Kegembiraan Ramadhan Yang Terenggut Di Jalur Gaza

Oleh Althaf pada Rabu 19 Agustus 2009, 08:49 AM

Print Recommend (0) Comment (17)

Ihab Al-Ashqar, seorang remaja Gaza berusia 14 tahun, tersenyum pahit saat menjelaskan mengapa ia tidak merasakan kegembiraan menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.

"Semua perbatasan ditutup. Mereka (Israel) sedang membunuh kami perlahan," katanya Ihab pedih.

Sebagaimana hampir 1,6 juta orang di Gaza, Ashqar kehilangan kegembiraan bahwa Ramadhan adalah bulan istimewa bagi seluruh muslim tiap tahunnya.

Tahun ini, bulan suci Ramadhan mendatangi Gaza yang sedang dilingkupi oleh barbarisme perang Israel dan tercekik oleh pengepungan bangsa Zionis.

"Hati kami dan rumah kami disesaki duka dan kesedihan," kata Huda Al-Astal membatin.

"Hidup kami merana. Kami hampir tidak dapat bernafas."

Israel telah mengisolasi wilayah Gaza dan penduduknya dari dunia sejak Hamas terpilih untuk berkuasa pada tahun 2006, serta menutup semua perbatasan.

Israel juga menghalangi bantuan kemanusiaan yang terdiri dari barang-barang yang sangat jauh dari membahayakan seperti keju, sikat gigi, pasta gigi, sabun, dan tisu toilet.

Bahkan warga Palestina di Jalur Gaza harus rela menikmati shaumnya di bawah bayang-bayang kegelapan karena Israel terus-menerus memblokir pengiriman bahan bakar.

"Bahkan kami tidak memiliki penerangan," salah seorang ibu menggerutu.

"Kami mungkin tidak akan bisa bertahan."

Kejadian ini sungguh mengharukan seharusnya bagi kaum muslimin di negeri-negeri lainnya.

"Biasanya menjelang Ramadhan, orang-orang pergi ke pasar untuk membeli seluruh kebutuhan mereka satu bulan penuh," ujar Mohammed Farag, salah seorang pedagang.

"Namun tahun ini, kami memiliki sedikit sekali persediaan barang untuk dijual, dan orang-orang pun tidak memiliki uang untuk membelinya."

Seperti yang dialami oleh Abu Mohamed Al-Shawwa. Ia berjalan menyusuri pasar untuk mencari keperluan yang akan dibeli untuk keluarganya dengan uang seadanya.

"Harga-harga semakin membubung tinggi," katanya putus asa.

"Bahkan yang saya berikan pada keluarga saya tahun lalu, sepertinya tidak dapat saya berikan pada Ramadhan tahun ini."

Jumlah pengangguran di Jalur Gaza saat ini melebihi 60% dan Bank Dunia memperkirakan bahwa dua per tiga populasi di wilayah ini harus hidup di bawah garis kemiskinan. Lebih dari satu juta orang bertahan dengan pasokan makanan dari PBB.

Nihad Al-Helw, ibu delapan orang anak yang suaminya kehilangan pekerjaan akibat penjajahan Israel mengatakan bahwa dirinya yakin akan mendapatkan makanan untuk berbuka.

"Saya hanya berharap anak saya memperoleh satu jenis makanan saja untuk disantap."

Anaknya, We'aam, sudah mengerti bahwa ia tidak mungkin menemukan daging, ikan, dan buah dalam menu makannya.

Namun yang paling menyakitkan baginya adalah bahwa ia tidak akan mendapat lampu warna-warni yang biasa dibelikan ayahnya tiap kali Ramadhan tiba.

"Ini akan menjadi Ramadhan yang paling menyedihkan seumur hidup saya." kata We'aam sambil menangis. (Althaf/IOL/arrahmah.com)

Kegembiraan Ramadhan Yang Terenggut Di Jalur Gaza

sponsored links

Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com

The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net

. on 19/08/09 09:01 AM said:

WAHAI TENTARA ALLAH!

HANCURKAN MUSUH ALLAH!

HANCURKAN BANGSA MONYET YAHUDI BIADAB!

