Lagi, NATO Harus Hadapi Bulan Mematikan Dalam Peperangannya
Oleh Althaf pada Rabu 02 September 2009, 08:34 AM
KABUL (Arrahmah.com) - Aksi pemboman mujahidin kembali menewaskan empat pasukan NATO, dua orang berkewarganegaraan Amerika dan dua orang dari Inggris. Insiden kematian tentara 'penjaga keamanan dunia' itu menutup bulan yang mematikan bagi angkatan perang AS serta sangat menampar bagi panglima NATO yang begitu percaya diri dengan strategi barunya untuk menyerang mujahidin Taliban.
Militer AS mengungkapkan dua tentaranya yang terbunuh pada Senin (31/8) dalam pemboman terpisah di selata Afghanistan, namun tidak memberikan keterangan yang terperinci mengenai insiden tersebut. Kematian dua orang tentara itu menjadikan jumlah tentara AS yang tewas di Afghanistan selama bulan Agustus mencapai 47 orang, lebih banyak ketimbang bulan lalu yang pernah diklaim sebagai bulan paling mematikan bagi mereka.
Di London, Menteri Pertahanan Inggris mengatakan bahwa dua tentaranya pun terbunuh pada hari yang sama oleh sebuah bom saat melakukan patroli di utara Lashkar Gah, kota selata Afghanistan dimana Perdana Menteri Gordon Brown memberikan kunjungan tiba-tiba minggu akhir minggu lalu dan berjani akan membantu angkatan perangnya yang sedang mati-matian bertaruh di Afghanistan.
Jumlah korban dari pihak AS terus-menerus bertambah sejak Barack Obama memerintahkan 21.000 pasukan tambahan untuk Afghanistan, mengganti fokus perang terhadap 'terorisme' dari Irak ke negara yang bertetangga dengan Pakistan ini.
Sejak bantuan tambahan tersebut mulai tiba musim semi yang lalu, tingkat kematian tentara Amerika sudah meningkat dari enam kasus pada April, 12 kasus pada Mei, 24 kasus pada Juni, hingga lebih dari 40 kasus pada dua bulan selanjutnya karena tentara AS memaksakan diri untuk memasuki zona kekuasaan Taliban.
"Situasi di Afganistan sangat serius, tetapi keberhasilan masih tetap bisa diwujudkan dan perlu adanya perbaikan strategi operasi dan komitmen masing-masing pihak, dan tentunya kesatuan dalam upaya kita di Afghanistan," kata McChrystal dalam pernyataan yang dipublikasikan hari Senin (31/8).
McChrystal tidak secara langsung meminta lebih banyak tambahan tentara tetapi diperkirakan akan melakukan hal tersebut beberapa minggu yang akan datang, kata dua orang pejabat NATO yang tidak ingin diketahui identitasnya. (althaf/ap/dawn/arrahmah.com)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
allah akan memberikan kemenagan untuk islam dan hamba2nya yang berjuang dan membelanya ya allah di bulan yang mulia ini aku berdoa buat saudara2ku yg se iman di mana skrng ini mereka berjuang utk menegekkan kebenaran
dan menghancurkan kebtilan dan kesewenang wenangan terhadap hambamu yang lemah dan tertindas agar engkau memberikan kemenangan terhadap hamba2mu yang taat meneggakan lafad lhailaha illallah muhammadur rosulullah
dan hancurkankanlah musuhmu sehancur hancurnya dan hinakan mereka sehina hinanya dan pertunjukkanlah atas kemenangan islam kepada musuh2mu yang banyak membunuh org2 yg tidak berdosa yang membela agamamu
amin ya robbal alamin
kita tak akan kalah jika kita tetap berpegang teguh di atas jalan yang haq dan tidak takut kepada celaan orang yg suka mencela.
Bravo Mujahiddin ! !
Al-hamdu lillaahil ladzii nashoro ‘abdah, wa a‘azza diinah (Segala puji bagi Allah yang telah menolong hamba-Nya (yang mukmin) dan telah memuliakan agama-Nya). (Doa mendengar kabar mampusnya musuh Islam: HR. Ahmad [3806])
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Israel Lakukan Penangkapan Tuk Bungkam Jurnalis Palestina
- M Jibriel : Saya Menikmati Ujian Ini…!
- Kekerasan Dan Ketidakmanusiaan Pun Kami Rasakan Di Penjara Negeri Muslim, Arab Saudi
- Tentara Zionis Israel Serang Kapal Nelayan Muslim Gaza
- Hubungan Israel-Indonesia Diusahakan Tak Terbuka
- Dua Tentara Musyrik India Tewas di Kashmir
- Keluarga Sambangi Mabes Polri Pastikan Status Muhammad Jibriel
- Laptop Layar Ganda Pertama di Dunia Siap Menggebrak
- Stanley Konfirmasikan Kegagalan Strategi AS di Afghanistan
- Dua Lagi Tentara Kafir AS Terbunuh di Afghanistan
Berita Terbaru
- Israel Berencana Memperluas Pencaplokan Wilayah
- Grup ‘Teroris’ Tumbuh 20% di Jejaring Sosial?
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Perusahaan Australia Siap Investasi Rp 9 Triliun
- F-16 Disiagakan Selama Kunjungan Obama
- Pakistan Tetapkan Lima Mujahid Asal Amerika Dengan Tuduhan Terorisme
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Lagi, Tujuh Tentara Rusia Tewas dan Terluka di Chechnya
Berita Terkait
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Wawancara Dengan Komandan Imarah Islam Afghanistan, Tasal dan Mullah Haji Mohammad di Marjah
- Jaksa AS: Usamah bin Laden Tidak Akan Hadir Di Pengadilan AS Dalam Keadaan Hidup
- Zardari Fokuskan Kerjanya Dalam Strategi Menumpas ‘Teror’
- Lagi, Serangan Rudal AS Di Waziristan Utara, 20 Tewas
- Tentara AS Akhiri Hidup Dalam Kecelekaan Mobil Di Irak
- Pemerintah Afghan Akan Kirim Polisi Tambahan Ke Kandahar
- Bentrokan Yerusalem Berkelanjutan, Pejabat AS Batal Ke Israel
. on 02/09/09 12:34 PM said:
THANK GOD FOR DEAD SOLDIERS*
pertamax gan…