Swedia: NATO Tidak Memiliki Strategi Jalan Keluar Di Afghanistan
Oleh Althaf pada Rabu 02 September 2009, 08:42 AM
STOCKHOLM (Arrahmah.com) - Menteri Luar Negeri Swedia, Carl Bildt, mengisyaratkan bahwa AS dan sekutu Eropanya, dengan ribuan tentara di Afganistan, tidak mempunyai "strategi jalan keluar."
"Tidak ada batas waktu, jelaslah bahwa tidak ada satupun yang memiliki strategi jalan keluar," kata Bildt sebelum meninggalkan Kabul setelah kunjungan dua harinya ke Afganistan.
"Orang-orang Afghan itu mempunyai keyakinan bahwa kami akan tinggal lebih lama bersama dengan mereka," tambah Bildt.
Tetapi, seorang diplomat tertinggi mengungkapkan keprihatinan tentang situasi yang terus memburuk di Afghanistan, sembari menambahkan bahwa kelihatannya tidak ada pemecahan militer yang cukup jitu atas konflik yang berlangsung selama satu dekade tersebut.
"Ini bukan konfli yang bisa dimenangkan oleh militer sendiri," kata pejabat Swedia, yang juga menjadi negara pemimpin Uni Eropa.
Akhir-akhir ini ada sekitar 101.000 tentara internasional di Afghanistan. Dari AS, ada lebih dari 77.000 pasukan hingga bulan Agustus kemarin.
Laporan sebelumnya yang diluncurkan sebelum bulan Juli, dimana 76 pasukan ISAF tewas dalam pertempuran, memperlihatkan semakin buruknya situasi di negara tersebut.
Tekanan pun semakin membebani AS dan sekutunya untuk segera memulangkan para tentaranya sebelum korban dari pihak mereka semakin bertambah, karena itu artinya, kerugian yang harus mereka tanggung pun semakin besar. (althaf/prtv/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Sudah ku bilang…
pulang kampung saja ke negeri kalian masing-masing.
karena kaum yang kalian hadapi adalah orang-orang yang lebih mencintai kematian dan menjauhi dunia, dan kalian para Agresor lebih mencintai Dunia dan takut dengan kematian…
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Lagi, NATO Harus Hadapi Bulan Mematikan Dalam Peperangannya
- Israel Lakukan Penangkapan Tuk Bungkam Jurnalis Palestina
- M Jibriel : Saya Menikmati Ujian Ini…!
- Kekerasan Dan Ketidakmanusiaan Pun Kami Rasakan Di Penjara Negeri Muslim, Arab Saudi
- Tentara Zionis Israel Serang Kapal Nelayan Muslim Gaza
- Hubungan Israel-Indonesia Diusahakan Tak Terbuka
- Dua Tentara Musyrik India Tewas di Kashmir
- Keluarga Sambangi Mabes Polri Pastikan Status Muhammad Jibriel
- Laptop Layar Ganda Pertama di Dunia Siap Menggebrak
- Stanley Konfirmasikan Kegagalan Strategi AS di Afghanistan
Berita Terbaru
- Serangan Roket Tewaskan Seorang Tentara di Basis NATO
- Pemerintah Transisi Somalia dan Kelompok Ahlu Sunnah Berbagi Kekuasaan
- Nama FBI Malah Bikin Kejahatan Internet Naik
- Jadwal Baru Obama ke Indonesia 23-25 Maret
- Mesir Tangkap Pelajar Yang Melakukan Protes Anti-Israel
- Pakistan Bombardir “Posisi Taliban”?
- Israel Perintahkan Tuk Hancurkan Masjid di Nablus
- AS Ingatkan Eropa Soal Diskriminasi Muslim
- Hugo Chavez Mulai Geram dengan Internet
- PKS Dukung Kunjungan Obama???
Berita Terkait
- Serangan Roket Tewaskan Seorang Tentara di Basis NATO
- Insiden Kandahar Peringatan Bagi NATO
- Pemerintah Provinsi Kandahar Minta Pasukan Ditambah Demi ‘Keamanan’
- Afghanistan Dan Pakistan Siap Melawan Terorisme Bersama-sama
- Obama Adakan Pertemuan Perang Afghanistan
- Lagi, Tentara AS Akhiri Hidup Di Afghanistan
- Putin: ‘Kelompok-Kelompok Teror’ Di Pakistan Dan Afghanistan Mengkhawatir Dunia
- Mujahidin Afghan Akui Ledakkan Pangkalan NATO Di Khost
- Gates Tonton Pelatihan Militer Afghanistan
- Hezb-i-Islami Membelot, Membebek Pada Pemerintah Afghanistan
. on 02/09/09 02:43 PM said:
ALLahuakbar. . .! !
Neraka buat kalian. . .! !
Hayoo Mujahiddin pangganglah mereka ! !