Survei Pembunuhan Obama Sulit Dicegah

Oleh Althaf pada Kamis 01 Oktober 2009, 08:25 AM

Print Recommend (0) Comment (7)

JAKARTA (Arrahmah.com) - Bumba Labs LLC produsen pembuat software survei di Facebook, sedang mencari cara agar polling yang bertanya apakah Presiden Barack Obama harus dibunuh tidak kembali terulang.

Facebook harus menarik seluruh aplikasi survei kemarin, hingga Bumba Labs LLC menghapus polling pembunuhan Obama.

Mekanisme pengaturan survei tidak bekerja cukup cepat, kata Jesse Farmer, chief executive officer Bumba Labs mengatakan dalam wawancara.

USSS (United States Secret Service) kemarin mengatakan bahwa ada ancaman terhadap orang-orang yang dilindungi termasuk menyelidiki polling Obama.

Farmer yang bekerja sama untuk kampanye kepresidenan Obama, mengatakan user Facebook menggunakan program polling miliknya dan menciptakan 10.000 survei setiap harinya. Software polling itu telah diaktifkan kembali di Facebook.

"Kami berkomitmen untuk bertindak secara bertanggung jawab dan bereaksi cepat untuk mencatat hal-hal yang melanggar kebijakan kami serta akan terus memperbaiki kebijakan, prosedur dan waktu respon di daerah ini," kata Barry Schnitt, Jubir Facebook yang berbasis di Palo Alto, California.

Bumba Labs yang berlokasi di San Francisco Bay Area dan memiliki empat karyawan, mulai membuat polling pada bulan Juni lalu. Aplikasi tersebut telah memiliki 4 juta user bulan lalu. Polling menyangkut semua topik, mulai dari politik hingga tempat-tempat favorit.

Farmer mengatakan mencegah polling pembunuhan Obama tidak akan semudah menyortir survei lewat kata kunci seperti kill atau murder. Karena kedua kata tersebut dapat digunakan dalan frase kalimat yang tidak dimaksudkan untuk menyakiti orang seperti dalam kalimat company killing product line, katanya. (inilah/arrahmah.com)

 

Baca Juga

 

Berita Lainnya Tentang

Survei Pembunuhan Obama Sulit Dicegah

sponsored links

Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com

The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net

Al-Faruq 'Umar on 04/10/09 07:14 PM said:

Jangankan pakai survei, seluruh pasukan di perintah berjaga yang dikelilingi benteng kokoh, takkan mencegah Malaikat Maut melaksanakan tugasnya.

Kalau takut mati, jadilah muslim dan beramal-sholihlah..
Kalau perlu jadilah Mujahid.

Al-Faruq 'Umar on 04/10/09 07:17 PM said:

Begitu pula kalian wahai para telik-sandi..

Di saat kalian membaca komentar ini, bisa dipastikan anda masih hidup dan melaksanakan perintah komandan anda untuk memata-matai situs ini.

Tapi apakah kalian besok yakin masih hidup?

Al-Faruq 'Umar on 04/10/09 07:20 PM said:

Bukankah Malaikat Maut bertugas tanpa meminta izin terlebih dahulu sebelum mencabut nyawa anda?.

Lalu apa yang telah anda persiapkan dalam menghadapi situasi berakhirnya tugas kalian di muka bumi sebagai hamba Alloh?.

Al-Faruq 'Umar on 04/10/09 07:23 PM said:

Lebih lama mana, anda melaksanakan perintah Komandan anda dengan melaksanakan perintah Alloh?.

Seperti itukah makna kehadiran anda di muka bumi?.

Masya Alloh, Laa haula wa laa quwwata illa billah..

Al-Faruq 'Umar on 04/10/09 07:26 PM said:

Ketika anda mengikuti Dikdasmil, panitia sudah mempersiapkan materi “Pengosongan”, yakni Brain Washing. Bila anda perwira, pernahkah anda di suntik oleh senior anda dan ditanyakan siapa nama Ibu anda?.

Yaa, itulah awal rusaknya iman anda..

Al-Faruq 'Umar on 04/10/09 07:31 PM said:

Oleh karena itu, bertaubatlah dan perbaikilah iman anda selagi masih belum berurusan dengan Malaikat Maut, apalagi dengan Malaikat Munkar wa Nakir di alam kubur sana.

Beliau itu adalah petugas-petugas Alloh yang selalu siap berurusan dengan anda.

. on 11/10/09 11:44 PM said:

jgn asal bunuh
pakek sniper aja biar g ktahuan

Anda harus login untuk memberikan komentar



Auto-login on future visits

Show my name in the online users list

Forgot your password?