HANCURKAN MUSUH ISLAM!

WAHAI MUJAHIDIN!

BERSIAP-SIAGALAH!

PALESTINE MENUNGGU KALIAN!

ALLAHU AKBAR!

. on 19/08/09 09:46 AM said:

udah menyedihkan seperti ini masih ada juga kelompok yang bikin rusuh
:(

Prince of Jihad on 19/08/09 10:08 AM said:

yg bikin rusuh Hamas! Hamas Pengkhinat terhadap kaum muslimin di Palestina!

. on 19/08/09 10:46 AM said:

sttt… udah.. udah… mo ramadhan jgn berantem mulu
kaya anak kecil aja

. on 19/08/09 11:30 AM said:

Ayo Mujahidin dari Al-Qassam dan Jundu Anshar Allah, hancurkan Kafir Yahudi dan Murtadin Fatah!

. on 19/08/09 01:00 PM said:

Ya Allah Ya Robbi Berilah Kesabaran Saudara2 hamba Di PalestIna Andai saja saya Bisa Membawa Org palestina Ingin sekali Membahagiakan Mereka aku Ajak makaN bersama Dgn Keluarga Hamba Ingin memeluknya stidaknya MenGhilangkan trauma Kepadanya.Ya Allah.

. on 19/08/09 03:16 PM said:

Hai Bangsa Arab pengkhianat. . . .! ! !
Hai Bangsa yang reLa menjuaL Agamanya dengan sampah dunia . . . .! !
Demi ALLah, dengan atau tanpa bantuan kalian, Jihad umat ini akan tetap tegak sampai kiamat. . .! !

. on 19/08/09 03:21 PM said:

Jihad global sebentar lagi datang. . . .

Dan jika kita berjumpa kutebas Leher kalian. . . . .! ! !

Tidak ada hukuman yang Lebih pantas bagi murtaddin selain dibunuh. . . ! !

. on 19/08/09 04:58 PM said:

komen2 nya ngak jauh beda dengan komen kaum salibis dan sekuler di detik. Penuh caci maki dan umpatan.

. on 19/08/09 05:09 PM said:

dimana ya saya bisa mendapatkan link cerita tentang Ali bin Abi Tholib membantai kaum Khowarij ?? :-(

. on 19/08/09 06:36 PM said:

kenap hamas diam?lebih baik jundu ansarullah dr hamas.apa yg dilakukan oleh jundu ansarullah adalah lebih tepat.sudah lama umat islam palestin dihina dan dibunuh.jgn jd spt hamas sanggup bunuh saudara islam sendiri atas alasan apa?

. on 19/08/09 07:14 PM said:

YA ALLAH SEMOGA ENGKAU MEMBERI KESEMPATAN KPD KAMI UTK MENEBAS LEHER MEREKA KAUM MURTADIN DAN KAFIRIN. . . . !  A M I I I INNN….

. on 20/08/09 04:19 PM said:

Jauh di lubuk hatiku…
saudaraku muslim Palestina jaraknya seperi kedua jari-jemariku…
Sesak dada ini melihat nasib mereka…. semoga Allah SWT merahmati kalian dengan kemuliaan…

ikhwan_alqassam on 22/08/09 10:17 AM said:

marhaban ya ramdhan..sudah jangan saling su’udzan mari kita sama2 husnudzan dengan apa yang terjadi di hamas dan jundu..karena kita sendiri tidak berada disana..

ikhwan_alqassam on 22/08/09 10:18 AM said:

dan ada dua versi..boleh jadi info palestina benar dan boleh jadi arrahmah benar karena keduanya juga memihak salah satu…salam ukhwah..

. on 22/08/09 05:05 PM said:

Ingin rasanya merasakan tinggal di penjara paling besar di dunia (Gaza). Dan kemudian menyongsong syahid di sana, Insya Allah.

. on 01/09/09 09:01 PM said:

mudah2an cita2 budhidermawan jadi kenyataan ...amiiiinnnn…..........

Anda harus login untuk memberikan komentar



Auto-login on future visits

Show my name in the online users list

Forgot your password?