Israel Akan Terus Bangun Pemukiman Besar-Besaran Di Tepi Barat
Oleh Althaf pada Kamis 01 Oktober 2009, 09:28 AM
TEPI BARAT (Arrahmah.com) - Israel kemungkinan besar akan meneruskan proyek besarnya untuk membangun pemukiman besar-besaran sebagaimana yang pernah mereka lakukan di Tepi Barat pada tahun 1967.
Proyek bersama yang dilakukan oleh Kementrian Dalam Negeri dan pemerintah kota Yerusalem (al-Quds) ini untuk membangun 14.000 unit rumah di Tepi Barat, sebagaimana dilansir dalam harian Israel Maariv pada Rabu (30/9).
Pemukiman itu akan dibangun di atas lahan seluas tiga juta meter persegi dan akan menjadi tempat tinggal bagi 40.000 Yahudi. Lahan itu mencakup lahan milik muslim Palestina yang diambil paksa di desa Al Walaja.
Proyek ini memperoleh dukungan dari Partai Likud yang berkuasa dan sekutu-sekutu sayap kanannya.
Pihak internasional menyeru agar Israel membekukan semua proyek pembangunan pemukiman di Tepi Barat dan Yerusalem Timur. Namun rezim Yahudi (la'natullaah 'alayh) itu sama sekali tidak menggubris seruan tersebut. (althaf/prtv/arrahmah.com)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Khaibar Khaibar ya Yahud, jaisyu Muhammad saufa ya’ud.
mereka senantiasa menutupi kegilaan mereka dengan topeng² yang manis dipandang mata; demokrasi, hak hasasi manusia,
kebebasan dan lainnya, walau tanpa malu², pada saat yang sama, mereka pun membantai orang² Arab Palestine.
Yahudi gila itu membangunkan kaum muslimin di seluruh dunia yang sedang tidur.
Jihad satu-satunya solusi untukmembebaskan tanah suci Palestina. Allahu Akbar!
nah lo mana teriakan teriakan para munafik…adem ayem to kalo yahudi yang berulah..cuma jihad solusinya.dimana saja..karena yahudi mencengkeram dimana2
Bagus…. bagus israel…. Allah memang sudah menetapkan…... berkumpulah engkau sebanyak mungkin di sana…. Allah tentu tidak akan menyia-nyiakan lemparan-Nya….
Lemparan-Nya akan membuat salah satu penjahatmu (penjagal ariel sharon) akan meraung-raung di bawah reruntuhan ‘negerimu’.........
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Tentara AS Pembunuh Muslim Di Fallujah Dibebaskan?
- Korban Tewas Gempa Sumbar 200 Orang
- Polisi Dinilai Asal-Asalan Tuding Jibriel Teroris
- Survei Pembunuhan Obama Sulit Dicegah
- Birokrasi Sulit, Muslimah Dipaksa Lepas Cadar di Pengadilan Spanyol
- Bocah Perempuan Afghan Tewas Ditimpa Selebaran
- Angkatan Laut Asing Menjarah Kekayaan Alam Somalia
- Salibis Amerika Kembali Disantap Bom Afghanistan
- Rusia Cari Jaminan Atas Rencana Kerjasamanya Dengan AS
- Obama 'Melarikan' Guantanamo Dari Kejaran Pers
Berita Terbaru
- Israel Berencana Memperluas Pencaplokan Wilayah
- Grup ‘Teroris’ Tumbuh 20% di Jejaring Sosial?
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Perusahaan Australia Siap Investasi Rp 9 Triliun
- F-16 Disiagakan Selama Kunjungan Obama
- Pakistan Tetapkan Lima Mujahid Asal Amerika Dengan Tuduhan Terorisme
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Lagi, Tujuh Tentara Rusia Tewas dan Terluka di Chechnya
Berita Terkait
- Israel Berencana Memperluas Pencaplokan Wilayah
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- Yerusalem, Riak-Riak Intifadhah Ketiga
- Bentrokan Yerusalem Berkelanjutan, Pejabat AS Batal Ke Israel
- Israel Perintahkan Tuk Hancurkan Masjid di Nablus
- Mesir Batalkan Peresmian Sinagog Yahudi Di Kairo
- Tentara Israel Brutal Terhadap Warga Palestina Yang Melakukan Protes Pendudukan Negara Zionis
- Pesawat Tempur Israel Mengebom Gaza Selatan
- Israel Akan Bangun 50.000 Unit Perumahan Baru Di al Quds
- Tentara Israel Hanya Dihukum 3 Tahun Dalam Aksi Kejinya di Gaza
. on 01/10/09 10:34 AM said:
bangsa kera yang satu ini sebenernya tau bener apa itu hakikat hari kiamat dibanding umat Islam sendiri, kalo mereka akan dibantai oleh umat Muslim dihari akhir, makanya mereka membuat benteng Khibar ke-2 untuk mempertahankan diri.