Isu Terorisme Masuk Program 100 Hari
Oleh Althaf pada Senin 26 Oktober 2009, 08:03 AM
JAKARTA (Arrahmah.com) - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Djoko Suyanto mengatakan isu pemberantasan terorisme juga masuk dalam pembahasan program 100 hari.
Dalam National Summit atau Rapat Nasional yang akan diadakan akhir bulan ini, soal terorisme akan dibahas oleh komisi khusus.
Menurut Djoko, isu besarnya adalah pemberantasan dan pencegahan terorisme.
"Isu umumnya sudah ada, kita akan meminta pendapat dari berbagai kalangan yang kita peroleh," kata dia seusai rapat kabinet di Istana Wakil Presiden di Jakarta Minggu (25/10).
Menurutnya dalam pembahasan penanganan terorisme beberapa langkah bisa diubah, seperti apakah ada revisi terhadap aturan.
Meski masuk dalam pembahasan program 100 hari, Djoko menegaskan pemberantasan terorisme tidak bisa selesai dalam 100 hari.
"Tapi lebih kepada apa yang bisa dilakukan dalam upaya pemberantasan dan pencegahan terorisme dalam 100 hari," kata dia.
Hasil rapat kabinet yang dipimpin Wakil Presiden Boediono hari ini akan dipertajam dalam National Summit atau Rapat Nasional yang digelar 29-31 Oktober 2009 nanti.
Masing-masing menteri nantinya akan merinci program 100 hari dan program lima tahun di masing-masing departemen atau kementerian.
"National summit bertujuan mendapatkan masukan terkait program masing-masing kementerian," kata Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa, usai rapat kabinet di kantor Wakil Presiden, Jakarta, Minggu (25/10).
"Selanjutnya dari hasil national summit, akan dirapatkan kembali yang akan dilaporkan ke Wakil Presiden," ujar Hatta. (vivanews/arrahmah.com)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Ralat>> Manusia2 tak beradab..!!
Oh anti Islam dalam 100 hari. Beres lawan pakai 100 hari anti thagut.
ya..pembahasan tentang kenaikan gaji menteri kabarnya segera dibahas..
sumbar, jambi, maluku masih menangis..malah mau naik gaji..pake duit rakyat!
mari bilang “HUUUUUUUUUUUU”
barusan gempa di padang, tasik lom kelar , maluku kebanjiran, malah mau naikin gaji sendiri, mana janji mu SBY??
Bisanya hanya naikin gaji antek2 mu, tapi rakyat sengsara malah dibiarkan,
ucapkan sekali lagi HUUU.
kalo bukan teroris nyantai aja, ga usah kaya kebakaran jenggot gitu.
bukan kebakaran jenggot, tapi kita ni rakyat indonesia, melihat ketoprak lakon para mentri yang dikomandoi president yang mata duitan, gimana mau maju indonesia??? oh ya namanya juga toghut mana ada yang mikirin kebaikan, jadi jelas sekarang…
ya kita tunggu aza 100 hari kerja
@jamaludin “FUCK U…. TILL DETH ROOTEN TO THE HELL”
biasanya yg sering protes hal spt ini adlh orang2 yg gajinya kecil dan hidupnya susah, btul ga?..ayo ngaku..
Kalo mo berantas “teroris” jangan 100 hari, tapi sampe HARI KIAMAT.
” akan senantiasa ada sekelompok ummatku yang berperang di atas kebenaran, mereka meraih kemengan sampai hari kiamat ”
” akan senantiasa ada sekelompok dari umatku yang tegak dalam menjalankan perintah Allah tidak membahayakan mereka orang yang menghinakan mereka ”
Gilee bener. Rapat pertama kali bahas kenaikan gaji. Ya pantes kalau ada gempa melulu. Kalau ada gempa yg disalahin lempengan bumi terus. Gempa pelan juga bisa kalau Allah mau. Yaa tho..
Gempa tho.. Ancur thoo.
Para petinggi2…apakah kalian masih memikirkan nasib rakyat yg kelaparan? Ko’ malah berusaha naikkan gaji…
Apa sih arti terorisme? Siapa aja yang termasuk kategori terorisme? Yang nyebarin ‘kata’ terorisme itu siapa? Yg nyebarin ‘kata’ terorisme aja nggak tau ‘apa itu terorisme’
Kok para pejabat berdasi nkri yang katanya lulusan S1 s/d S-mambo, pake bintang 7 di pundak kok bisanya ikut2an…. alias goblok & tolol seperti binatang ternak…....
kacian ya makhluk menggonggong sambil meneteskan air liurnya,hallo dan jamalud..tempatnya cuman didpn rumah kerjanya cuman nyalakin apa yg dianggap pengganggu(baca terorist)
bos bosnya gemuk2,hallo dan jamal jg gemuk tp tetap aja ia(hallo jamal)makhluk menjijikan dan mengerikan yg mulutnya slalu menganga dan meneteskan air liurnya..hush..hush pergi jauh makhluk pembawa penyakit ke gi la an (rabies)
kalo anjing membawa rabies…sapi juga membawa antrax…
mari kita sama-2 berdoa biar segera di impeacment ..
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- 'Paman Sam' Setia Kawal Pesta Blogger Indonesia
- Polisi Israel Memaksa Masuk Kompleks Masjid Al-Aqsa
- Netanyahu Tegaskan Israel Hanya Untuk Orang Yahudi
- 'Obama' Dibakar Mahasiswa Afghanistan
- Kayani: Operasi Waziristan Penting Bagi Perang Anti-teror
- Militer Pakistan Bela AS Tidak Terlibat Dalam Serangan Ke Waziristan
- Pesawat Mata-Mata AS Bantu Militer Pakistan
- Militer Pakistan: Taliban Mulai Kacau Di Waziristan (???)
- Kasus Eksploitasi Anak Marak di Solo
- Vietnam Tolak Resolusi AS Soal Kebebasan Berinternet
Berita Terbaru
- Israel Berencana Memperluas Pencaplokan Wilayah
- Grup ‘Teroris’ Tumbuh 20% di Jejaring Sosial?
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Perusahaan Australia Siap Investasi Rp 9 Triliun
- F-16 Disiagakan Selama Kunjungan Obama
- Pakistan Tetapkan Lima Mujahid Asal Amerika Dengan Tuduhan Terorisme
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Lagi, Tujuh Tentara Rusia Tewas dan Terluka di Chechnya
Berita Terkait
- Sidang Pendiri dan Pemilik Arrahmah Media Akan Kembali Digelar
- Warnet Bisa Tangkal Teroris Lewat Daftar Pengunjung?
- Ba’asyir: Mengapa Jasad Dulmatin Wangi?
- Saksi: Tersangka Ditembak dari Jarak Dekat
- Kakak Kandung Dulmatin Masih Ragukan Keterangan Polri
- Wawan Purwanto: Sidik Jarinya Cocok dengan Dulmatin
- SBY Minta TNI & BIN Ikut Berantas Teroris
- Sri Mulyani Lega Dibela SBY
- “Ulama” Inggris Keluarkan Fatwa Anti-Teror, Katakan Bom Syahid Tidak Ada Dalam Islam
- Syariat Islam Yang Kaffah “Tutup Pintu” Teroris di Aceh
. on 26/10/09 09:29 AM said:
Manusia2 tak biadab..!!
bukankah agenda kalian setelah di lantik adalah membahas kenaikan gaji..???
di mana hati nurani anda wahai petinggi2 NKRI..??
teruslah menjadi budak amerika dgn proyek “terorisme"nya..!!!