Departemen Pertahanan Jerman mengkonfirmasi hal tersebut dan menyatakan telah menandatangani kesepakatan pembelian pesawat milik Israel itu.
Pesawat tanpa awak Israel ini sebelumnya disediakan untuk pasukan koalisi untuk mengumpulkan informasi dan data seputar gerakan Islam di Afghanistan dan Irak.
Heron merupakan pesawat mata-mata terbesar Israel dengan sayap sepanjang 54 kaki dan memiliki kemampuan terbang selama 30 jam dengan kecepatan 140 mph (225,3 kph) di atas ketinggian 30.000 kaki (9.144 meter). (althaf/ansr/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Pwt mata2 Kafir AS yg lbh canggh aja tidak memberikan kontribusi apapun bg strategi pasukannya, apalagi pswt mata2 israel yg kemampuannya hanya utk mematai permukaan spt padang pasir yg terbuka. Kebodohan mrk semakin men-jadi2.
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Obama Pertimbangkan Rencana Penurunan Skala Perang Afghanistan
- Mewaspadai Gerakan Misionaris Pasca Musibah
- Kapal Ikan Asing Sering Beroperasi di Pulau Enggano
- UU ITE Jerat Orang Lemah
- Israel Batasi Akses Air Minum Untuk Palestina
- Militer Pakistan Klaim 42 Mujahid Tewas
- Diplomat Amerika Serikat 'Angkat Tangan' Dalam Keterlibatannya Di Afghanistan
- India-AS Lakukan Pelatihan Militer Gabungan
- Obama Adalah Boneka Korporasi
- Obama Masih Belum Memutuskan Kelanjutan Strategi Perang AS Di Afghanistan
Berita Terbaru
- Warnet Bisa Tangkal Teroris Lewat Daftar Pengunjung?
- Kongres AS Mendesak AS Segera ‘Rangkul’ Muslim?
- Pesawat Tempur Mengebom Gaza Selatan
- Putin: ‘Kelompok-Kelompok Teror’ Di Pakistan Dan Afghanistan Mengkhawatir Dunia
- Tentara AS Membunuh Pasangan Sipil Irak Di Baghdad
- Israel Akan Bangun 50.000 Unit Perumahan Baru Di al Quds
- Ba’asyir: Mengapa Jasad Dulmatin Wangi?
- Tentara Israel Hanya Dihukum 3 Tahun Dalam Aksi Kejinya di Gaza
- Mujahidin Imarah Islam Afghanistan Klaim Tewaskan 5 Tentara Kafir AS
- Bedah Buku Islam Standar : Islam Akan Bangkit Dari Indonesia
Berita Terkait
- Pesawat Tempur Mengebom Gaza Selatan
- Putin: ‘Kelompok-Kelompok Teror’ Di Pakistan Dan Afghanistan Mengkhawatir Dunia
- Israel Akan Bangun 50.000 Unit Perumahan Baru Di al Quds
- Tentara Israel Hanya Dihukum 3 Tahun Dalam Aksi Kejinya di Gaza
- Beberapa Penduduk Gaza Terluka dalam Serangan Udara Terbaru Israel
- Biden : AS Tidak Memiliki Teman yang Lebih Baik Selain Israel
- Mujahidin Afghan Akui Ledakkan Pangkalan NATO Di Khost
- Kunjungan Biden Tegaskan AS Tidak Bisa Berbuat Apa-Apa Terhadap Israel
- Gates Tonton Pelatihan Militer Afghanistan
- Biden Yakinkan Israel Soal Komitmen AS
. on 31/10/09 09:55 AM said:
Koq dipakai? Mendeteksi Mujahidin yang ‘primitif’ saja susah apalagi tentara ‘ultra canggih.’