Pemerintah Saring Internet, Hacker Siap ‘Perang’

Oleh Althaf pada Jum'at 11 September 2009, 07:40 AM

Print Recommend (0) Comment (0)

CANBERRA (Arrahmah.com) - Rencana penyaringan konten internet oleh pemerintah Australia tidak mendapat sambutan yang menyenangkan dari sejumlah pihak. Terbukti, sejumlah hacker mengibarkan bendera perang dengan membobol situs-situs kementerian Australia.

Para hacker menganggap, tindakan pemerintah untuk memberlakukan internet filtering, tidak ubahnya seperti aksi penyensoran yang dilakukan China.

"Tidak hanya hak Anda akan dilanggar, kecepatan internet kita akan melambat 70%, dan meskipun Anda menjadi mandatori untuk warga Australia, Anda tidak mampu melindungi kami SEPENUHNYA dari setan," begitu pesan dari hacker dalam situs-situs yang mereka bobol.

Situs yang menjadi sasaran DDoS para hacker Rabu waktu setempat adalah situs Perdana Menteri Australia Kevin Rudd dan situs otoritas Komunikasi dan Media Australia. Para hacker yang menyebut diri mereka sebagai "Anonymous" ini juga berencana untuk membobol situs Menteri Komunikasi Stephen Conroy.

Seperti diwartakan Wired pada Jumat (11/9), penyerangan ini adalah wujud protes hacker terhadap proposal yang kini sedang digodok pemerintah Australia untuk melancarkan penyaringan konten internet.

Namun, dikatakan oleh juru bicara pemerintah, penyerangan itu dinilai salah langkah dan dilatarbelakangi informasi yang kurang akurat. Dikatakan lebih lanjut, filtering ini hanya ditujukan untuk memblokir konten seperti pornografi anak dan foto-foto pemerkosaaan serta perbuatan 'liar'. (dtk/arrahmah.com)

 

Berita Lainnya Tentang

Pemerintah Saring Internet, Hacker Siap ‘Perang’

sponsored links

Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com

The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net

Anda harus login untuk memberikan komentar



Auto-login on future visits

Show my name in the online users list

Forgot your password?